Perjalanan Hijrahku

Perjalanan Hijrahku
MENGHILANG SAAT DIBUTUHKAN


__ADS_3

Semua persiapan untuk ujian besok sudah selesai tinggal belajar dan mempersiapkan diri,ku persiapkan pakaian hitam putih yang ingin ku pakai untuk ujian.Tiba-tiba aku merasa lemas,dadaku sesak sepertinya asam lambung kambuh lagi.


Aku mencoba untuk menenangkan diri,pelan-pelan mengatur nafas dan banyak minum air putih."Aku harus kuat,aku pasti bisa melawan ini.Besok adalah ujian terakhirku jadi aku tidak boleh menyerah ."Batinku menyemangati diri sendiri.


Perlahan mulai baikan jadi aku langsung tidur agar besok lebih baik lagi.


🌸🌸🌸🌸


Hari ujian yang di tunggu-tunggu,aku sudah di tempat ujian menunggu penguji datang.Masih dalam keadaan yang lemah tapi aku mencoba menguatkan diri,saat namaku di sebut masuk ruangan.Aku melangkah dengan tenang seakan aku begitu kuat,di ruangan semua pertanyaan yang di berikan penguji bisa aku jawab dan berjalan lancar,tinggal menunggu pengumuman setelah ujian selesai.


Tiba waktu pengumuman,kami di persilahkan masuk ruangan untuk mendengarkan pengumuman hasil ujian.


Namaku di panggil dan aku lulus dengan predikat cumlaude,"Alhamdulillah ya Allah akhirnya semua perjuanganku selama ini sudah menuai hasil dan sekarang aku sudah mendapat gelar sarjana ekonomi."Batinku.


Selesai pengumuman,di luar ruangan sudah menunggu teman-teman yang lain untuk memberi hadiah.Saat keluar aku mencoba melihat sekeliling,ternyata tidak ada yang memberi hadiah.Orang yang di harapkan untuk datang pun tidak muncul,hanya adikku dan temannya yang datang memberi selamat juga temanku naila menyempatkan datang.


Semua mulai foto-foto menggunakan kamera yang di bawa adikku,namun semakin lama aku merasa mulai lemah,wajahku pun terlihat pucat sementara yang lain terlihat cantik dengan make up.Tidak ada lagi pemikiran untuk make up karena pikiranku hanya ingin pulang istirahat,tidak peduli lagi dengan hasil fotonya akan seperti apa yang jelas sudah ada foto yang bisa di kenang nantinya.

__ADS_1


Keadaanku yang lemah dan wajah yang pucat,aku minta tolong naila antar aku pulang.Sampai di kos aku langsung tidur,mencoba tenang agar sesaknya berhenti.


Selesai sholat isya Erik baru ada kabar,"Selamat cha atas gelar baru kamu,semoga gelarnya bermanfaat dan sukses selalu."Ucap Erik.


"Iya,terima kasih...tapi aku mau istirahat dulu soalnya lagi nggak enek badan" Aku sengaja tidak memberitahu Erik tentang keadaanku karena percuma dia juga tidak akan peduli.


Pagi-pagi perasaanku makin tidak enak,dadaku semakin sesak.Adikku panik harus bagaimana karena masih sangat pagi,dalam keadaan lemas aku terpaksa menghubungi Erik minta tolong antar ke rumah sakit tapi lagi-lagi nomornya tidak aktif.


Untungnya ada temanku Inna yang datang melihat keadaanku setelah ku telpon lalu mengantarku ke rumah sakit sendiri karena adikku riri ada kuliah pagi.


Ditemani Inna temanku menuju ruang UGD,aku berbaring menunggu Inna selesai mengurus administrasi.Setelah di periksa dokter aku di anjurkan untuk rawat inap karena asam lambungku yang sudah parah.


Adikku riri datang,Inna pun pamit pulang."Aku pulang dulu ya...besok aku datang lagi."Pamit Inna.


"Iya..terima kasih yaah sudah antar aku ke sini."Ucapku tersenyum pada Inna.


Kriing....kriing...

__ADS_1


"Assalamualaikum,ada apa???" Tanya Erik.


"Nggak...cuma mau bilang aku sekarang di rumah sakit." Ku jawab dengan santai.


Kenapa lagi??" Tanya Erik lagi.


"Biasa,asam lambungku kambuh."Tetap santai.


"Sebentar aku ke sana." Hanya itu yang Erik katakan lalu menutup telpon.


Riri yang mendengar percakapan kami,penasaran lalu bertanya."Erik mau datang??"


"iya..."Jawabku.


"Kenapa nggak dari tadi??" Ucap Riri kesal.


"Aku baru kasi kabar,ponselnya baru aktif."Belaku.

__ADS_1


"Kalau sayang,pasti langsung ke sini bukannya bilang sebentar." Riri mendengus Kesal.


"Mungkin dia baru bangun,sudahlah biarin aja." Aku pun tidak ingin pusing dengan sikap Erik,mau dia peduli atau tidak buatku itu tidak penting lagi.Lebih baik aku fokus pada kesehatanku,setelah itu baru memikirkan bagaimana kedepannya.


__ADS_2