Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan

Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan
Chp 19 : Tubuh Baru


__ADS_3

'Tubuh Baru'


🌹🌹🌹


Pintu gerbang telah tertutup dan tinggallah Vio sendiri di dalam ruangan yang gelap itu, setidaknya dengan api abadi-nya ruangan itu menjadi sedikit lebih terang.


"Ugh, kalo begini akan butuh waktu lama untuk menjelajahi tempat ini." Vio mengeluh lalu ia membagi api abadi-nya menjadi 10 bagian dan membuatnya menjadi lebih terang.


Setelahnya Vio menyebarkan di setiap penjuru agat tempat itu menjadi terang.


"Begini sudah cukup" Vio mengangguk puas, lalu melihat sekelilingnya.


"Woah!! Keren" Vio kagum akan gaya dari ruangan itu sebab tadi sangat gelap sehingga ia tidak bisa melihatnya dengan jelas. Ruangan itu dipenuhi dengan sumber daya yang sangat berlimpah.


Vio melihat ke segala penjuru arah, lalu matanya berhenti dan tertuju pada kubah es yang ada di tengah-tengah ruangan. Kubah itu berada tepat di bawah bolongan atap, dan seperti di dunia dongeng ada cahaya yang masuk dari lubang itu, dan menerangi kubah tersebut.


Vio yang penasaran segera mendekati kubah tersebut namun dengan berlahan dan waspada, karena ingat kata pepatah musuh selalu ada walau di air yang tenang sekalipun.


Setelah memastikan sekelilingnya aman, Vio mulai berani melangkah lebih dekat ke kubah tersebut.


"Wah. Ini...!"


Vio tertegun sejenak setelah melihat isi dari kubah tersebut. Sebuah Giok berwarna merah pekat yang sangat elegan, mewah, namun juga sangat berkarisma dan aura-nya membahayakan.


[Tuan, itu adalah Giok Iblis. Sesuatu dari dunia kultivator!]


"Apakah ini adalah Giok yang sama dengan yang dulu?"


[Sepertinya sama Tuan. Anda harus segera mengambilnya karena bila itu jatuh ke tangan orang lain maka...]


Alex tidak melanjutkan penjelasannya karena Vio sendiri sudah tahu apa yang akan terjadi.


"Heh! Aku heran kenapa barang 'berharga' seperti ini, bisa ada di alam terendah di tataan alam semesta??" Vio tersenyum remeh. Tentu ia tahu siapa pelakunya namun ia masa bodo akan hal itu, setidaknya tanpa sengaja ia sudah merusak rencana 'orang itu'.


🌹🌹🌹

__ADS_1


"Baik mari kita pergi!" Vio mulai keluar ruangan 'kosong' tersebut dan berteleport ke atas tanah.


Begitu sampai di atas, Vio berjalan mendekati patung dan menaruh tangannya pada permukaan atung tersebut.


Secara ajaib badan Vio mulai berubah bercahaya. Dan secara cepat keluar bukir-bulir Qi dari dalam patung tersebut, bulir-bulir itu langsung masuk ke dalam tangan Vio.


Hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit, semua kekuatan patung tersebut telah musnah dan menghilang, dan masuk ke dalam tubuh Vio.


"Memang Giok ini bila digabungkan dengan system mu, akan menjadi sesuatu yang sangat kuat dan hebat" Vio berdecak kagum akan kegunaan Giok Iblis yang dipadukan dengan system.


[Tentu saja Tuan! Karena Giok Iblis tersebut tidak akan berguna bagi anda bila tidak ada system ku!]


"Huh, kau mulai lagi" Vio mendengus sebal mendengar kesombongan dan bualan sistemnya.


[Tuan itu memang...


Peringatan! Terdeteksi pergerakan dari jarak 20 meter, arah barat!]


"Ha? Ada orang lain di sini?" Tanya Vio terkejut, lalu ia melihat sekelilingnya dan menemukan ada 2 orang yang sedang berjalan ke arah tempatnya berada, lebih tepatnya di depan patung.


"Ternyata bukan hanya 2, tapi 5. Sebesar apa keberanian mereka sampai berani datang ke sini?" Batin Vio.


Sebersit rencana terlintas di otaknya untuk mengerjai mereka, sekaligus mencari tahu maksud tujuan mereka ke tempat ini.


"Benarkah di sini?"


"Hm, sepertinya memang di sini Jo"


"Tapi aku tidak merasakan apa-apa Vin!"


Srekk...


"Siapa itu?!"


Percakapan mereka terhenti karena mendengar suara kayu yang diinjak oleh sesuatu.

__ADS_1


"Ah, sudah ketahuan ya!" Muncul seorang bertopeng dengan jubah putih yang mewah.


"Siapa kau?" Tanya salah seorang dari 5 orang tadi .


"Sangat tidak sopan! Kalian datang ke tempat orang, namun tidak memberi salam. Melainkan bertanya dengan arogan! Tidak cocok untuk menjadi penerus ku! Baiklah silahkan kalian pergi dari sini!" Usir seseorang bertopeng tersebut, lalu berbalik masuk ke arah belakang patung.


"Tunggu" Langkahnya terhenti karena suara panggilan itu?.


"Maafkan temanku, aku akan memperkenalkan diri!"


"... Namaku Jen, dia Jon saudara kembar ku, yang berpakaian serba hitam itu Tyo, lalu yang berpakaian mewah itu anak bangsawan perunggu Tuan Surya, dan yang terakhir pengawal Tuan surya, Adam."


"Kami semua berasal dari Sekte Air HujanTahun pertama. Kami kemari untuk mengecek sumber daya yang diperintahkan oleh Bangsawan perunggu, ayahanda Tuan Surya " Jelas lelaki yang bernama Jen.


'Sekte? Bukannya kelompok itu sudah menghilang dari bumi ini ribuan tahun lalu? Kenapa masih ada di korea?' batin Vio heran.


"Hm, lalu?" Tanya Vio sambil melihat kuku jarinya, seakan tidak peduli dengan perkataan mereka.


Bangsawan yang bernama surya menjadi geram atas perilaku dari Vio, yang menurutnya tidak sopan tersebut.


"Kau!... Beraninya kau mengacuhkan kami!"


"Memang kenapa? Mau kau bangsawan, pangeran, anak presiden sekalipun kalau tidak sopan padaku..."


"... Tidak akan ku beri muka, heh!" Vio tersenyum sinis dan meremehkan, namun mereka tidak bisa melihat senyuman itu karena tertutup topeng.


Baiklah. Sekarang bukan hanya sang bangsawan yang merasa geram, namun mereka semua.


🌹🌹🌹


[Note : Chp ini lebih pendek dadi biasanya karena author lagi buntu ide. Semoga di chp selanjutnya akan semakin panjang, dan menarik.]


(Tambahan : ada bagian yang hilang di part 18, keberadaan patung tersebut berada di korea, jadi Vio sedang berada di korea saat itu namun tidak diterangkan. Maaf untuk ketidaknyamanannya)


_Always Happy_

__ADS_1


__ADS_2