
zhafran...
hampir enam tahun aku mencari keberadaan kirana entah di mana dia? menurut mata mata yang ku suruh untuk mencari keberadaan kirana. dia pergi menemui kekasihnya. tak heran dia punya kekasih yang di cintainnya karena kami memang menikah karena di jodohkan dengan alasan bisnis.
orang tua ku terpaksa menerimanya karena waktu itu bisnis papah memang sedang ada masalah hanyalah orang tua kirana yang dapat membantu bisnis kami.
aku juga tidak jauh berbeda dengannya yang mencintai wanita lain. dia adalah fira. aku sudah mengenalnya sejak lama karena dia adalah putri dari sahabat papah dan aku ingat saat pertama melihat nya waktu itu usia ku 17 tahun dan aku langsung jatuh hati padanya seorang gadis yang begitu polos dan periang.
namun naasnya cinta ku bertepuk sebelah tangan. aku begitu mencintai nya. dia adalah kehidupan ku. bahkan aku rela melepaskannya untuk bersatu dengan laki laki yang di cintainya. bagi ku tidak masalah dia bersama siapa asalkan dia bahagia bersama laki laki pilihannya. bukankah mencintai tidak harus memilikinya?.
pada suatu saat felisha mengajak ku bertemu dan meminta kerja sama dengan ku. awalnya aku menolaknya namun setelah aku tau kalau ternyata wanita yang ku cintai di hianati oleh dua orang yang di cintainya yaitu suami dan adiknya sehingga aku menerimanya.
awalnya aku hanya ingin menjebak fira namun aku hanyalah laki laki normal yang punya napsu birahi. sehingga aku melakukan kesalahan patal yang membuatnya membenci ku. aku sehingga dia masuk rumah sakit. aku sungguh menyesal yelah melakukannya.
di saat aku menjaga fira di rumh sakit aku menerima telvon bahwa kasus perceraian ku dengan kirana di batalkan karena ternyata kirana sedang hamil dan aku terpaksa meningalkan fira bahkan aku tidak berpamitan dengannya krena harus memastikan kebenarannya. namun semua itu benar dan anak yang kirana kandung adalah anak ku. karena selama aku menikahinya kirana tinggal bersama orang tua ku dan dia tidak berhubungan dengan laki laki lain selain aku.
beberapa bulan kemudian aku mendapat kabar bahwa fira sudah bercerai dan kini tinggal di bandung maka aku pun pergi kebandung untuk menemuinya.
entah kenapa padahal waktu itu hubungan ku dengan fira mulai membaik namun sialnya aku harus meninggalkannya lagi karena kabar kalau kirana kabur dari rumah.
untuk yang ke dua kalinya aku pun pergi meningalkan fira tanpa memberi tahunya lagi. aku tidak bisa menceritan alasan kepergian ku karena aku takut. dia pasti tidak mau menerima ku karena aku seorang pria yang beristri. maka dari itu aku merahasiakannya.
aku mencari kirana kemana mana sampai akhirnya aku kini berada di negara A. aku mendapat informasi bahwa kirana kecelakan dan di rawat di salah satu rumah sakit ternama di sini.
aku pun pergi kerumah sakit itu untuk memastikannya. tidak di sangka aku melihat sosok wanita yang ku cintai yang selama ini aku cari keberadaannya.
entah kenapa namun ibu dari anak ku dan wanita yang aku cintai menghilang seakan akan di telan bumi mereka begitu susah untuk di cari keberadaannya.
namun lucunya di saat aku menemukan informasi tentang kirana secara kebetulan aku juga menemukan fira.
__ADS_1
aku mencarinya di seluruh rumah sakit akhirnua aku menemukannya di kantin rumah sakit bersama seorang pria. dia adalah asthon aku kenal betul siapa laki laki itu. tidak akan ku biarkan fir bersama nya. saat aku akhirnya bisa berbicara dengannya tiba tiba orang suruhan ku datang dan mengatakan apa saja informasi yang dia dapat. namun aneh nya aku melihat fira terkejut mendengar apa yang di jelaskan orang suruhan ku.
tak lama kemudian fira pergi meninggalkan ku. saat aku akan mengejarnya asthon menghalangi ku. aku pun tidak bisa berbuat apa apa mungkin dia butuh waktu.
saat aku kembli kerumah sakit setelah beberpa hari kemudian aku tidak dapat menemukannya. di sini lah kebodohan ku karena aku tidak menanyakan siapa yang sakit dan apa hubungannya dengan fira. aku tidak tau dia di rumah sakit sedang apa.
aku pun kembali pokus untuk mencari informasi siapa oranf yang merawat anak anak ku. karena sudah semua teman kirana ku kunjungi. namun tidak satu pun yang merawat anak ku. lantas teman kirana yang mana yang di maksud orang suruhan ku itu.
aku pun mencoba membujuk salah satu pegawai rumah sakit dengan iming iming bayaran yang oanyastis untuk mencari tau data orang yang merawat anak ku. dua minggu kemudian akhirnya aku mendapatkan alamatnya.
aku bergegas menuju alamat itu. saat aku sampai ternyata yang membuka pintu adalah fira. sama hal nya seperti ku dia juga begitu terkejut melihat ku.
aku pun masuk ke dalam rumah saat ku duduk pandangan ku tertuju pada tiga anak kecil yang sedang tertawa dan bercanda. aku dapat melihatnya dengan jelas karen hanya sebuah pintu kaca yang begitu bening yang memisahkan antara ruang tamu dan ruang keluarga.
saat melihat sosok anak anak itu aku begitu yakin kalau mereka adalah anak anak ku. karena mereka begitu mirip dengan ku. rasanya aku benar benar bahagia akhirnya aku menemukannya setelah bertahun tahun aku mencarinya.
dan ternyata selama ini anak anak ku di rawat oleh wanita yang ku cintai. sungguh takdir yang luar biasa.
aku tersentak saat fira menanyakan tujuan ku datang ke sini.
"bagai mana bisa kau mendapatkan alamat ku?"
"sebenarnya aku kesini bukan mencari mu, tapi aku mencari keberadaan anak anak ku. tk ku sangka ternyata selama ini kamu yang merawat nya"
" aa apa maksud mu?" fira begitu gugup terlihat gugup.
"ya aku tau alamat ini dari pihak rumah sakit yang mengatakan anak anak ku di serahkan pada teman kirana dan ternyata itu kamu"
"maaf mungkin kamu salah"
__ADS_1
"setelah aku melihat anak anak, aku begitu yakin kalau mereka adalah anak anak ku"
"kamu salah mereka adalah anak anak ku, bukan anak anak ku"
aku melihatnya dengan mata yang berkaca kaca.
"harus aku melakukan tes dna? agar kau yakin dan percaya?"
"bagai mana pun mereka adalah anak anak ku kamu tidak berhak atas mereka. aku yang merawat dan membesarkan mereka dengan kasih sayang ku. dan aku tidak akan menyerahkannya pada mu"
aku melihat nya mengeluarkan air mata berjatuhan membasahi pipinya.
aku benar benar bingung entah apa yang harus di perbuatnya tak di sangka ternyata fira begitu menyanyangi anak anak ku. bukan kah fira punya anak? tapi kenapa dia begitu takut akan kehilangan anak anak dari ku.
"bukan kah kau punya anak? aku yakin anak mu seumuran dengan anak anak ku, tapi kenapa kamu tidak mau melepaskan mereka. seharusnya tidak masalah untuk mu. dengan begitu kamu tidak perlu repot mengurus empat orang anak sekaligus dan aku juga tidak akan melarang mu untuk menemui mereka" aku berusaha menanyakan nya.
fira semkin terisak dengan tangisannya apa yang aku ucapkan benar benar sudah melukai hatinya.
"jaadi kau akan mengambil nya dari ku?"
"ya aku akan mengmbil nya dari mu karena mereka adalah anak anak ku"
"aku tidak akan membiarkan mereka di rebut dari ku. bisa kah kau membiarkan mereka hidup bersama ku. mereka kehidupan ku. jadi ku mohon jangan ambil mereka dari hidup ku. mereka segalanya bagi ku"
aku merasa begitu sakit melihatnya menangis dengan pilunya.
"baik lah aku tidak akan mengambil anak anak dari mu. asalkan kau menikah dengan ku"
aku benar benar bajingan karena memanpaatkan anak anak ku dan memaksa wanita yang ku cintai agar menjadi miliku
__ADS_1
"..............."