
Terlihat seorang wanita yang terlihat menggoda, wanita itu adalah....
felisha " sayang aku sudah masakin makanan, kita makan siang dulu yuk" sambil menghampiri ardika yang baru masuk, dan langsung menggandeng tangannya.
ardika menolaknya "aku udah makan sayang, kamu aja yang makan aku temani yach"
felisa nampak cemberut sambil berkata "tapi aku masak banyak sayang itu semua makanan kesukaan kamu, aku gak mau tau pokonya kamu harus makan, masa udah cape cape masak gak kamu makan, itu namanya gak menghargai orang lain sayang"
" ya udah, tapi aku makannya sedikit ya"
" ya udah gak papa dari pada tidak sama sekali" saut felisha
merekapun berjalan kerdapur dan duduk di atas kursi, meja makan. Felisha mengambil beberapa menu makan untuk ardika dan dengan berat hati ardika memakan makananya, walau perut nya sudah terisi penuh.
" tak apalah mending kenyang dari pada dia ngamuk ngamuk kaya kesetanan, kan aku juga yang repot" gumam ardika dalam hati.
heran melihat tingkah laku ardika felisha oun bertanya "kenapa sayang ko bengong?" di jawab ardika dengan sanjungan "gak papa sayang, gak nyangka aja kamu selain cantik, seksi dan pinter masak juga yach" dengan bangganya felisha berkta "yah, dong sayang, ini jugakan buat kamu, makanya aku bela-belain belajar masak yang awalnya tuh gak suka bau bau asap daput di tampah cipratan minyak panas sayang"
gumam dalam hati ardika "alaaah, belajar masak apanya, kamu kira kamu gak tau, kalau semua ini tuh beli di salah satu restoran, tuh buktinya kertas tagihannya ada, kamu selain pinter maen di atas rancang, pinter ngancem, pinter bohong. tapi nyatanya otaknya kaya otak udang bodoh dan teledor"
plashback
ting tong..... terdengar suara pel pintu dan pelisa langsung lari dan membuka pintunya. ternyata yang datang adalah pesanannya. setelah pesanannya beralih ke tangan felisha, felisha langsung membawa masuk menuju dapur, di ambilah beberapa alat makan terus di tatanya di atas meja makan. setelah selesai felisa membuang bekas bungkusan makanannya kedalam tong sampah.
mungkin karena kecerobohan entah karna kebodohannya, felisha malah lupa akan bukti pembeliannya dan tidak di buang.
" ginikan peraktis, cepat, gak perlu repot dan cape karna masak apalagih kalau udah tetkena cipratan minyak panas dan bau asap, iyyuuhh ogah banget" gumam felisha..
plashback of
author
seorang wanita terkadang rela melakukan apa saja untuk pria yang di cintainya walaupun dengan kebohongan.
Namun kebohongan sekecil apapun akan dampak besar jikalau kebohongannya itu sering di lakukan tanpa henti.
__ADS_1
Hubungan yang di dasarkan dengan kebohongan tidak akan menghasilkan apa pun yang ada hanya akan menghancurkannya dengan tanpa sadar.
hubungan yang dapat bertahan lama dan menjadikan saling percaya satu sama lain. adalah tidak memiliki beban karena kebohongan yang kecil.
setelah makan mereka bersantai di depan tv dengan posisi ardika yang duduk menyandarkan punggungnya di kursi, sedangkan felisha tiduran beralasan paha ardika.
"sayang kapan kamu akan menceraikan ka fira?" tanya felisa. ardik oun nenjawab dengan sedik berbohong "entahlah sayang, sekarang fira sedang hamil anak ku dan kayanya aku gak bakalan nyerein dia dalam waktu dekat ini" namun felisha tidak percaya "apa kak fira hamil???" ardika pun mengiyakan "iya sayang dia hamil"
" kamu yakin sayang?" tanya felisha dengan niat buruknya.
ardika oun nenjelaskan " iyalah sayang aku yakin, lagian dia sudah memeriksakan kandungannya pada dokter"
" bukan itu maksud ku sayang" kata felisa.
arfika bertanya tak mengerti "terus maksud kamu apa?" felisha malah bertanya lagi "kamu yakin sayang kalau dia hamil anak kamu?" ardika terkejut dan heran denga pertanyaan kekasihnya itu.
ardika vergumam dlam hatinya "bagai mana dia bisa seenaknya bicara gitu"
walaupun kamu pulang kerumah pastinya kamu kelelahan setelah pergulatan panas kita sayang. coba dech pikir pikir bener apa nggak???"
Hasrat dan keinginan yang begitu besar felisha melakukan berbagai cara agar mendapatkan pria yang di hadapannya secara utuh tanpa harus membagi dengan wanita lain. meskipun dia harus merenggut suami dari kaka kandungnya sendiri.
Menyakiti orang lain memang tidak perlu dengan usaha kerja keras, karena menyakiti orang lain begitulah mudah. Namun menyakiti oranglain di ibaratkan, melempar batu ke laut, tidak akan ada yang tau sedalam apa batu itu tenggelam.
Dengan apa yang di jelaskan felisa, ada sedikit keraguan pada istrinya namun ardika berpikir "mana mungkin fira ada main dengan pria lain di belakang ku, aku tau betul bagaimana karakter istri ku itu.dia gak akan macam macam karna fira mencintai dan mempercayai ku sebagai suaminya, bahkan fira tidak hanya menganggap ku sebagai suami tetapi sebagai deorang ayah yang kasih sayang nya yang tulus dan tak kan habisnya, sebagi seorang kaka yang akan menjaga dan melindunginya, sebagai seorang teman yang selalu ada dalam situasi apa pun. walaupun akulah yang justru main gila di belakangnya. saking gila nya malah selingkuh dengan adiknya sendiri karena tak tahan akan godaan felisha yang memiliki tubuh seksi. dan dapat memuaskan hasratku.
namun apalah daya karena terlanjur hubungan ku dengan felisha semakin jauh, bahkan tak tanggung tanggung, felisa sendiri tanpa harus di minta oleh ku selalu menyerahkan tubuh dan harga dirina dengan bangga nya"
" kalau memang itu benar terjadi maka aku gak akan memaafkannya dengan mudah dan aku akan langsung menceraikannya" kata ardika dengan penuh emosi
padahal baru selang beberapa waktu yang lalu ardika mendapat kabar yang baik dengan kehamilan fira, dengan harapan sang buah hati akan menjadikan hubungannya dengan fira semakin kuat dan dapat di perbaiki.
__ADS_1
walau pun ada sedikit keraguan dalam hati ardika, namun sebelum ada bukti yang kuat dia tidak akan percaya dengan mudah perkatan felisha.
" aku akan percaya dengan apa yg kamu pikirkan kalau aku mendapatkan bukti yang kuat dan di lihat dengan mataku sendiri" ucap ardika dengan tatapan tajamnya.
" baiklah sayang terserh kamu, tapi walupun yang di kandung kak fira anak kamu atau bukan, kamu tetap harus menikahiku dan menceraikan ka fira, bukannya kmu sudah janji padaku sayang?" kata felisa sedangkan ardika dengan perasaan nya yang kacau hanya menganggukan keplanya dengan ragu.
" aku akan melkukan berbagai cara agar anak yang di kandung ka fira terlihat seperti bukan anak mu, walau pun aku harus menjebak kaka tersayang ku itu. inget sayang kamu hanya miliku seorang" guman felisa dalam hati dengan seringkayan senyum liciknya itu.
author " bener bener si felisa jahat nya gak ketulung sama kakanya sendiri juga, kalau bener ada, udah di jadikan perkedel tu s felisa, tapi sayang ini hanya ada di imajinasi author aja semoga di dunia nyata gak da yang gitu 😁 🤭"
seketika ardika tetperanjat dengan lamunannya, pasalnya felisa sedang bermain dengan junior nya. felisha mengocok junior ardika dengan naik turun dengan ritme yang begitu ceptat. felisa memang ahli memaikan junior ardika dengan sempurna. bahkan tak srgan segan felisa menjilat dan menggulum junior nya dengan lihainya...
" aaarrrggghhh" terdengar erangn ardika yang mendapatkan nikmak yang luar biasa. tak buas disitu saja kini tangan ardika menekan nekan kepala felisa agar semakin dalam guluman felisa.
felisa tersenyum dengan bahagianya dengan perlakuan ardika terhadap nya pasalnya itu berarti ardika menikmati permainan nya itu.
di tempat lain...
terlihat fira yang sedang duduk di balkon kamarnya smbil memegang ponsel, berkali kali fira menghubungi ardik karena hawarti, namun ponselnya tidak aktip.
bahkan fira juga nenghungi felisa namun tak kunjung di angkat juga. tanpa berfikir panjang fira keluar kamar dan berjalan sambil berterik " bi, tolong suruh pak asep siapkan mobil, saya mau pergi" perinth fir pada bi ani, bi ani adalah seorang wanita paru baya yang sudah lama ikut keluarga fira
" ya nenk" jawab bi ani dengan keras.
setelah fira keluar rumah, pak asep sudah siap dengn mobilnya. seketika mobil melaju dengan cepat namun penuh kehati- hatian. selang beberapa menit barulah sampai dimana tempat tinggal felisa. fira menyuruh pak asep untuk menunggunya setalah itu fira membuka pintu mobil dan berjalan dengan langkah kakinya yang gontai.
setelah naik lif dan sekarang fira sudah berada di depan pintu apartemen felisa, tanpa menunggu, fira masuk kedalam, karena memang pintunya tidak di kunci.
Alangkah terkejutnya fira dengan apa yang di lihatnya....
bersambung.....
jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca... see you
__ADS_1