Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan

Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan
Chp 37 : Ketidaksengajaan yang berujung Cemburu dan dendam


__ADS_3

Happy Reafing Guys...


🌹🌹🌹


Viona POV On


"Dendrik! "


"Viona? bener kan Viona? " tnya dendrik dengan senyum manisnya.


"eh, kok kamu bisa di sini? " tanya gue. Dalam hati gue merutuk perkataan gue sendiri 'yaiyalah Vi, kan ini mall semua orang juga bisa ke sini! Bego banget sih lu!'


"Lagi mau beliin baju buat temen 'cewek' gue" kata dia. Cewek? kok bisa? Gebetan dia kah?


"Buat temen apa temen? " tanya gue menggoda dia, padahal dalam hati 'anj sakit'.


"buat temen kok. Btw lu ngapain di sini? " Tanya dia. kayaknya dia gk mau bahas deh.


"Em gue? Gue lagi belanja ama temen-temen gue, tapi gk tau mereka lagi dimana" jawab gue. eh kenapa dia natap gue gitu ya? gue kan jadi baper...


"Cewek apa cowok? " tanya dendrik sambil natap gue intens terselip di matanya. Kenapa? dia khawatir sama gue? gue tes ah!


"Cowok" jawab gue singkat sok cuek, padahal aslinya mah gue penasaran gila sama jawaban dia.


"Kok cowok? emng kamu gk punya temen cewek apa? huh! " kata dia mendengus, wajahnya ituloh kalo ngambek jadi imut banget. Eh, tunggu! Dia cemburu? Cemburu?!


"Emang kenapa? "


"Yah, gk baguslah kalo cuma kamu yang cewek ntr jadi apa-apa lagi" jawabnya mengelak sambil memalingkan wajahnya. Fiks, dia suka sama gue!


"yah kan teman aku cuma mereka, ja... "


Bruk...


Omo! Apa ini? Dia nge dorong gue ke tembok mall yang agak sepi, terus deketin mukanya sampe hidung kita bersentuhan. Dari jarak sedekat ini gue bisa ngerasain nafas dia yang bau mint, anjir pasti pipi gue udah merah banget. Dia ganteng banget sumpah, gue suka banget bahkan cinta banget sama dia. Badan dia juga keker banget, gue ngelirik celananya pasti 'itunya' gede banget. Diam-diam gue nelen ludah, dan itu semua gk luput dari penglihatannya.


"Jangan pergi sama mereka lagi! " kata dia pelan sambil natap bibir gue. Eh gue gk salah liat? dia barusan smirk? Seriously???


"i-iya" jawab gue gugup.


Lama-lama bibirnya udah mendekat sama bibir gue, dan guenya jadi gugup setengah mati. bibir kita tinggal berjarak kurang dari setengah meter. p


Sedikit lagi...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"Viona~ ini gue carii... Maaf ganggu"


ANJ... CILLA!!!!


Karena gangguan Cilla reflek Dendrik jauhin dirinya dari gue, dan memalingkan muka dia ke Cilla.


"Anj gangguin aja lu! " kata gue ke Cilla tanpa suara, eh tapi kok dia gk liat gue ya? malah liat ke arah Dendrik.


Loh, loh, loh kok Dendrik liatin dia juga?


Jangan-jangan mereka saling kenal? Ato yang lebih parah Cilla suka sama Dendrik? gk! Gk boleh, Dendrik itu punya gue.


"Ci-cici! Lo disini? " lah benerkan Dendrik kenal sama Cilla. Siapa tadi? CiCi? sedekat itukah mereka? Gk gue udah janji bakal ambil dia dari siapapun termasuk Cilla sekalipun.


"Siapa ya? Vi, siapa dia? Ganteng banget! " Ucap dia dan berbisik ke gue diakhir kalimat.


Loh! Dia gk kenal toh, tapi kok Dendrik kenal yah?


"Den~ Dendrik! " panggil gue menyadarkan dia yang dari tadi natap Cilla.


"eh, maaf Vi. Ada apa? Dia siapa ya? " tanya Dendrik penuh harap? Kok dia kayaknya penasaran banget sama Cilla ya? Dia tertarik sama Cilla?


"Oh, d-dia temen aku Cilla" jawab gue agak gugup, Jangan-jangan dia beneran suka sama Cilla.


"Oh, kenalin Gue Pricilla Rosiana Louis. Gue temennya Viona" Ucap Cilla Centil. Kenapa sih ni ank mau ngerebut Dendrik dari Gue?


"Aku Riky, yang kemarin" ucap Dendrik. Riky? Itu nama Dendrik? kemarin? ketemu dimana? kok Cilla gk bi... Tunggu riky yg dia bilang tadi?

__ADS_1


Flashback...


"Kemarin gue sama sera ke rumah tante Inggrit, terus ketemu Riky. Sumpah dia ganteng banget, kalah artis idol anj! Gue suka banget sama dia! " ucap Cilla, dan gue cuma mendengus pasti gk segabtebg Dendrik.


"Oh dia, iya gue tau tapi dia punya gue. Gue yang duluan kenal ama dia" ucap sera. Lah kenapa sih pada rebutin cowok, nanti gue bawa deh Dendrik kalo udah jadian dan gue pamer ke mereka.


"Oh jadi itu alasan lo gk ML tadi kek Sera? " tanya gue sambil mengangguk.


"Itu lo tau, gue cuma mau ML sama dia. Gue soalnya kemaren udah bilang ke dia buat beliin gue baju di mall. semoga aja dia inget, soalnya dia ok-in sih. Jadi gue lagi menunggu, hehe" ucap Cilla


Flashback off


Apa jangan-jangan Cilla temen cewek yang dibilang si Dendrik.


"Wah, iya bener. Astaga rik lo makin ganteng aja deh! " ucap Cilla centil sambil tersipu malu, tatapannya tak pernah lepas dari Dendrik.


"Eh, iya ini punya kamu" ucap Dendrik sambil memberikan sebuah Totebag. Lah sejak kapan dia megang itu?


"Wah, kamu inget Rik? Astaga... WAH, DAEBAK! Cantik banget! makasih ya Rik! " Pekik Cilla begitu membuka totebag yang diberikan Dendrik lalu langsung menerjang memeluknya.


Gue membulatkan mata. Itu kan dress limited Edition yang gue mau, seharusnya itu milik gue kok malah jadi punya Cilla sih? Ini lagi pelukan Dendrik cuma buat gue.


Dasar murahan lo Cil!


"Em, Dendrik kamu mau gk temenin aku ke sana bentar aja! " ucap gue pelan tapi gue yakin dendrik bisa denger.


Mereka yang tadinya asik pelukan dengan paksa dendrik melepaskan pelukan erat Cilla, lalu menatapku.


"Eh, maaf ya gue udah mau pulang Nih next aja ya Vi. Aku udah mau pulang, kamu mau nebeng gk? " tanya Dendrik ke Cilla yang diangguki antusias oleh Cilla.


"Ya udah gue pulang dulu ya Vi, bye~" Cilla melambaikan tangan ke gue, sedangkan Dendrik dia cuma tersenyum sama gue. tapi gue ngerasa kalo senyum itu beda, senyum itu gk kayak yang tadi.


Dan apa? Lo-gue? sebelum Cilla dateng dia panggil aku-kamu kok setelah Cilla datang jadi lo-gue. Dan Cilla? Panggilannya ke Cilla jadi aku-kamu? Kayak deket banget gk sih?


"Dasar Ja*ang murahan. Kiat aja Cilla gue bakal rebut Dendrik kayak lu rebut dia dari gue. Well, gk ada yang gk bisa gue dapetin! "


'Awas aja lu *alang murahan! "


***


"Kayaknya Tuan pengen banget ngancurin hidup mereka ya? " Tanya seorang lelaki yang pastinya adalah Dendrik.


"Seperti yang kau lihat, aku ingin mereka hancur! " ucap seorang lagi.


"Tapi ada apa denganmu Dendrik? Dimana Yuna? " tanyanya lagi.


Mendengar pertanyaan itu otomatis Dendrik menjadi mhrung dan matanya mulai berkaca-kaca.


"Saya di usir dari kamar Tuan hiks~"


"Lah kok bisa? "


Dendrik pun menceritakan kejadian tadi malam dengan jelas dan terperinci.


"... dan akhirnya saya berakhir di luar Tuan. Huaaa~"


"Pffft.rasain kau, makanya jangan ganjen sama Bik sumi,. tinggal luar kan kau! hahaha... " tawa Lelaki itu sambil mengusap air mata yang keluar dari sudut matanya.


"Tuannnnn.... " Teriak Dendrik


"APA SIH DENDRIK TERIAK-TERIAK! KEK DI UTAN AJA DEH KAMU! "


"GARA-GARA TUAN SAYANG!!


" MANA TUAN MANA? GK ADA. NGARANG KAMU! KALO KAMU MASIH RIBUT JUGA TINGGAL DI LUAR SELAMANYA! WONG KAMU YANG GILA SENDIRI MALAH BAWA-BAWA NAMA TUAN LAGI! HUH... " Bentak Yuna sambil berjalan mendekat dan melihat hanya ada Dendrik seorang di sana.


"Ta-tapi tadi... iya" cicit Dendrik mengalah karena melihat tatapan tajam dari wanita yang sedang menaruh tangannya di Pinggang, membuatnya ciut.


'Syalan kau Tuan'


🌹🌹🌹


[Note : Untuk hari ini kayaknya cukup sampai sini. Author udah up 2 chp ya, jadi semoga kalian suka (jangan lupakan tugas dan tanggung jawab kalian Riders)


Salam Beruang ʕっ˘ڡ˘ςʔ]


Ket : disini tingkat kultivasinya akan dipajang agar bila lupa bisa lihat di bawah cerita:


❃Awal


-Serdadu 1-9 (Level 1-50)


-Prajurit Biasa 1-8 (Level 51-100


-Prajurit Terlatih 1-8 (Level 101-200)


-Jendral 1-6 (Level 201-300)


❃Menengah

__ADS_1


-Jendral Petarung 1-4 (Level 301-450)


-Jendral Penguasa 1-3 (Level 451-650)


-Raja Bawah 1-3 (Level 651-800)


-Raja Menengah 1-3 (Level 801-1000)


-Raja Puncak (Level 1001-1300)


❃Tinggi


-Kaisar Bumi 1-2 (Level 1301-1700)


-Kaisar Langit 1-2 (Level 1701-2300)


-Kaisar Puncak 1-2 (Level 2301-2700)


-Kaisar Yin Yang (Rendah, Menengah, Atas)


Rendah - Level 2701-2800


Menengah - Level 2801-2900


Atas - Level 2091 - 3000


❃Lanjutan


-Saint 1-9 (Level 3001-3350)


-Saint Emperor 1-9 (Level 3351-3650)


-Half Immortal 1-9 (Level 3651-4200)


-Immortal Agung 1-9 (level 4201- 5000)


(Note: Batasan Kultivasi Level hanya sampai Immortal Agung, manusia di alam rendah tidak dapat naik daripada itu)


❃To God


-Tyrant 1-8


-Holy Tyrant 1-8


-Grand Dao 1-8


-Holy Dao 1-8


-Monarch 1-8


-Holy Monarch 1-8


-Immortal King 1-8


-Immortal Emperor 1-8


-Immortal Surgawi 1-8


-Supreme Being


-Half God


-True God


(Awal--Menengah--Puncak--Surga)


❃Legenda (God)


-Dewa Petir, Dewa api, Dewa Angin, Dewa tanaman, Dewa Tanah, Dewa Cahaya, Dewa Iblis, Dewa Kegelapan.


(Prajurit, Jendral, Raja, Kaisar)


(Seorang kultivator akan menerima pembaptisan, yaitu terkena Sambaran Surga, lalu Sambaran Semesta, baru bisa naik ke ranah God. Setelah menerima sambaran Surga dan semesta, otomatis kultivator akan menjadi dewa)


❃Mitos


-Ranah Dewa Immortal Alam Atas


-Ranah Dewa Kesempurnaan


-Ranah Dewa Jiwa abadi


-Ranah Dewa Jiwa Suci


-Ranah Dewa Kekosongan Surgawi (Bara)


-Ranah Dewa Kehampaan Semesta


-Ranah Absolute Unknown

__ADS_1


Itulah tingkatan-tingkatan Kultivasi]


__ADS_2