Perjalanan Fira

Perjalanan Fira
11. rumah sakit


__ADS_3

jangan lupa sebelum baca budayakan like, vote, komentar, saran dan kritikan akan membatu author untuk memperbaiki tulisan author agar lebih baik.


terima kasih dan selamat membaca...


 


Kini zafran dan veri pun sudah berada di ruangan very. ruangan yang lumayan luas di penuhi rak yang berisi buku-buku dan dokumen-dokumen penting yang tersusun rapi. ruangan yang terlihat begitu bersih seperti tidak ada noda sedikitpun. terlihat zafran dan very sedang duduk di atas kursi.


Tanpa basa-basi zafran menceritan semuanya berawal dari ajakan kerja sama felisha, obat tidur yang di masukan ke minuman fira yang di berikan oleh pelayan hotel atas perintahnya, bagai mana kejadian di dalam hotel dari mulai membaringkan fira dan bagai mana sampai fira bisa berakhir di rumah sakit. semuanya di ceritan zafran secara mendetail tanpa satu hal pun yang kurang dan tanpa di lebih-lebihkan.


Setelah mendengar semua kejadian yang di ceritakan zafran, very nampak terkejut tidak menyangka bagai mana seorang ZAFRAN RUSTAM bisa melakukan hal yang begitu tercela.


Very benar-benar geram terhadap zafran sehingga very bangun dari duduknya dan mendaratkan tinjuan tepat di wajah zafran sehingga mengeluarkan darah segar di ujung bibir zafran. setelah mwlihat darah segar yang mengalir very menghentikan aksinya dan duduk lgi d atas kursinya. very begitu emosi mendengar zafran menuding sahabatnya ardika berselingkuh dengan felisha yang tak lain adik ipar nya sendiri.


" bagai mana lo tau kalau ardika selingkuh dengan felisha" very.


"gue tau dari felisha sendiri, awal nya gue nolak tawaran kerja sama itu. karen bagai mana pun gue cinta fira dan gue gak mau ngerusak kebahagiannya. walau pun bukan sama gue. bahkan gue gak percaya dengan apa yang di katakan felisha, bagai mana felisha bisa berselingkuh dengan ardika kaka iparnya sendiri." zafran.


"tapi felisha ngasih bukti bahwa dia dan ardika beneran berhubungan, bahkan hubunganny itu udah lama. sejak usia pernikahan ardika dan fira baru berjalan 5 bulan. gila bukan? dia ngasih bukti ke gue berupa rekapan video nya dengan ardika yang sedang bercinta. dari situ gue setuju dengn ajakan kerjasamanya supaya fira tidak terlalu sakit hati, tapi gue salah. ternya keputusan gue malah menambah penderitannya. kalau loe gak percaya lihat saja sendiri" ucap zafran seraya meyodorkan ponselnya.


Very pun mengambil ponsel yang di sodorkan zafran dan alangkah terkejutnya very dengan apa yang dilihatnya. very benar-benar tidak percaya sahabatnya ardika telah melakukan hal seperti itu.


" gue benar-benar gak nyangka ard, loe shabat gue ngelakuin hal yang begitu redah dengan nidurin adik ipar loe sendiri, tanpa rasa bersalah dan tidak memikirkan perasan istri loe sendiri. yang gue tau loe begitu mencintai fira istri loe, tapi gue salah. gue kecewa sama loe ardik" gumam very dalam hati.


" terus kenapa loe nidurin fira, bukannya loe hanya membuatnya seolah-olah loe dan fira bercinta?" very.


" yach, gue gak bisa nahan nafsu birahi gue, gue ngelakuin kesalah yang besar " zafran.


"setelah gue membaringkan fira gue suruh pelayan wanita buat bukain semua baju fira dan gue pergi kekamar gue. setelah pukul 05:00 pagi gue kembali masuk ke kamar fira. ternyata fira belum bangun dan gue buru-buru buka baju terus naik ke atas ranjang dengan telajang bulat. gue tidur di samping fira dengan memeluknya, karena masih ngantuk gue jadi ketiduran" zafran.


" gue tersadar mendengar perkataan fira bahwa dia akan menganggap tidak terjadi apa apa, dia gak nerima permintaan gue, dan di situ gue gelap mata dan gue gak tahan liat dia begitu seksi setelah bangun tidur apalagi tubuhnya terpang-pang polos tanpa pakaian" zafran. very hanya menghela napas dalam dalam dengan apa yang di dengarnya.


" loe benar benar bego" ucap very dengan singkatnya.


" yah gue emang bego" zafran dengan mengusap kasar wajahnya. "terus bagai mana keadaan janin fira" sambung zafran.


" gue sudah menindak lanjuti keadaan janinnya, dan janinnya baik baik aja, cuman kalau bisa fira jangan banyak pikiran karena itu bakalan mempengaruhi keadaan janinnya" very.


" yaa ellah napa gue ngomong sama loe, loekan bukn suaminya" very.


" ya, tapi bentar lagi gue bukan hanya jadi suami fira tapi bakalan jadi ayah dari anak yang di kandung fira" zafran.


" jangan sok kepeden dech loe" very.


" itu kenyataannya" zafran.

__ADS_1


" mana mau fira sma loe yg secara tidak langsung loe penyebab kerusakan rumah tangganya" very


" gue tau, tapi gue bakalan berusaha keras agar fira bisa nikah sama gue, gimana pun caranya" zafran.


"loe jangan nekat, yang ada fira tambah benci sama loe, kalau loe maksa fira" very.


" gue gak ada cara lain" zafrab.


" terserah loe, yang penting gue sudah ngasih tau loe" very.


Di ruangan fira, terlihat sani duduk di dekat fira sambil menggenggam tangan fira. sudah berjam jam dan fira belum sadarkan diri. sani sudah menghubungi felisha dan ardika namun tidak ada yang menjawab panggilannya.


Sani sudah menghubungi rumah fira dan yang mengangkat ternyata adalah nenek fira. sani tau kalau nenek fira punya penyakit jatung, makanya sani tidak memberitahukan keadaan fira yang sebenernya.


Sani terpaksa berbohong pada nenek fira, mengatakan kalau fira pergi ke luar kota karena ada pekerjaan penting dan mendadak.


" bagi mana keadan fira?" tanya zafran yang sudah berada di ruangan fira.


" masih belum sadar pak" ucap sani. yang sani tau zafran adalah pemilik hotel yang di pakai peshhen show kemaren malam dan tidak punya hubungan apa apa dengan fira. tapi setelah kejadian tadi sani melihat dengan mata nya sendiri bagaimana zafran begitu perduli dan cemas terhadap keadaan fira beberapa waktu lalu. ada segudang pertanyaan dalam benak sani. namun tak ada keberanian untuk menanyakannya secara langsung. krena mengingat zafran begitu di segani di hotel bahkan di tempat lain.


sani merasakan tangan fira mulai bergerak tan lama kemudian mata fira pun terbuka dengn perlahan. zafran langsung mendekati fira yang sudah mulai sadar dan sani langsung berdiri dari duduknya dan mempersilhkan zafran duduk di atas kursi. zafran langsung memegang tangan fira.


" ini di mana?" tanya fira dengan suara yng lemas tanpa ternaga namun masih dapat di dengar dengan jelas.


"apa sayang? apa aku salah dengar? tapi aku mendengarnya begitu jelas, dan anak kita??? ada hubungan apa sebenernya mbak fira dengan pak zafran? setau ku mereka hanyalah teman bisnis. tak ada yang lain. lantas kenapa pk zafran memanggil mbak fira sayang? dan mentebut kata anak kita?? bukannya suami dan ayah anak yang di kndung mba fira itu pak ardika?" gumam sani yang bertanya tanya dalam pikirannya.


"apa yang kau lakukan di sini" ucap fira seraya melepaskan tangan zafran dari atas tangannya.


" maafkan aku sayang" itulah kata pertama yang di ucapkan zafran setelah fira sadar.


" berhentilah memanggil ku dengan sebutan sayang, aku beneran jijik mendengarnya, dan satu hal lagi, anak ini bukan anak mu jadi tolong sadarlah" ucp fira dengan kata penekatan.


" aku tau anak yang di kandungan mu bukan darah daging ku, tapi aku akan menganggapnya sebagai anak ku" zafran.


" anak ku tidak butuh seorang ayah seperti mu atau pun seperti ardika, anak ku hanya mikik ku seorang, dia tidak butuh kalian berdua" ucap fira dengan mata yang berkaca kaca. setelah apa yang telah terjadi dan kata kata ardika membuat hatinya bener bener terluka dan fira akan menganggap kalau anak nya tidak memiliki seorang ayah. dari pada memiliki seorang ayah tapi tidak mengakuinya itu jauh lebih menyakitkan. walau pun fisa sadar kalau dia egois tidak memikirkan perasaan anak nya jika kelak anaknya lahir.


Zafran tidak bisa berkutik setelah mendengar perkataan fira. karena dirinya sadar kalau dirinya itu membuat kesalahan besar. dan akan menerima kalau kalau fira marah dan membencinya.


" ya sudahlah lebih baik kamu istirahat dulu dan makanlah" ucap zafran dengan mengambil nampan yang ada di atas meja. beberpa saat yang lalu seorang suster telah membawa makanan untuk fira.


" mukalah mulut mu aaaa... " ucap zafran. namun fira tidak membuka mulutnya.


" makanlah demi janin yang ada di perut mu" ucap zafran.


" biar saya pak yang nyuapin mbak fira" ucap sani, karena sani tau kalau fira tidak mau di suapi zafran.

__ADS_1


" ya udah" seraya berdiri zafran memberikan napannya pada sani. dan sani langsung menyuapi fira. benar saja fira langsung makan.


" sayang aku pergi dulu, nanti aku kesini lagi" ucap zafran. fira mengabaikannya. zafran pun langsung keluar dari ruangan fira.


Di perjalanan zafran tidak sengaja melihat felisha dan ardika, karena penasaran zafran pun mengikuti mereka secara diam diam. langkanya pun terhenti di sebuah ruangan yang tertulis " specialis kandungan".


" kenapa mereka masuk keruangan specialis kandungan, mau apa mereka? apa jangan jangan felisha sedang hamil? " gumam zafran dalam hatinya.


karena tidak mau berpikir jauh zafran pun pergi dan berjalan keluar rumah sakit. dengan langkah kaki nya yang lebar zafran sudah sampai di parkiran dan memasuki mobilnya.


kini zafran sudah berada di sebuah mall yang dekat dengan rumah sakit dan sedang memilih beberapa setel baju untuknya dan beberapa baju untuk fira.


zafran juga memasuki toko pakaian dalam wanita tanpa malu zafran memilih beberapa model bh dan cd dengan warna senada.


" waah... lihat lah pria di sana sangatlah romantis mau membelikan pakaian dalam untuk isrtinya"


" beruntung sekali istrinya"


" andaikan suami ku kaya dia aku pasti bahagia"


" keren sekali"


itulah perkataan yang di lontarkan para wanita yang ada di dalam toko itu. setelah mendapat apa yang di butuhkan zafran pun pergi kekasir dan membayarnya. setelah membayar zafran meninggal toko tersebut dan kembali ke parkiran.


Kini zafran sudah kembali ke rumah sakit dan sudah berada di ruangan fira. ternyata fira sedang tertidur dengan lelapnya mungkin karena pengaruh obat yang di minumnya.


" apa ardika dan felisha datang ke sini?" tanya zafran


" tidak ada pak" jawab sani. seketika zafran mengangkat ke dua alis nya sehingga terdapat kerutan di sana.


" ini ada pakaian untuk fira dan ada makanan untuk mu, lebih baik kamu makan dulu, kamu pasti lapar" ucap ardika sambil memberikan beberapa tas pada sani.


" terima kasih pak" ucap sani.


" jangan sungkan, saya mau mandi dulu di sini. kalau pulang ke rumah terlaku jauh. tolong jaga fira dulu" zafran.


"ia pak" jawab singkat sani.


zafran pun masuk kedalam kamar mandi dan terdengarlah suara guyuran air di dalamnya. beberapa menit kemudian suara guyuran air sudah berhenti bertanda zafran sudah selesai mandinya. dan keluar lah zafran yang nampak sudah segar.



jangan lupa nantikan kisah fira selajutnya ya para readrs...!!!!


terima kasih 😘

__ADS_1


__ADS_2