Perfect Mom

Perfect Mom
Episode 25


__ADS_3

Sesampainya mereka di mansion, Wiliam langsung membawa masuk Keyza menuju kamarnya. Dia juga mengunci pintu itu dan membuang kunci nya asal. Yah, Wiliam tidak membawa Keyza pulang ke rumahnya, melainkan ke mansion miliknya.


Saat ini mata tajam dan lesernya menatap ke arah Keyza.


" Apa yang sudah Edgar perbuat padamu, apa dia berbuat macam-macam? " tanya Wiliam dingin dan datar.


" Tidak, Edgar baik padaku." sahut Keyza.


" Lalu jika dia baik, lantas mengapa dia mengajakmu ke hotel, hem." ucap Wiliam tenang namun tersirat makna lain yang membuat Keyza sangat takut. Ia tak pernah menyangka di balik sifat dingin dan datar Wiliam, banyak sifat lain yang lebih menyeramkan. Seperti sekarang, Wiliam memandangnya seperti ingin memangsa rakus dirinya.


" Kenapa diam, apa kau tak punya mulut? "


" Bukan Edgar yang mengajakku, tapi aku sendiri. " jawab Keyza cepat.


" Bagus! tapi Edgar ikut kan? " tanya Wiliam seolah memberi apresiasi namun mengerikan.


" Iya, tapi dia hanya menemaniku sampai aku mendapat kamar, lalu setelahnya dia pulang. "


"Kau tidak sedang membohongiku kan?" tegas Wiliam menatap manik Keyza. Seperti nya ia cemburu dengan Edgar.


" Tidak, kau pikir aku pembohong!" sentak Keyza.


" Oke, aku percaya padamu." ucap Wiliam.


" Tidak ada yang di bicarakan lagi kan, kalau begitu aku ingin istirahat." ucap Keyza cuek.


" Masih banyak pertanyaan yang belum aku tanyakan padamu, " ucap Wiliam mencegah Keyza yang ingin pergi. Keyza pun menghela nafas lelah, dirinya capek menghadapi suaminya yang temperamen.


" Apa lagi? " tanya nya malas.


" Tadi kau pergi kemana saja, mengapa tak menghubungiku? " tanya Wiliam. Sepertinya ia akan mengorek bersih mengenai kepergian istrinya itu.


" Aku tadi pergi ke taman, tapi tiba-tiba Edgar datang dan mengajakku ke pantai." jelas Keyza membuat panas Wiliam.


" Tikus kurang ajar! Berani sekali dia mengajak istriku tanpa ijin dariku." batin Wiliam marah. Tersadar dari pikirannya, Wiliam memandang ke arah wajah cantik istrinya lagi.


" Kau sekarang lebih berani ya..Pergi bersama pria lain tanpa meminta ijin dariku. Kau tau, betapa gila nya aku mencarimu, tapi kau justru menghabiskan waktumu untuk Edgar. " sindir Wiliam sinis.


" Aku masih wajar, tidak sepertimu yang memadu kasih bersama Brilian. Sepertinya Brilian bukan sahabatmu, atau justru dia simpanan mu." tebak Keyza seolah mencela.


" Sepertinya otakmu di penuhi oleh Edgar, makanya kau sekarang berburuk sangka pada suamimu dan tak mau mendengarkan penjelasan ku."


" Jangan bawa- bawa Edgar, dia tak ada sangkut pautnya dengan kita." ujar Keyza tak terima.


" Kau membelanya? "


" Tidak! " sentak Keyza.


" Oke lupakan, kita bahas masalah kita dulu."

__ADS_1


" Sebenarnya kau salah paham, aku dan brilian tidak sedang memadu kasih." jelas Wiliam.


" Lalu suara aneh it__"


" Dengarkan, jangan kau potong!"


Flashback on


Tok tok tok


Brilian yang mendengar ketukan pintu langsung membukanya.


" Kenapa? " tanya Brilian sinis pada OB itu.


" A-anu itu Bu, saya mau nganterin kopi buat tuan, " ucap OB itu gelagapan.


" Biar saya saja, sini." ujar Brilian merebut kopi itu, ia hanya ingin caper pada Wiliam.


Brilian pun berjalan dengan melenggak- lenggokan pantatnya dengan anggun. Karena asik melamun, kaki Brilian tak sadar menyandung meja. Membuat haknya terputus dan terjatuh menghantam kerasnya lantai. Bunyi pecahan gelas pun berserakan di ruangan itu. Brilian lalu berdiri sambil memegangi pelipisnya yang memar akibat terbentur meja.


Wiliam yang sedang mengetik, terpaksa memberhentikan kerjanya. Dia lalu membantu Brilian.


" Tunggu sebentar, aku akan ambilkan kompresan air dingin untukmu, " ujar Wiliam.


" Stttttt ahhhh sakit Wil, jangan di tekan." ujar Brilian menahan perih di pelipisnya.


" Makanya jangan ceroboh! " ujar Wiliam kesal dan tanpa sadar menekan lukanya.


Wiliam pun menurut ia mengobatinya pelan-pelan.


" Arkkhhh! " teriak Brilian saat sesuatu menjatuhi kepalanya. Saat ia melihat cicak, ia langsung melempar cicak itu asal dan menerjang tubuh erat Wiliam. Wiliam yang sedang duduk tersungkur kebelakang karena tak siap menadahi bobot Brilian.


CEKLEK


" Seperti itu ke jadiannya,"


Keyza yang mendengar itu merasa malu, dirinya seperti anak kecil.


"Lalu apa tujuan Brilian menemui mu?"


" Dia ingin menjadi sekretaris ku, " jawab Wiliam.


" Lalu kau terima?"


" Aku belum putuskan, " jawab Wiliam jujur.


" Ekhem Wil, apa kamu masih menyukai Brilian?" tanya to the poin Keyza. Ia ingin tau perasaan Wiliam, jika ia sudah tidak mencintai Brilian lagi Keyza akan bertekad membuat Wiliam jatuh cinta, sesuai perintah Keyza asli.


Wiliam yang mendapat pertanyaan seperti itu menaikan satu alisnya.

__ADS_1


" Tidak, itu hanya masa lalu." jawab Wiliam mantap.


" Oh, " jawab datar Keyza.


Wiliam pun merasa heran dengan istrinya, karena ia sudah tidak lagi memanggil dengan embel-embel mas, tapi langsung nama.


"Kau masih marah denganku?"


" Tidak, " jawab cuek Keyza.


" Key, aku minta maaf jika aku salah."


"Kau ingin maaf dariku? tapi ada syaratnya, " ucap Keyza.


" Jika syarat itu membuatmu memaafkanku, aku akan melakukanya." ucap Wiliam serius.


" Jika aku memintamu untuk tidak terlalu dekat dengan Brilian, apa kau akan melakukanya untukku?"


" Jika itu mau mu, Aku akan lakukan. Lagi pula Brilian sudah tidak penting untukku, aku hanya mengasihani nya saja. Yang sekarang terpenting itu kau Keyza. Kau sudah dengan lancang masuk kedalam sini...dan aku tak akan melepaskannya." ujar Wiliam sambil menunjuk dadanya.


" Sepertinya mulai sekarang aku harus berjuang untuk mendapat cinta suamiku, sudah cukup aku mengalah membiarkan Brilian merebutnya sebentar. " batin Keyza. Dirinya bukan semata- mata memperjuangkan Wiliam karena Keyza asli, melainkan karena perasaannya juga.


" Yasudah Wil, aku akan berganti baju. Aku tak nyaman hanya memakai jubah mandi." ucap Keyza berdiri.


" Panggil aku Mas! " sentak Wiliam.


" Oke baiklah, "


" Sekarang kau keluar, aku malu jika di lihat olehmu." suruh Keyza.


Wiliam pun menurut, ia ingin membuka pintu itu namun dirinya lupa jika dirinya menguncinya dari dalam. Dan lebih parahnya, ia tak tau kuncinya di mana. Tadi dia sangat emosi, dan membuang kuncinya asal.


" Key, aku tidak bisa keluar, pintunya ke kunci." ucap Wiliam.


" Kau panggil orang rumah saja, " suruh Keyza.


" Kamar ini kedap suara Keyza, mereka tak akan dengar." jelas Wiliam.


" Ya sudah terserah mu, yang penting kau jangan ngintip."


Keyza pun mulai memakai bajunya. Wiliam yang tak sengaja memandang kaca besar, justru malah mendapati pemandangan yang sungguh menyegarkan mata. Di mana di situ punggung putih mulus istrinya terekspos dengan jelas. Wiliam rasanya tidak akan melewatkan momen ini. Entah ide gila dari mana, ia justru mengambil handphonenya lalu ia membuka kamera belakang untuk memotret punggung mulus Keyza.


CEKREK


Wiliam lalu melihat gambar itu, setelahnya ia diam-diam menyimpannya di galeri.


{ Wiliam mesum banget sih🤭mungkin efek lama nggak belah duren ya..}


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa komen+like+ tambah kopinya ya biar author nggak ngantuk wkwk🤣


__ADS_2