Perjalanan Fira

Perjalanan Fira
kehidupan yang baru.


__ADS_3

jangan lupa sebelum baca budayakan like, vote.


komentar, saran dan kritikan akan membatu author untuk memperbaiki tulisan author agar lebih baik..


terima kasih dan selamat membaca


\=================================


tiga tahun kemudian....


hari hari pun berlalu kini kehidupan fira semakin membaik dengan adanya anak anak menggemaskan yang selalu membut fira bersemangat. aktipitas di pagi hari di mulai dari memandikan ke tiga anaknya yang kembar itu di bantu oleh baby sister. sunguh lucu ketika anak anak itu bermain air dan tidak mau berhenti.


terukir senyum kebahagian di wajah fira saat mengoleskan bedak bayi pada badan finley dan ternyata freya gadis kecilnya itu sedang asik memainkan bedak bayi yang belum di tutup sehingga bertaburan kemana mana terutama pada wajahnya dan kakanya fannan dengan menumpahkan semua isinya sehingga wajah mereka begitu putih karena bedak bayi.


terlihat begitu lucu dan menggemaskan membuat fira tertawa dengan lepas sehingga bi ani dan sani yang sedari tadi ada di sana ikut tertawa entah karena melihat anak anak yang begitu lucu atau kah melihat kebahagian pada wajah fira.


setelah selesai mengurus anak anaknya fira berangkat kerja bersama sani. kini sani bekerja sebagai sekertaris di sebuah perusahaan otomotip yang begitu terkenal setelah selesai pendidikannya. sedangkan fira masih bekerja di butik milik temannya.


hari ini di butik tiba tiba kedatangan pelanggan entah siapa namun sepertinya seorang yang berpengaruh karena biasanya pemilik butik yang langsung menanganinya namun karena suatu hal pemilik butik tidak bisa menanganinya makanya dia mempercayakannya pada fira, jika pelanggan biasa pastinya karyawan yang lain yang menanganinya.


terlihat seorang pria berusia sekitar 31 thun yang begitu sangat berkarisma dengan tubuh yang begitu kekar beberapa karyawan wanita menatapnya tanpa mengedipkan matan seolah olah melihat ciptaan tuhan yang langka dan luarbiasa padahal sosok laki laki itu sudah beberapa kali datang ke butik.


kini laki laki tersebut terlihat sedang duduk di atas kursi yang berada di salah satu ruangan yang sudah di siapkannya. dengan seorang pria berusia 25 tahun yang duduk di kursi sebelahnya yang tak lain asisten pribadinya.


begitu fira masuk pandangan mata dari laki laki tersebut tanpak takjuk melihat sosok fira yang berusia 26 tahun dengan rambut sebahu, dengan riasan yang natural dan warna fink di bibirnya yang terlihat menggoda. laki laki itu bahkan pernah melihat fira namun tidak begitu memperhatikannya. karena dia tipe laki laki yang tidak perduli pada perempuan di sekitarnya, namun begitu melihat fira tampak ada getaran di dalam hatinya yang dia juga tidak paham karena itu pertama kalinya.


"silahkan tuan ini beberapa model yang baru" ucap fira seraya menunjukan teroli dengan berbagai macan desain jas dan kemeja pria yang baru di bawanya. namun laki laki yang bernama asthon grisham ini masih terbengong melihat sosok fira.


"khemmm" suara deheman yang di lontarkan asisten pribadinya, yang membuat sosok asthon grisham ini tersadar dari lamunannya.


" silahkan tuan!" seru fira mengulangi ucapannya dengan senyumannya. sedangkan asthon sendiri langsung berdiri dari duduknya dan mendekati deretan trolo dan melihat lihat beberapa desain yang sudah di siapkan.


tiba tiba....

__ADS_1


"saya tidak suka dengan desai desainya, saya mau desain baru dengan ukuran saya sendiri" ada rasa kesal di dalam hati fira mendengar permintaan laki laki yang di depannya itu, pada hal semua desain yang ada di deretan troli adalah desain baru dan terbatas bahkan belum satu orang pun yang melihatnya karen ini semua di siapkan untuk asthon grisham seorang, namun dengan gampang nya dia minta menggantinya dengan desain yang baru namun fira tidak dapat berkata apa apa kecuali mengikuti semua keinginan pelanggannya itu.


"baiklah tuan silahkan ikuti saya saya akan menunjuk beberapa desain" fira pun melangkahkan kakinya menuju ke dalam ruangannya dengan di ikuti asthon dan asisten pribadinya namun tiba tiba asthon berhenti dan memberikan isyarat pada asisten pribadinya. seakan akan mengerti maksud dari atasannya itu, semi yang tak lain asisten pribadinya itu menurut tanpa bertanya dan kembali duduk di tempat semula.


begitu masuk ruangannya mereka langsung suduk di atas kursi yang ada di ruangan fira


"silahkan ini desain desain baru" kata fira seraya menyodorkn beberapa lembar gambar desain, tanpa bicara asthon mengambil kertas kertas yang di sodorkan fira "kalau anda tidak suka maka saya akan membuatkan desain baru, tapi untuk sementara silahkan anda lihat lihat terlebih dahulu" sambung fira, lagi lagi asthon tidak bicara sepatah kata pun membuat fira berdecak kesal.


hampir 30 menit asthon melihat lihat desainnya namun belum ada satupun yang di pilihnya.


"bagai mana apa ada yang anda sukai?" fira


"*ya ampun benar benar ni orang bikin kesal aja" geretu fira dalam hati.


"*saya mau tang ini!" seru asthon dengan memberikan desain yang di pilihnya.


"dasar ya ni orang buang buang waktu aja, ini kan desain yang ada di deretan baju yang tadi" geretu fira dalam hati.


" baik tuan, ada yang lain lagi?" tanya fira dengan memandang pria di depannya dengan harapan tidak ada masala lagi. namun harapannya sirna.


"baik tuan, perobahan seperti apa yang anda inginkan?" asthon pun menjelaskan apa saja yang harus di ubah nya.


"sial, kalau begini cara nya bukan mengubah sedikit, tapi sama aja dengan membuat desain baru" gumam fira dalam hati.


namun bagi asthon dia merasa puas karen sudah membuat wanita di depannya itu tampak kesal. "lihatlah wajah mu yang cantik itu, ternyata semakin lucu saat kamu kesal" gumam asthon dengan seyum penuh kelicikan.


" silahkan di lihat kembali desainnya sudah selesai"


" baik aku suka yang ini!" mendengar perkatan itu membuat fira merasa lega namun...


" saya akan mengambilnya besok makal" wajah fira dengan ekspresi terkejutnya membuat asthon tertawa dalam hati.


"apa tidak terlalu cepat tuan?" dengan keberanian yang besar dan dengan berat hati fira bertanya.

__ADS_1


" baiklah kalau begitu besok siang!"


"apa?"


" kenapa kurang jelas?"


"akh tidak, kalu begitu besok malam saya usahankan selesai tepat waktu, tuan"


" baik saya pegang kata kata mu"


" lucu sekali wanita ini" gumam asthon seranya melangkahkan kakinya ke luar dari ruangan dengan di ikuti fira dari belakang.


di luar nampak semi sudah siap berdiri ketika atasannya itu keluar ruangan. merek pun melangkah kan kaki menuju mobil mereka yang di parkir di depan butik.


di perjalanan asthon terlihat senyam senyum sendiri mengingat kejadin beberap menit yang lalu.


"sem tolong kamu selidiki wanita tadi, cari tu latar belakang nya, pokonya semua kehidupnnya jangan ada yang terlewatkan satupun!"


"baik tuan"


\======


tidak butuh waktu lama asthon dan sem sudah sampai di kntornya namun senyum di wajah asthon belum juga menghilang.


tanpak para karyawan silih bertanya ada apa dengn bos nya itu, tidak seperti biasa nya.


"ada apa dengan bos? apa di salah makan sesuatu?" tanya sekertarisnya


" dia sedang bahagia" sem


" bahagia kenapa?"


" bertemu belahan jiwa nya" sem

__ADS_1


" oyah?"


__ADS_2