Perfect Mom

Perfect Mom
Episode 20


__ADS_3

Ceklek


Pintu ruang IGD pun di buka oleh sang dokter. Wiliam yang melihat itu langsung berjalan menghampirinya.


" Gimana dok, keadaan istri saya? " tanya to the poin Wiliam. Dokter laki- laki itu pun menghela nafas sejenak, lalu mulai mengutarakan hasilnya.


" Istri Bapak tidak apa-apa, tapi saya sarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang membuatnya Alergi. " tukas dokter itu.


" Maksud dokter? " bingung Wiliam.


" Jadi gini pak, istri bapak sebenarnya sehat- sehat saja, namun sepertinya ia memiliki Alergi terhadap suatu makanan. Itu sebabnya Istri bapak jatuh pingsan. " jelas dokter.


" Saya harap, bapak bisa lebih teliti lagi dalam memperhatikan makanan yang tidak boleh atau boleh di konsumsi istri bapak. " lanjut ucap dokter itu.


" Baik dok, apakah sekarang saya sudah boleh melihat istri saya? "


" Boleh, tapi istri bapak belum sadarkan diri, mungkin sebentar lagi. Yasudah, kalau gitu saya permisi, " pamit dokter itu melenggang pergi untuk menemui pasien lain.


Wiliam dan Lio pun memasuki ruang rawat Keyza. Melihat istrinya tak sadarkan diri, membuat pertahanan Wiliam runtuh. Tubuhnya pun kaku, rasa bersalah memenuhi pikirannya. Wiliam akui dirinya bodoh, suami macam apa yang tidak tahu tentang hal- hal yang tidak di sukai Istrinya. pikirnya menyesal. Ia pun berjalan mendekati Keyza, tangannya mengusap rambutnya lembut.


" Sayang... kamu nggak bangun? Aku sama Lio nungguin kamu lho, " ucap Wiliam sedih.


" Sayang, jangan buat aku khawatir. Aku akan menyakiti diriku sendiri jika terjadi sesuatu padamu. " ujar Wiliam serius. Ia tak akan memaafkan dirinya sendiri jika terjadi sesuatu yang parah pada istrinya.


" Cepat bangun, sayang.." bisik lembut Wiliam di telinga Keyza. Dia pun mencium kening istrinya agak lama.


Keyza yang sebenarnya sudah sadar pun di buat menegang. Tubuhnya pun menjadi kaku, setelah merasakan sensasi bibir basah Wiliam yang menyentuh keningnya. Apalagi bau parfum milik Wiliam yang sangat harum, membuat candu untuknya.


" Serius kamu khawatir sama aku Mas,? " tanya Keyza yang sudah membuka matanya sempurna. Wiliam yang baru selesai mencium Keyza langsung terperangah.


" Kamu sudah sadar key?!! Sejak kapan?!! heboh Wiliam.


" Sedari tadi, "


" Kenapa nggak langsung bangun? Buat aku khawatir aja, " gerutu Wiliam.


" Cieee, mulai khawatir. " goda Keyza membuat telinga Wiliam memerah. Wiliam pun membuang pandangan, asal tak memandang Keyza.


" Ekhem! Anak sendiri di lupain, " sindir Lio.


Sontak saja pasutri itu menatap kearah Lio yang sudah menyilangkan tangannya di depan dada.


Axelio pun langsung menerjang tubuh Keyza. Memeluknya sangat erat, seolah Keyza akan pergi meninggalkannya.


" Ibu, aku sangat khawatir, " ucap Axelio


" Ibu nggak papa, Lio. " ujar Keyza mengusap rambut tipis putranya. Pandangan Keyza pun kini beralih pada Wiliam.


" Mas, tolong kamu ambilkan air, aku haus." perintah Keyza. Wiliam yang mendengarnya pun tersenyum tipis.


" Cieee, manggilnya Mas. " goda Wiliam balik, menaik turunkan alisnya.


" Yasudah aku panggil Wiliam saja, "


" Panggil Mas saja, jangan Wiliam. Nanti kesannya aku temanmu bukan suamimu, " protes William.


" Hmm, "


Wiliam lalu mengambil segelas air putih untuk. Keyza.

__ADS_1


BRAKKK


Pintu di dobrak dengan kencang oleh Rose.


" Menantuku kamu apakan Wil, sampai sakit begini, hah?!! " marah Rose berkacak pinggang.


" Dasar anak tidak becus, mengurus istrimu saja kau tak bisa! " tambah Alex


" Ayah, Ibu, maaf. " ucap Wiliam sesal.


" Sudahlah, percuma kau minta maaf. Kau pasti akan mengulanginya. " Kesal Rose dengan anaknya itu.


" Tinggalkan saja Wiliam key, ia memang suami yang sangat payah. Tidak bisa diandalkan, " kompor Alex. Ia hanya ingin menggoda anaknya yang datar dan dingin. Sedangkan Wiliam sudah melototkan mata tajam kearah ayahnya, menatapnya penuh permusuhan.


" Ayah tak usah ikut campur, Keyza itu istriku." Kata Wiliam sengit. Dia kesal dengan Ayahnya.


Alex pun tertawa mendengarnya. Ia tak menyangka anaknya yang kaku itu bisa bucin juga.


" Dasar bucin! " cibir Alex tepat di telinga Wiliam.


" Ck, pria tua tak sadar diri! Ayah juga begitu pada Ibu." balas cibir Wiliam kesal. Sebenarnya alasan Wiliam memilih tinggal di mansion sendiri ya itu, karena orang tuanya yang lengket dan tak sadar umur. Membuat Wiliam yang notabene masih muda jengah.


BRAKKK


Pintu kembali di buka oleh Kenzo, yang di belakangnya sudah ada Devi dan Bagas.


Skip


Sedangkan disisi lain, dua sejoli yang berbeda gender itu sedang beradu mulut.


" Pokoknya aku pulang sama kamu, titik! "


" Ya nggak bisa gitu dong! kamu lupa sama ucapan Wiliam tadi? Dia nyuruh kamu buat anterin aku. " protes Brilian.


" Saya kan tadi nggak bilang setuju. Lagian taksi kan banyak, kenapa harus saya yang repot. " ujar Edgar yang tak habis pikir dengan wanita di depannya.


" Terserah kamu, pokoknya aku nebeng. " paksa brilian dan langsung nyelonong masuk ke mobil Edgar.


" Turun! " suruh Edgar tak mau di bantah.


" Nggak,"


" Turun, "


" Nggak, "


Edgar yang pusing pun menjalankan mobilnya. Ia pun membiarkan wanita sinting di sampingnya untuk ikut dengannya. Lagian dirinya tidak akan mengantarkan wanita ini pulang, melainkan langsung pulang menuju rumahnya. Salah sendiri ikut. pikir Edgar.


Di pertengah jalan, Brilian merasa asing dengan jalan yang di lewati. Ini bukan jalan ke rumahnya, kenapa Edgar lewat sini? Bingung Brilian.


" Kita mau kemana? "


" Pulang, "


" Tapi ini bukan jalan rumah aku, " protes Brilian.


" Siapa yang bilang ini jalan rumahmu? "


" Terus? "

__ADS_1


" Ini jalan pulang rumah saya," jelas Edgar.


" Whatt!!" pekik brilian terkejut.


" Putar balik, cepat! " suruh Brilian.


" Nggak mau, ini mobil saya terserah saya dong." tolak Edgar. Brilian yang mendengarnya sangat emosi, ia langsung mengambil alih setirnya. Membuat Edgar melototkan mata sempurna.


" Brilian, kamu jangan nekat ya.."


" Biarkan saja, "


Mereka pun saling berebut setir, karena Edgar yang tak mau mengantarkan Brilian dan Brilian yang terus memaksa. Akibanya, mobil pun oleng ke sana kemari hingga kehilangan kendali.


" ARRRKHHHH! " teriak keduanya.


BRAKKK


Mobil pun menabrak pohon, yang membuat kepala Edgar dan Brilian terbentur dasbor mobil.


" Arkhhh, " rintih Brilian memegang pelipisnya yang sedikit memar. Sedangkan Edgar menatap Brilian marah.


" Ini semua gara- gara kamu! kalau saja kamu menurut, mungkin tak ada kejadian seperti ini, sialan! " bentak Edgar. Brilian yang di bentak pun tak terima.


" Ini salahmu bukan salahku! kalau aja kamu mau anterin aku. Mungkin jidat aku nggak benjol gini, bodoh! " balik bentak Brilian.


" Memang susah jika berbicara dengan wanita gila sepertimu, " maki Edgar dan berjalan keluar memeriksa mobilnya.


" Hey! aku nggak gila, kamu yang gila! " teriak Brilian.


Setelah Edgar memeriksa mobilnya, ternyata tak rusak parah. Edgar pun mencoba menghidupkan mobilnya kembali. Tapi sudah puluhan kali ia menghidupkannya namun mobil tak bisa nyala juga, yang membuat Edgar frustasi.


" Kenapa mobilnya? " tanya Brilian.


" Mogok, puas kamu! " kesal Edgar.


Skip


Sekarang Brilian dan Edgar sedang berjalan kaki mencari taksi yang lewat. Namun sepertinya kesialan sedang melanda keduanya. Pasalnya, tak ada taksi yang lewat, kalau pun ada pasti sudah ada penumpangnya. Memesan driver juga tidak dapat, karena entah kebetulan atau apa semuanya sudah penuh, sehingga Brilian selalu di cancel.


" Edgar!! " panggilnya keras.


" Apa? " sahut Edgar malas.


" Gendong, " pinta manja Brilian.


" Males! Lagian kamu masih punya kaki, " ketus Edgar.


" Kamu nggak liat, kaki aku sakit gini? " tunjuk Brilian. Edgar pun melirik kearah kakinya yang lecet. Mungkin karena kulitnya yang putih dan tipis, di tambah gesekan haknya yang tingginya a'udhubilah. Edgar pun tak peduli, ia melanjutkan jalannya. Brilian yang kesal, langsung menerjang tubuh kokoh Edgar. Melingkarkan kakinya di pinggang Edgar, serta tangannya melingkar di lehernya. Edgar pun dengan reflek, memegang punggung Brilian agar tak terjatuh. Mereka pun melanjutkan jalannya, dengan Edgar yang terpaksa menggendong tubuh Brilian.


Bersambung....


Wiliam + Keyza


Edgar + Brilian


Kenzo + Arisa


Kalian suka yang mana nih? 😜

__ADS_1


...Jangan lupa vote+ komen+ like+ hadiahnya. 🤗🥰...


__ADS_2