
Happy Reading Guys...
š¹š¹š¹
Di sebuah ruangan yang serba putih seorang perempuan sedang duduk dengan gelisah nya.
Perempuan itu sangat cantik, dengan mata bulat nan tegas, bibir mungilnya yang berisi, bulu mata yang panjang dan lebat menghiasi mata indah berwarna kuning gradien putih, dengan hidung mancung kecil yang menambah nilai plus kecantikan perempuan mungil itu. Tak hanya itu di saat ia tersenyum nampak lah lesung pipi yang menambah kadar manis di wajah sang Dewi, sungguh sebuah lukisan yang sempurna membuat pria yang sedari tadi mengintip nya tidak bisa mengalihkan pandangannya dari perempuan itu.
Wajah sang pria juga sangatlah tampan, dengan rahang tegas dan hidung mancung menambah ketampananya yang terkesan dingin tak tersentuh. Sungguh mereka akan menjadi pasangan dewa-dewi yang sangat serasi melebihi Vi...
"Apa? Vi apa? "
Tidak, tidak ada yang bisa melebihi Sang Vio yang wajahnya tidak ada duanya.
"Awas saja kau" ucap pria yang baru saja data...
"bukan! bukan hanya pria, namun Pria tampan nan menggoda! katakan sekali lagi, ayo! "
Baiklah... Baiklah (pemaksa)
hm.. hmm
Seorang Pria tampan yang sangat sempurna dan menggoda kaum wanita(waria) untuk menerkam dan memujanya.
(Puas?? !)
"Hem, Hem. Itulah aku Sang Pangeran... Pangeran... Hem, itulah aku Sang Pangeran... akhhh aku lupa siapa nama tubuh ini" Pria tampan nan sempurna itu mengacak-acak rambutnya yang membuatnya menjadi seperti orang gi...
"YAK"
membuatnya bertambah tampan berkali-kali lipat(tapi boong).
"Ya kau, tunjukkan Status anak ini! "
Ting...
[Tu-tuan, namun ini bukan skenario anda. Ini masih bagian Dendrik dan Yuna! ]
"Apa aku terlihat seperti perduli? " tanya pria tampan yang rasanya ingin Tora(penulis) angkat dan buang ke laut.
[Tidak Tuan, semua terserah anda.
Membuka Status pemilik! ]
ā.ā . .āāāāāāāāāāāā
Nama : Marvino Jutern ( Vio)
Umur : 14 tahun (23 Tahun) (800 Juta Tahun)
Ras : Manusia, Vampir, Iblis.
Job : Alchemist, Kultivator, Pengrajin Ilahi
__ADS_1
Gelar : (Penguasa Dimensi Tingkat God,Sang Penyerap Murni)
Julukan : Raja para dewa, Raja iblis, Keturunan terakhir, Penguasa alam Immortal.
Level : 5000
Kultivasi : Immortal Agung Tahap 9
Jenis Tubuh : Kaisar Penguasa
Skill :
- (Pengendali alam)
Segel terbuka : 600/1000
-(Pemilik Portal Mutlak)
-(Pengendali semua elemen)
Elemen terbuka : Api Tingkat ungu, Air Tingkat Suci, Angin Tingkat Putih, Tanah Tingkat Tinggi, Petir Tingkat Biru, Es Abadi.
-(Pedang Sembilan surga)
-(Panah Rembulan Merah)
-(Pijakan Dewa)
-(Penyatuan Alam Teknik pertama : Angin Tornado)
-(Penyatuan Alam Teknik ke-dua : Teratai Pengikat Jiwa)
-(Penyatuan Alam Teknik Terakhir : Alam Pembantai)
-(Gravitasi Semesta)
Kekayaan : 400 juta Koin emas, 600 juta koin perak, 4 milliar Botol Giok penambah umur tingkat Illahi, 700 Juta koin perunggu, 700 juta koin tembaga, 1 milliar batu roh tingkat rendah, 959 juta batu roh tingkat menengah, 900 juta batu roh tingkat tinggi, 800 juta batu roh tingkat Kuno, 750 batu roh tingkat Legenda, 600 juta batu roh tingkat Suci, 500 juta batu Roh tingkat Mistik.
Kapasitas Qi : 100.000.000/100.000.000
Poin : 93 Triliun
Koin : 3 Miliar
Skill terkunci : Pesona Malaikat, Penciptaan Mutlak, Aura Sang Pencipta.
5 Voucher Gratis (Rahasia)
20 Tickets God
ā·Shop
ā·Inventory
__ADS_1
ā·Skill
āAll-
āāāāāāāāāāāā. .ā .ā
"Ah, benar ehem. Pangeran... Tunggu tuliskan perkataanku dengan cetakan tebal! " pintah Vio.
huh. nee!
"Cek.. Cek, okey! ehem... Pangeran Tam... tidak-tidak ini kurang tambahkan cetak miring agar feel-nya dapat,, cepat! "
Sabar Tora orang sabar mirip Jihyo blekpingke
Toru: Tewaise Ce bukan blekpingke.
Ah iya-iya benar, sorry efek darah tinggi.
"Mana?! oh ok bagus. ehem sampai dimana tadi? " Tanya Vio, namun belum sampai ia melanjutkan perkataannya terdengar teriakan histeris dari arah belakang.
"Aku belum selesai hei!"
"Akhhh, tidak bisa masz. Aku tidak bisa meminta pertanggungjawaban pria itu! hiks" pekik seorang wanita tadi yang sedang ditenangkan oleh sang pria.
"Tenang sayang, Tenang! Masz akan cari jalan keluarnya! " ucap pria tampan itu menenangkan sang wanita.
"Maaf ini masih bagianku, kena... "
"HUAAAAA, TIDAK MASZ. AKU TAKUT DIA TIDAK AKAN MENERIMA ANAK INI!HIKS... HIKS... LE-LEBIH BAIK AKU MATI BERSAMA ANAK INI MASZ, AK-AKU TIDAK KUAT! " Bentak wanita itu sambil memegang perutnya yang masih rata dengan histeris.
"TIDAK! KAU TIDAK BOLEH MELAKUKAN ITU! Ingat aku sayang, ingat masz. mungkin masz memang kecewa sama kamu, namun masz tidak mungkin menyalahkan anak ini! Semua ini sudah takdir YUNA! " ucap pria itu sedikit membentak Yuna di awal perkataannya.
"em, permis... "
"masz, benarkah itu? hiks. Masz mau me-menerima anak ini? hiks" tanya wanita itu dengan masih sesegukan.
"iya sayang, yakinlah sama masz! masz akan menjaga anak ini, seperti anak kandung masz! " ucap pria itu yakin sambil memeluk wanita itu.
"Hiks... sangat menyentuh hati! " ucap Vio sambil mengusap air matanya dengan tisu toilet.
"Kalau begitu hiks, mari kita akhiri saja ini. Aku sudah muak, keluarkan chapter sesungguhnya. Selesaikan drama ini! " ucap Vio lalu pergi dari ruangan tersebut.
š¹š¹š¹
[note : so sweet sekali ya Yuna sama Masz Dendrik, seandainya saja author mempunyai pasangan (mimpi).
Yah, chapter ini bukanlah yang asli ini hanyalah sebuah bonus untuk sekedar menghibur, dan mengetes keimajinasian Author. Mungkin sudah cocok ya bila membuat novel drama, ehek.(˵ ͔° ĶŹ ͔°˵)
Baiklah segini dulu Guys, nanti bila ada waktu author akan up lagi. Doakan saja ya(āā¢į“ā¢ā)
Salam BeruangŹć£ĖŚ”ĖĻŹ]
_Always Happy_
__ADS_1