Perjalanan Fira

Perjalanan Fira
8. feshhen show dan pria misterius 2


__ADS_3

sebelum membaca harap vote and like terlebih dahulu!!!!


terima kasih.....


 __


"aku mau nginep di sini sama kamu sayang, aku kangen" ucap felisha dengan manjanya. perlahan felisha mendekatkan wajahnya ke wajah ardika lalu di kecupnya bibir ardika dengan lembut dan perlahan ciumannya itu menjadi semakin panas dan menggairahkan.


 


10 hari sudah setelah ardika pergi dan mengawasi fira secara diam diam namun tidak ada hal yang mencurigakan. karena aktipitas fira hanya seperti biasa, setiap pagi pergi ke butik dan sorenya langsung pulang ke rumah tanpa pergi ketempat lain.


Fira adalah seorang desainer sekaligus sebagai pemilik butik. hasil karya fira sudah di akui dan sudah terkenal, sehingga banyak yang menaruh minat. fira memiliki 2 anak cabang butik, dengan pelanggan yang tentunya banyak. fira tidak hanya bekerja sendiri tapi juga di bantu oleh felisha dan beberapa karyawan. para karyawannya mengagumi dan menghormati fira. fira adalah atasan yang ramah tidak pernah membeda bedakan karyawannya begitu pula kepada felisha. walaupun felisha adik kandungnya tapi ketika felisha membuat kesalahan fira akan menegurnya tanpa segan sama hal seperti pada karyawan lainnya.


tok tok tok.............


suara ketukan terdengar di ruang kerja fira.


" masuk" saut fira. " ada apa?" sambung fira setelah melihat felisha yang masuk rungan.


" ka persiapan feshhen show untuk nanti malam sudah siap" seru felisha.


"bagai mana dengan model modelnya semua hadir? gak ada masalahkan?" tanya fira pada felisha pasalnya beberapa waktu yang lalu felisha membuat masalah dengan tidak mengonfirmasi salah satu modelnya tidak bisa ikut feshhen show padahal acara sudah di mulai. dan dengan terpaksa fira sendiri yang harus menggatikannya. karena tidak ada pilihan dan tidak ada waktu lagi.


" gak ada ka semua sudah siap, para tamu undanganpun di pastikan pada dateng ka" seru felisha.


" baiklah kalau begitu, kamu boleh keluar" seru fira.


"iya ka" ucp felisha. felisha pun keluar dari riangan fira dengan kesal.


"sial aku yang cape bolak balik menyiapkan semuanya dia malah enak enakan duduk santai, lihat aja sebentar lagi butik dan ardika bakalan jadi milik aku seorang" gumam felisha dalam hati.


 


Disebuah hotel bintang lima tampak orang orang sibuk mempersiapkan feshhen show di sebuah aula yang begitu luas.


Pukul 20:30 setempat, nampak para undangan berdatangan satu persatu dan memenuhi kursi yang sudah di sediakan.



nampak aula hotel


tes tes tes.............


Terdengar suara MC mengetes mik yang ada di depannya pertanda acara akan di mulai. dengan beberapa sambutan di tujukan kepada para tamu undangan, ahkirnya acara feshhen show pun di mulai. lampupun di padamkan di iringi musik yang ciri khas, sorotan lampu menerangi para model yang keluar satu persatu di atas panggung. nampak para model berjalan dengan lenggak lenggok saling berjejeran dengan anggunnya. suara tepuk tanganpun memeriahkan isi gedung.


" wah bagus bagus"


"wah luar bias"


"simple tapi terlihat elegan"


" rasanya aku ingin mengeloksi semuannya"


"tidak sia sia aku datang ke feshhen show ini"


begitulah terdengar para tamu undangan saling melontarkan kata dengan kagumnya. setelah semua para model tampil sekarang giliran fira yang di panggil untuk menyerahkan bunga dan penghargaan.


Setelah selesai para tamu undanganpun menghampiri fira untuk mengucapkan selamat dan berjabat tangan, mengutarakan rasa kagum dan fujian terhadap fira.


Acarapun selesai dan para tamu meninggalkan aula satu persatu. kini yang tersisa hanya fira, mia, nina, ramdan, very tampak mereka sedang duduk bersama.


" selamat fir acara mu sukses dan lancar" ucap nina di barengi pelukan.


" kamu juga nin, terima kasih udah nyempetin dateng jauh jauh dari bandung" seru fira pada nina, pasalnya setelah nina menikah, nina ikut suaminya tinggal di bandung.

__ADS_1


" ya aku sekalian berkunjung ke rumah orang tua ku" ucap nina.


" oyah fir, aku suka beberapa model baju yang kamu desain, nanti kalau aku dateng ke butik kasih discon yach?" ucap mia, belum fira menjawab very sudah mendahulinya " tenang beb entar aku belikan semua yang kamu mau, dan itu gratis beb" begitulah perkataan very.


" oke awas aja kalau kamu bohongin aku" ancam mia.


" mana berani aku bohongin kamu beb, bukan hanya desain desain fira yang aku beri kalau bisa seruruh duniapun aku kasih ke kamu beb" seru very. mia pun hanya membulatkan matanya.


" fir , ardika masih di luar kota?" tanya ramdan.


"iya ram, aku gak tau kapan dia pulang" ucap fira dengan lemasnya. fira berharap ardika pulang dan menghadiri feshhen shownya namun fira hanya dapat kekecewaan terhadap ardika.


" ya udah kamu yang sabar ya fir" ucap ramdan.fira hanya tersenyum kikuk, merekapun mengobrol banyak hal.


" kamu dari mana aja fel?" tanya fira pada felisha yang baru datang.


" aku ngecek di belakang takut takutnya ada yang tertinggal" ucap felisha.


" ya udah kamu duduk dulu" seru fira dan felishapun duduk.


" fir aku pulang dulu yach, suami ku dah jemput di depan" ucap nina.


" cepet banget sih, masih kangen padahal"


ucap mia.


"ya maaf yach, besok kita bisa ketemu lagi ko" ucap nina.


" ya udah kalau gitu besok hubungi kita kita ya" ucap mia. nina hanya mengaguk.


" aku anter ke depan yach" kata fira.


"gak usah, aku bisa sendiri" tolak nina.


" selamat malam semuanya" kata seseorang yang baru datang.


" selamat malam" jawab serentak.


" boleh saya gabung?" tanya pria tersebut.


" tentu saja" ucap fira. pria tersebut pun duduk.


"oyah fir, selamat acaranya suksek dan berjalan lancar" kata pria tersebut.


" yah sama sama, ini juga berkat kerja sama hotel juga" seru fira dengan senyumannya.


" oyah dan maaf, saya baru menyapa kalian, tadi ada beberapa pekerjaan yang harus saya tangani" ucap pria tersebut.


" tidak apa apa lagian kamu juga pasti sibuk" ucap fira.


" oyah ramdan, very apa kabar?" taya pria tersebut.


" baik kamu kemana aja? sekara jarang kumpul bareng kita" ucap ramdan dengan di barengi anggukan very.


" saya sibuk ngurus beberapa cabang hote yang di luar" ucap pria tersebut.


" wah selamat yach brou sekarang bisnis kamu sudah maju dengan pesat" ucap very.


" ya" ucap singkat pria tersebut.


" ini udah malem, aku pulang dulu yach fir" ucap mia yang tiba tiba.


" bareng aku ayu beb" ajak very.


" ya udah, hati hati di jalan dan kamu ver jangan ngebut ngebut awas aja kalau kenepa napa" ucp fira.

__ADS_1


" tenang fir aku gak bakalan ngebut ko, sahabat m,u ini aman di tangan ku" ucap very dengan pedenya.


" ya udah kami pulang dulu ya fir" ucap mia, setelah brmerpamitan mia dan very pun pergi meninggalkan mereka.


" aku juga pamit pulng yach fir" ucap ramdan.


" ko kamu ikutan pulang juga" saut fira.


" ya besok aku harus ke luar kota, ada pertemuan keluarga di sana" ucap ramdan.


" acara apa? jangan jangan kamu bakalan nikah cepet cepet nih" canda fira.


" ya semoga aja" ucap ramdan dengansenyum malunya.


" ya udah hati hati, dan semoga sukses acaranya" ucap fira.


" aku pergi dulu yach, brou maaf yah di tinggal sendiri" ucap ramdan pada pria tetsebut.


" ya gak papa santai aja lagian di temani wanita cantik di sini" ucap pria tersebut yang di maksud adalah fira dan felisha. ramdan pun pergi meningalkan mereka ber tiga.


" kapan kamu balik ke indo? bukannya kamu di luar negri?" tanya fira basa basi.


" tadi sore, setelah aku tau kamu menyelenggarakan feshhen show di sini lagi, aku bergegas membereskan dulu pekerjaan yang tertunda, makanya tadi aku gak langsung kesini dan gak bisa lihat feshhen shownya" ucap pria tersebut.


" ya gak papa, lagian aku seneng ko kamu nyempetin datang kesini padahal kamu sendiri sibuk dengan pekerjaan mu sendiri" ucap fira.


" ya gak papa lagian demi kamu apa sich yang gak" canda pria tetsebut.


" ah kamu ada ada aja" seru fira.


" kamu ko diem aja sich fel?" tanya pria tersebut.


" yah aku lelah seharian ngurus keperluan feshhen show, tapi untungnya semua nya berjalan dengan lancar" ucap felisha.


"ya makasih ya sayang, kamu udah kerja keras bantuin kaka" ucap fira sebari menggenggam tangam felisha.


" ya ka, lagian ini juga udah tugas aku ko, jangan sungkan" ucap felisha.


" aku berundung punya ade kaya kamu, kaka bangga sayang" ucap felisha dengan tulus.


" ya ka, aku juga bangga sama kaka" ucap felisha.


pria itu hanya tersenyum dan mendengarkan percakapan kaka beradik itu. pria tersebut merasa kasihan dan iba tethadap fira, karena fira tidak tau bagai mana kelakuan felisha di belakang nya itu.


seorang peleyan membawa nampan dengan terisi 3 gelas air, dan menyodorkannya pada mereka.


" silhka tuan dan nyonya" ucap pelayan tersebut.


" terima kasih" ucap fira. tanpa menjawab pelayan itu pun bergi. dan merekapun meminum airnya. karena larut malam felisha pun pamit pulang.


" ka, aku duluan yach, kaka mau pulang bareng?" tanya felisha.


" gak fel, kaka masih harus ngecek dulu, kamu duluan aja" ucap fira.


" ya udah aku pulang duluan ka" ucap felisha. beberapa menit berlalu dan felisha pun sudah pergi meningalkan mereka berdua.


Entah apa yang terjadi semalaman setelah fira sadar dari bangunnya, fira terkejut melihat dirinya dengan kondisi ...............


 __


ini adalah karya saya yang pertama jadi di mohon kritik dan saran nya bagi para reader's. dan mohon maap apabila ada kaka kata yang tidak di mengerti da berantakan.


thank's.


 

__ADS_1


__ADS_2