Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan

Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan
Chp 20 : Masa Lalu Marvino Jutern


__ADS_3

'Masa lalu Marvino Jutern'


[Note : Untuk hari ini hanya up 1 Chp, mungkin besok author akan up 3 chp sekaligus kalau sempat.


Well, Happy Reading Guys... ]


🌹🌹🌹


Keluarga Jutern adalah keluarga besar dan di dalamnya terdapat orang-orang pintar dan cerdas. Maka tak jarang, jika ada anggota keluarga yang menjadi pegawai, atau orang-orang pemerintahan.


Dengan kepemimpinan seorang Jutern Den, keluarga Jutern bisa dikatakan makmur dan jarang ada perselisihan di dalamnya.


Itu hanya sampai sebelum anak dari Jutern Den diangkat menjadi kepala keluarga, karena pada masa itu Jutern Den sudah agak tua dan ingin menikmati masa tuanya, bersama dengan istri, anak, dan Cucu-cucunya.


Setelah Jutern Den turun pangkat dan digantikan oleh anaknya (Jutern Velix), keluarga Jutern mulai mengalami perubahan.


Dari awalnya mereka adalah keluarga bahagia, ramah, dan rendah hati. Menjadi sombong, suka merendahkan, dan tinggi hati.


Hal ini tidak diketahui oleh Jutern Tua (Jutern den), sebab ia sedang liburan bersama istrinya.


Keluarga Jutern menjadi sangat kaya karena ke arogansi-nya, dan kelicikan nya dalam memeras rakyat.


Para rakyat ingin melaporkan mereka, namun mereka tidak mempunyai kekuatan yang cukup.


Sampai dimana kabar kelahiran putra ke-4 Jutern Velix dan istrinya ramai diperbincangkan. Seluruh keluarga Jutern senang akan hal itu karena merasa kejayaan keluarga mereka akan semakin besar, namun tidak dengan ke-3 anak dari Jutern dan istrinya.


Mereka bertiga iri pada adik kecil mereka, karena merasa seluruh perhatian dan kasih sangat keluarga mereka, telah direbut oleh adik mereka.


Apalagi setelah adik mereka berumur 10 tahun tumbuh menjadi anak yang sangat pintar, bahkan jenius di usia muda-nya.


Dan karena iri yang sudah sangat dalam, mereka dengan Tega-nya memberikan racun pada makanan adik mereka. Racun tersebut sedikit demi sedikit menghancurkan mental dan kepintaran adik mereka.


Dan dari status 'jenius muda', menjadi 'sampah tak berguna'. Orang tua mereka malu dan marah akan itu, mereka dengan teganya membiarkan anak bungsu mereka di buli, disiksa, dan dicaci. Mereka langsung beralih pada ke-3 anak yang lain, karena menurut mereka anak bungsu mereka sudah menjadi bodoh.


Tidak perlu mencari tahu sebabnya, karena mereka tidak akan peduli. Sekali menjadi sampah akan selamanya jadi sampah.


Dan pada umurnya yang ke 12 mereka membuang Vio ke panti asuhan, mereka tidak ingin merawat seorang anak yang menjadi beban, dan tidak akan memberi keuntungan pada mereka.


Dan begitulah kisah hidup seorang Marvino Jutern (Vio). Sepertinya ia akan menganti nama belakang anak ini, nama keluarga jutern tidak akan disandangnya.


🌹🌹🌹


"Kau!! Apakah kau tidak tahu siapa aku? Aku bisa saja menyuruh para prajurit untuk membunuhmu!" Ucap Surya.


"Ketua APN saja tidak berani padaku, lalu bagaimana dengan prajurit lemah mu itu?" Ucap Vio remeh.


Mereka yang mendengar hal itu tentu saja tidak percaya dan malah menertawakan ucapan Vio.


"Hei, jangan bermimpi seperti itu! Mana mungkin ketua APN takut denganmu, malah sebaliknya kau yang akan mati bila bertemu dengan mereka. Haha" Ucap Surya sambil terbahak,

__ADS_1


"Kalian tidak percaya?"


"Tentu saja tidak!" Ucap mereka serempak.


"Ya sudah. Silahkan pergi dari sini!" Vio melanjutkan langkahnya pergi ke patung.


Mereka hanya melongo melihat Vio yang pergi tanpa peduli sedikitpun dengan mereka.


"Aish sudah, tidak usah pedulikan orang itu! Lebih baik kita langsung mengecek patung itu!" Ucap Jen mengalihkan mereka dari keterdiaman.


"Tapi..."


"Sudah Tuan surya. Benar apa yang dikatakan oleh saudaraku, lebih baik kita pergi mengeceknya. Hari sudah akan malam!" Ucap Jon membenarkan ucapan saudara kembarnya.


"Baiklah. Awas saja kalau bertemu lagi, tidak akan ku lepaskan kau!" Ucap surya lalu berjalan mengikuti rombongan menuju patung tersebut.


Namun mereka heran begitu sampai di depan patung. Mereka berkeliling namun tidak menemukan Vio dimana pun, padahal mereka dengan jelas melihat dia pergi ke sini.


"Apakah yang dikatakan orang itu benar? Jangan-jangan dia juga adalah seorang pendekar!" Ucap Jen.


"Mungkinkah?"


"Namun Ketua APN itu ku dengar sangat hebat dalam berkelahi, dan menangkap para penjahat. Aku ragu bila orang sehebat itu takut, dengan orang misterius tadi" Ucap Jon.


"Setidaknya Ketua APN itu masih kalah dengan Elit Class kita"


***


Setelah berdebat dengan Para anak-anak Korea itu, Vio langsung kembali ke Indonesia karena menyadari sesuatu yang aneh saat berada di sana.


"Kelihatannya Aray perlindungan yang ku pasang akan jebol lebih cepat dari perkiraan, hard! " Ucap Vio sambil memegang tulang hidungnya.


[Pemberitahuan!


Telah menyelesaikan Quest :


Hadiah :


- Kunci Gerbang Kematian 2


- Ticket Teleportasi (VVIP)


~Terimakasih telah menyelesaikan Tugas ((*^^*)//~]


"Eleh, ternyata patung itu adalah leluhur para Dewa. Cih kalau begitu aku hancurkan saja tadi patung itu, tapi karena ada segel itu jadi aku tidak bisa menghancurkannya. "


"Tapi semakin kesini aku jadi curiga. Apakah semua ini sudah diatur oleh para Dewa? Apa mungkin kekuatan ku yang melenceng dari tujuan aslinya buka karena kecerobohan ku, namun kesengajaan para Dewa/i? " lanjut Vio bertanya-tanya.


"Ah lupakan, semua itu masih abu-abu. Lex pelajari tentang Skill baruku, cepat! " Ucap Vio memerintah sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


['Enak saja memerintah seenaknya, huh! ']


"Apa kau bilang Lex?! " Tanya Vio dengan suara yang menakutkan bak malaikat maut bagi Alex.


[Ti-tidak Tuan, saya tidak mengatakan apa-apa] Elak Alex.


"Eleh, mengelak saja kerjamu. Cepat sedikit waktu kita menipis ini, para monster akan segera menerobos dalam 30 hari atau lebih. Kita harus cepat! " Ucap Vio mendesak Alex.


[Baik Tuan]


[10... 40...56...100%]


[Telah mempelajari (Skill Super self protection) dan (Skill Final judgment) ]


Dengan selesainya pemberitahuan dari Sistem, bersamaan dengan itu di kepala Vio mulai muncul beberapa ingatan pemahaman Ke-dua skill tersebut.


"Bagus, dengan adanya Ke-dua skill ini perjalananku ke Dunia Kultivator akan easy peasy lemon squeezy, Uhuy!"


🌹🌹🌹


[Note : Entah kenapa Author merasa kalau Chp Kali ini terasa sangat hambar dan sangat pendek (இдஇ; )]


Penjelasan Skill baru :


╭┉┉┅┄┄•◦ೋ•◦❥•◦ೋ


[Super self protection]


Keterangan : Skill yang digunakan Dewa Yama saat diserang oleh Para Dewa/i dari alam atas.


Kegunaan : Perlindungan mutlak diri sendiri dan bisa mencakup sampai jutaan Kilometer (Lock)


Segel terbuka : 1/100000


[Akan meningkat seiring bertambahnya kekuatan pemilik skill]


•◦ೋ•◦❥•◦ೋ•┈┄┄┅┉╯


╭┉┉┅┄┄•◦ೋ•◦❥•◦ೋ


[Final judgment]


Keterangan : Kekuatan sempurna yang digunakan untuk mengurung Dewa Yama oleh Dewa Penghakiman. Para Dewa/i tidak bisa membunuh Dewa Yama, karena kehadirannya di dunia ini adalah sebuah bentuk keseimbangan, yang tidak boleh dihapuskan.


Kegunaan : Menyegel dan Membunuh para Iblis, satan, dan para ekstitensi jahat lainnya.


Level : Low


•◦ೋ•◦❥•◦ೋ•┈┄┄┅┉╯

__ADS_1


_Always Happy_


__ADS_2