
Singkat cerita mereka sampai di kediaman rumah nek Ipeh, lalu mereka masuk untuk istirahat setelah melewati hari yang begitu melelahkan, meskipun begitu semuanya tetap semangat hanya saja butuh istirahat untuk sementara waktu. bejo duduk diruang tamu sambil menikmati secangkir kopi bersama gorengan buatan istri tercintanya Saroh, sedangkan nek Ipeh didalam kamarnya sedang berfikir ' pasti setelah ini anak, cucu, dan menantuku pulang, lalu bagaimana caranya aku menebus semua kesalahanku pada Saroh kan yang pasti dia ikut pulang bersama anak dan suaminya' _ pikirnya
Berbeda dengan nek Ipeh, Siti merasa senang sekali setelah mendaki itu artinya ia akan segera pulang ke kampung halamannya sangat bertolak belakang dengan keinginannya nek Ipeh agar mereka tetap tinggal disini, ia bukan merasa tidak betah disini namun dirinya juga ingin menceritakan pengalaman mendakinya kepada teman temanya di desa, agar temanya tidak merendahkan dirinya sembari menunjukan foto saat ia disana sebagai bukti bahwa ia tidak berkhayal seperti yang difikirkan oleh teman yang lainnya.
ini untuk visual siti cocok tidaknya komen???
__ADS_1
saat sedang melihat lihat foto dirinya tanpa sadar Siti tertidur karena kondisi fisik yang lelah, lalu Bejo bersama istrinya masih mengobrol hingga dini hari mereka berdua pun sedang memikirkan cara untuk pamit ke nek Ipeh bahwa besok ia akan pulang sekeluarga, nek Ipeh yang sedang mencari cara untuk mencegah kepulangan mereka pun mempunyai ide bahwa ia akan pura pura sakit agar mereka merasa kasihan kepada dirinya jadi mau tidak mau, mereka akan menetap untuk sementara waktu dirumahnya setidaknya sampai dirinya merasa lebih baik ia tau betul bahwa Saroh tidak mungkin tega meninggalkan dirinya yang sedang sakit apalagi di rumah ini ia tinggal sendirian, untuk itu ia akan pura pura sakit agar menantunya itu menaruh simpati padanya dan menunda untuk pulang walaupun nantinya Bejo dan Siti tetap kekeh untuk pulang menurutnya tidak masalah yang penting Saroh masih disini ia pun akan berpura pura tertidur karena ia merasa mereka akan segera menghampirinya untuk pamit pulang ke kampung halamannya besok pagi.
Dan benar saja saat Saroh dan Bejo sampai didepan pintu kamar nek Ipeh mereka pun mengetuk pintu tetapi karena tidak mendapat jawaban maka Bejo membukanya secara perlahan untuk mengecek apakah nek Ipeh sudah tidur, saat dibuka ia pun melihat nek Ipeh yang sedang tertidur lalu Bejo pun menoleh kearah istrinya dengan memberi kode memicingkan mata sambil menggelengkan kepala kedalam, Saroh yang paham akan kode itu ia menarik tangan Bejo untuk keluar kamar lalu berbicara tetapi masih di depan pintu kamar nek Ipeh.
" Bu kok kita keluar kenapa gak di bangunin aja ibu aku" tanya Bejo sambil berbisik mengingat masih didepan pintu kamar nek Ipeh karena ia juga sudah tidak sabar untuk pamit menjelang kepulangannya besok, akan tetapi sang istri malah menarik tangannya agar keluar kamar, Saroh tau betul bahwa saat ini Bejo sedang kesal kepadanya karena telah menariknya keluar ia melakukan itu agar suaminya tidak membangunkan nek Ipeh.
" kan bisa besok kita pamit, ga harus kan kita bangunin sekarang hanya untuk membahas ini" ucap Saroh agak judes ia pun heran kenapa Bejo tidak sabar sekali untuk berpamitan kepada nek Ipeh padahal kan masih ada hari besok, Bejo yang mendengar itu hanya bisa diam ingin sekali ia membantah tetapi kalau pun membantah ia juga yang pada akhirnya kalah dengan istrinya karena Saroh pasti bisa mencari cara ataupun alasan untuk mematahkan semua yang diucapkannya mereka pun berlalu ke kamar untuk tidur.
__ADS_1
ia pun menghampiri lalu membantunya naik ke atas ranjang, nek Ipeh yang melihatnya merasa bersalah namun apa boleh buat hanya ini satu satunya cara agar Saroh tidak pulang terlebih dahulu_ucapnya dalam hati, melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk dirinya pulang ke kampung halamannya pada akhirnya Saroh berfikir dua kali ia harus pulang ke rumahnya atau disini mengurus nek Ipeh yang sedang sakit, Siti dan Bejo sedang mencari Saroh karena Siti tidak melihatnya di dapur saat ini sedangkan Bejo yang bangun tidur tidak melihat istrinya berada diatas ranjang pun mencarinya ke dapur, melihat Siti kedapur ia pun menghampiri dan bertanya
" Siti apa kamu melihat ibu" mendengar pertanyaan itu membuat ia menatap heran ke arah bapaknya padahal tadi ia juga berniat bertanya seperti apa yang ditanyakan bapaknya tapi malah dia tidak tahu sama seperti dirinya ia hanya mengangkat kedua bahunya sebagai jawaban, melihat itu Bejo jadi berfikir apakah sepagi ini istrinya berada di kamar ibunya tetapi kalaupun iya ngapain apalagi ini masih pagi pikiran Bejo mulai berkecamuk, Siti yang sepemikiran dengan bapaknya akhirnya mereka berdua sepakat menuju kamar neneknya mencoba memastikannya.
saat akan mengetuk pintu Siti terlebih dahulu melihat ibunya dari arah kamar seraya membawa obat merah bersama dengan kapas ditangannya, ia yang hendak bertanya tidak jadi karena melihat ibunya menaruh jari telunjuk di bibirnya jadinya ia ingin melihatnya sendiri, apa ada orang yang sedang terluka sedangkan ini kamar neneknya apa mungkin nek Ipeh yang terluka tapi kenapa_ pikirnya sambil bergumam sehingga kedua benda itu dipegang ibunya saat ini Bejo pun sama tapi tak ingin banyak tanya ia ikut masuk bersama anak dan istri. setelah masuk kedalam keduanya terkejut melihat keadaan orang yang belum terlalu tua itu terluka di tangan dan kakinya hingga berdarah, Siti pun mengerutkan keningnya tapi saat ia menundukkan kepalanya ia melihat pecahan gelas yang berserakan mungkin belum sempat dibereskan oleh ibunya ia pun menjadi tahu akan apa yang terjadi pada neneknya.
ketika selesai membersihkan luka neneknya mereka keluar dari kamar itu, Saroh pun langsung saja menyuruh Bejo dan Siti keruang tamu untuk membahas masalah ini, ia sudah memikirkan semua yang kemungkinan terjadi 'meskipun Siti dan bejo kekeh untuk pulang ia akan membiarkan mereka berdua pulang ke desa dan dirinya juga sudah membuat keputusan bahwa ia akan menetap disini sampai keadaan nek Ipeh terlihat membaik ' Siti yang di suruh ikut berkumpul pun menebak bahwa ini pasti berkaitan dengan pulangnya ke desa pagi ini, meskipun yang ia tau bahwa kedua ortunya akan pamit tapi Siti tidak tau bahwa mereka belum berpamitan sampai saat ini.
__ADS_1
Aduh kok nek Ipeh berbohong yah kalo ketauan gimana???
ikuti terus yah kelanjutannya apakah nek Ipeh ketahuan akan rencananya atau malah sebaliknya 🤔🤔??