Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan

Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan
Chp 13 : Trauma


__ADS_3

'Trauma'


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Dewa.


Mereka dipercaya sebagai seseorang yang sangat kuat, melegenda, penuh keadilan, berkarisma, berwibawa, dan sangat baik hati.


Sesuai namanya, dewa adalah dewa. Dewa itu berbeda dengan manusia yang dibaptis, karena kekuatannya memungkinkan dirinya menjadi seorang dewa. Dewa yang dimaksud adalah dewa yang ada sebelum alam semesta diciptakan, yang tentunya manusia belum dan tidak ada.


Satu ekstitensi yang dipercaya ada sebelum alam semesta diciptakan.


Namun apa jadinya jika yang mereka kira, yang mereka harapkan dari seorang Dewa, adalah sebuah mimpi di siang bolong.


Kenyataannya Dewa tetaplah seorang yang egois. Mereka mengatasnamakan keadilan demi mendapatkan apa yang diinginkan.


Dewa adalah seorang yang baik hati?


Cih. Cerita lama itu.


Nyatanya para Dewa sendiri mendapatkan kedudukannya dengan cara berperang. Siapa yang lebih kuat, dialah yang memimpin, dialah yang menang.


Bahkan Dewa sendiri bisa iri dengan manusia, karena itu mereka memberikan takdir yang menyedihkan.


Mereka juga tidaklah sesempurna seperti apa yang dipikirkan oleh manusia.


Dewa sendiri pernah melakukan kesalahan, kesalahan yang bisa merenggut nyawa seseorang.


Pada dasarnya Dewa hanyalah orang-orang kuat yang menyebut diri mereka sebagai Dewa. Sesuatu yang menciptakan semesta dan kehidupan.


Padahal mereka sendiri hadir karena ciptaan yang maha tinggi.


Namun sekali lagi, mereka itu egois dan bodoh. Menganggap diri yang tertinggi, dan menganggap bahwa sesuatu yang kuat selain dirinya, adalah suatu kesalahan yang pantas dimusnahkan.


Dan tidak seharusnya sesuatu dari kasta yang lebih rendah dari mereka, bisa menjadi dewa.


Karena pada dasarnya keturunan para dewa lah yang dianggap sebagai dewa murni, sedangkan untuk seorang manusia yang menjadi seorang dewa, mungkin mereka menjadi dewa namun dipandang rendah di alam dewa. Kecuali kekuatan mereka melebihi dewa murni, yang memang terlahir menjadi seorang dewa, mungkin ceritanya akan berbeda.


Namun sekali lagi. Sekeras apapun manusia berusaha menjadi Dewa, mereka tidak akan pernah bisa menjadi Dewa. Karena Dewa sangat egois.


Kalian pikir mengapa manusia tidak bisa menjadi dewa, dan aura Qi di alam manusia lebih tipis daripada di alam Dewa.


Karena Dewa sendirilah yang membatasinya.


Jika Dewa tidak membatasinya, mungkin sudah banyak manusia yang menjadi Dewa. Dan para Dewa tidak ingin itu terjadi, karena manusia harus tetap berada di tempatnya.


Yaitu sebagai pengikutnya, sebagai orang yang menyembah, dan bukan disembah.


Namun apakah ada yang tahu, bagaimana terciptanya Dewa. Dan bagaimana sebenarnya rupa seorang Dewa, Dewa yang sesungguhnya. Dewa pencipta alam semesta.


***

__ADS_1


Akademi moon king.


Ujian penerimaan murid baru telah selesai, dan kebanyakan dari mereka lolos karena berbakat.


Perlu diketahui, setelah kejadian dimana Vio menghajar Leluhur... Yang tidak diketahui namanya karena author pusing memberikan nama, maklum sudah buntu ide di otak author makanya nama saja sudah tidak bisa dipikirkan.


Baiklah kita kembali ke cerita, karena jika ini diteruskan takutnya satu chp hanya penuh dengan keluh kesah, curhatan, dan kebacotan yang sebenarnya tujuannya hanya satu namun terus berulang dengan kalimat yang berbeda, namun memiliki makna yang sama.


Kembali ke cerita...


Sekali lagi.


Perlu diketahui bahwa setelah kejadian yang mengejutkan, menghebohkan, menggemparkan, dan meresahkan para Ibu-ibu kantin yang menunggu para peserta murid, untuk membeli makannya namun terhambat karena ulah Vio yang iseng ingin muncul di depan muridnya, lalu menghajar leluhur dan para pengikutnya yang sebenarnya tujuannya, tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk PAMER...


Setelah kejadian tersebut, para murid inti yang menjadi guru dipecat dan dijadikan murid luar, dengan alasan bahwa mereka masih harus belajar banyak dan itu menjadi hukuman atas kesalahan-kesalahan mereka di masa lalu, agar tidak diulangi di masa depan karena jika mereka mengulanginya, dipastikan mereka akan menangis karena badan lebam-lebam, tulang encok, bibir pecah-pecah, dan tidak menutup kemungkinan mereka akan terbaring koma selama bertahun-tahu, dan jika dibiarkan maka mereka akan menuju alam baka dengan wajah tenang namun dengan batin yang tersiksa.


Namun untuk sekarang akademi moon king telah normal kembali, karena penjaga yang diturunkan oleh Vio, jelas bukanlah hanya pajangan yang bisa didapat gratis di K*fc atau M*dc, saat membeli ayam yang berhadiah patung marsha and the bear atau pun SpongeBob SquarePants.


Mereka adalah penjaga yang bisa dengan mudah menghancurkan satu kota, hanya dengan mengeluarkan setengah kekuatan mereka, dan bisa menghancurkan sebuah benua dengan kekuatan penuhnya.


Karena itu Vio bisa tenang bila ada murid... Ralat bila ada orang g*ila yang mencoba mengganggu akademinya, maka dipastikan mereka pulang tinggal nama.


***


Seperti hari-hari sebelumnya Vio hanya tiduran di rumahnya, tanpa ada kegiatan yang berarti.


Walaupun dalam waktu kurang dari setahun ini, para monster yang berada di luar planet ini, akan segera muncul karena pertahanan aray pelindung Vio akan menghilang, namun Vio masihlah sangat-sangat santai.


Dan untuk kekayaan, sudah tidak perlu ditanyakan kembali.


Aray pelindung gang dibeli Vio, membuat para monster akan langsung menghilang begitu menyentuh lapisannya. Dan secara otomatis semua monster itu berubah menjadi pundi-pundi harta bagi Vio, karena tanpa melakukan apapun poin Vio bertambah dengan sendirinya.


Dan bayangkan saja selama 9 bulan ini, sudah berapa banyak poin yang didapatkan oleh Vio? Mungkin sudah bermiliaran tau bahkan ber triliunan poin yang terkumpul.


Sangat curang bukan?


[Tuan, apakah anda tidak khawatir bila batas waktu pelindung itu habis, maka para monster akan bisa menembus alam ini]


Tiba-tiba alex sang sistem super bijaksana dan baik hati walau kadang ternistakan oleh tuannya sendiri seperti saat ini, memulai percakapan berujung hinaan diakhir.


"Lalu?" Jawab Vio seadanya, dan dari nadanya sebenarnya dia enggan untuk membalas perkataan Alex.


[Apakah anda tidak ingin membantu? Walau bagaimana pun mereka juga manusia yang harus anda lindungi]


"Tidak" Singkat padat dan jelas, satu kata itu berisi sejuta arti.


[Tapi tuan, anda sebagai sesama manusia...]


"Aku bukan manusia"


[Tuan, tuan adalah manusia. Jangan melupakan ras sendiri walau anda...]

__ADS_1


"Kau pikir aku manusia?"


[Iya Tuan]


"..."


Karena Vio hanya diam, Alex langsung berada di atas angin. Menurutnya tuannya sudah kicep karena tidak tahu harus membalas perkataannya.


[Makanya Tuan, and...]


"Kalau begitu kau saja yang jadi manusia, lalu bantu mereka"


[Baikl... Eh maksud Tuan?]


Tidak, ini tidak benar. Alex mencium bau-bau penyiksaan sebentar lagi.


"Ku baru ingat, setelah kau mencapai versi 300, kau bisa membentuk tubuh nyata. Bagaimana kalau kau yang membantu mereka!" Vio tersenyum sangat manis, namun mengerikan jika dilihat dari pandangan Alex.


[Tuan sepertinya anda salah sangka maksud saya anda tidak harus membantu mereka]


Tamat sudah!


"Oh tidak, aku merubah pilihanku aku akan membantu mereka. Jadi aku akan mengirim mu untuk membantu mereka, bukan begitu alex?" Vio tersenyum semakin lebar.


[Tidak tuan, aku mohon jangan kirim aku ke neraka tersebut]


Alex sebagai sistem yang memiliki kesadaran layaknya manusia, namun kepintaran yang melampaui dewa sekalipun, pernah mengalami hal yang tidak mengenakan sewaktu mendapat tubuh nyata.


Dimana waktu itu Vio sedang bertarung melawan monster yang jumlahnya puluhan ribu, dan waktu itu Vio meminta bantuannya karena tingkatan kekuatan Vio masih cukup rendah, untuk menghadapai monster yang sangat banyak.


Dan dengan senang hati sistem membantu Vio. Awalnya semua berjalan lancar dan alex bisa dengan mudah menyingkirkan para monster.


Namun setelah 2 jam bertarung, Alex menyadari bahwa saat itu hanya dia sendiri yang bertarung melawan ribuan Monster, sedangkan tuannya malah asik meminum kopi sambil memakan roti bakar isi semen di pinggir hutan, agak jauh dari tempat Alex.


Dan pada akhirnya seluruh monster harus dilawan oleh Alex seorang diri, dan yang membuat dia trauma adalah dimana saat, seekor monster datang dengan hawa nafsu yang tinggi, lalu dengan nekatnya menerjang Alex karena ingin berkembang biak bersama alex.


Dan itulah yang membuat Alex menjadi trauma akan kehadiran monster.


Poor Alex :)


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


(Note : lagi-lagi Author tiba di jalan buntu yang dimana tidak ditemukan jalan keluar lain. Dan malah melenceng dari tujuan awal, dan malah membahas tentang kesialan alex mendapat majikan dengan akhlak tertutup kata santai, dan kata licik serta saudaranya.


Akan author usahakan kedepannya untuk membuka jalan buntu yang menghambat perkembangan cerita ini.


Diharapkan untuk mengerti. Baiklah... Karena sudah kehabisan kata, jangan lupa untuk melakukan tugas dan tanggung jawab kalian sebagai warga pembaca, yang pastinya gratisan :) benarkan)


_Always Happy_


[Tambahan :Malam ini author akan keluarin semua part yang ada di draf karena untuk kedepannya author belum bisa update. Kouta habis๐Ÿ˜Œ]

__ADS_1


__ADS_2