
'Pusaka Pembuka Gerbang Kematian'
🌹🌹🌹
Alam semesta ini luas, sangat luas. Di antara luasnya alam semesta ini, ada alam yang bisa ditinggali oleh manusia. Salah satunya adalah bumi.
Seperti namanya bumi adalah tempat tinggal umat manusia. Lebih tepatnya, Satu-satunya tempat tinggal makhluk hidup. Sampai sekarang belum ada planet lain yang bisa ditinggali makhluk hidup selain di bumi.
Mengapa Bumi? Sederhana. Manusia pertama hidup di bumi, tidak ada yang tahu bagaimana itu bisa terjadi namun semua sudah di atur oleh yang Maha Kuasa.
Dan untuk alasan lain, yaitu pengetahuan umum. Bumi memiliki udara berupa oksigen yang tidak dimiliki planet lain, bumi juga memiliki gravitasi karena itu manusia tidak terombang-ambing. Singkatnya tempat hidup manusia satu-satunya saat ini hanya bumi.
Namun apa jadinya, jika ada alam lain yang berbeda dimensi dengan kita. Berbeda alam semesta dengan kita. Singkatnya, alam yang tidak bisa dijangkau oleh manusia bumi walau secanggih apapun alat yang dikerahkan.
Alam semesta memang masih menjadi misteri, sampai saat ini misteri itu tidak pernah terpecahkan.
Entah saat ini ataupun masa depan, cepat atau lambat manusia akan mati dan bumi akan musnah. Itu sudah ditakdirkan!
Namun bicara tentang takdir, tidak ada yang tahu takdir seseorang akan seperti apa.
Semua kehidupan berjalan sesuai takdirnya. Walau ada yang mencoba melenceng dari takdir itu, namun sekali lagi kehidupan ini sudah ditentukan takdirnya akan seperti apa.
Kita tinggal menjalani dan melihat serta menunggu takdir apa yang akan datang pada kita.
Namun satu hal yang menjadi misteri. Siapa yang memegang dan menentukan takdir kita? Dan mengapa dia yang menentukan takdir kita? Semua masih misteri.
Di saat manusia mengira alam yang mereka tinggali adalah satu-satunya tempat hidup.
Di dimensi yang berbeda, yang jaraknya beribu juta tahun cahaya dari bumi, terdapat sebuah alam yang jauh keadaannya dari bumi.
Alam yang perkembangan jamannya sangat lamban, dan sepertinya perkembangannya tidak bertambah modern justru semakin kuno.
Dimana kekuatan dan kedudukan adalah segalanya. Dan takdir seseorang di atur oleh sesuatu yang diketahui dan dipercaya ada. Dewa!
Alam yang rahasianya melebihi bumi banyaknya. Alam yang di dalamnya terdapat manusia-manusia yang memiliki kelebihan tidak masuk akal bagi makhluk bumi.
Dunia kultivator!
***
"Jadi?"
Saat ini mereka Qyuren, Rey, dan Vio sedang berada di dalam kantor Vio yang baru. Yah, kantor yang lama telah dihancurkan dan dijadikan kamar kecil. Dan dibuatlah ruangan baru bagi Vio, dengan luas yang lebih besar dan lebih mewah dari sebelumnya.
Kenapa dihancurkan? Alasannya sederhana...
"Hancurkan dan buat yang baru. Aku tidak mau tinggal di ruangan bekas sampah toilet"
Jadi ruangan itu pun dihancurkan dan dibangun ruangan baru.
"Em sebelumnya kami ingin bertanya apakah orang-orang di sini cukup kuat, setelah diajarkan untuk menyerap Aura kehidupan?" Tanya Qyuren dengan tersenyum ramah, namun Vio bisa menangkap bahwa Qyuren sedang meremehkan pengajarannya.
Alis Vio terangkat, lalu dia tersenyum miring
"Owh, jadi kau datang ke sini hanya untuk merendahkan ku? Ku terlalu meremehkan ku Nona" Vio terkekeh kecil.
Mendengar itu wajah Qyuren yang tadinya ramah tiba-tiba berubah sinis.
__ADS_1
"Heh, siapa juga yang akan memujimu? Kekuatanmu dan kekuatanku saja jauh berbeda! Menyerap aura kehidupan? Pffft apa kau gila? Kau menyebarkan omong kosong seperti itu demi menarik murid, hahaha lucu sekali!" Qyuren tertawa remeh, dan tidak percaya akan 'omong kosong' tentang menyerap aura kehidupan.
"Jadi nona ini harus diyakinkan dengan bukti ya? Sebenarnya aku tidak ingin menyakiti wanita, namun kau terlalu sombong." Raut wajah Vio yang tadinya jenaka, berubah seketika menjadi dingin dan serius.
"Mari ku buktikan padamu bahwa inilah 'omong kosong' yang kau katakan!"
Vio mengangkat tangannya dan muncullah sebuah pisau yang terbuat dari Es. Tiba-tiba suhu udara di dalam ruangan itu menjadi sangat dingin, Rey dan Qyuren merasakan bahwa bulu-bulu halus mereka meremang dan tubuh mereka kedinginan.
"A-apa yang kau lakukan?!" Qyuren membentak Vio laku menatap takut ke arah es-es tajam yang mulai bermunculan dari dinding, dan lantai ruangan.
"Membuktikan" Jawab Vio singkat. Lalu dia mengarahkan pisaunya ke arah Qyuren dan dengan cepat Pisau itu melesat seakan ingin membunuh Qyuren.
"Stop, hentikan pisau itu" Qyuren segera bergerak untuk menghindar namun tidak bisa karena kakinya sudah tertutup oleh es, yang membuatnya tidak bisa bergerak.
"Ahhh!"
"Qyuren"
Hanya tinggal beberapa senti maka pisau itu akan menusuk kepala Qyuren, namun terhenti di depan wajah Qyuren dan tidak bergerak lagi.
"Hoho, kenapa nona? Apakah kah takut? Bukankah kau meremehkan kekuatan ku tadi?!" Vio tersenyum remeh.
"Ma-maafkan kami Tuan, Qyuren hanya tidak tahu kekuatanmu saja" Rey mencoba menyelamatkan Qyuren.
'Kau berhutang padaku Qyuren!'
"Hm? Baiklah tidak usah tegang begitu, jadi apa tawaran kalian dan apa yang akan aku dapatkan?" Seketika semua kembali seperti semua, dan es-es tersebut menghilang secara tiba-tiba begitu juga dengan pisau es itu.
'Mengerikan. Ilmu apa yang dipakai anak ini?' Qyuren menjadi ngeri sekaligus lega karena lehernya tidak terputus tadi.
Rey segera duduk di kursi kembali, begitu pula dengan Qyuren.
"V kau bisa memanggilku Tuan V"
Vio tidak memberitahukan nama aslinya atau nama dari pemilik asli tubuh ini. Karena menurut ingatan anak ini orang tuanya adalah seorang penting dalam pemerintahan, dan anak ini memiliki beberapa saudara namun mereka sekeluarga tidak menyukai anak ini. Sebabnya adalah dia hanya menjadi beban bagi kedua orangtuanya, karena dia terlalu bodoh dan tidak berguna.
Itulah mengapa Vio tidak memberitahukan namanya. Dan belum saatnya namanya terekspos di dunia luar, takutnya keluarganya akan mencarinya dan melakukan sesuatu padanya, yah walaupun Vio sudah kuat namun dia tidak ingin gegabah.
Rey yang merasa bahwa Vio tidak ingin identitasnya terungkap mencoba memaklumi, begitu pun dengan Qyuren.
[Tuan apakah kau tahu, ada seorang Idol korea yang nama panggilannya juga V seperti mu. Dan dia sangat-sangat tampan, begitu yang aku tahu]
'Hoo, kenapa kau tiba-tiba muncul? Dan apa urusannya V itu dengan ku?' Vio heran akan kemunculan Sistemnya, apalagi malah membahas yang tidak penting. Dan siapa peduli dengan Idol V itu? Walaupun dia tampan, masih lebih tampan Dirinya daripada V itu. Begitulah pikir Vio.
[Tidak Tuan aku hanya ingin mengatakan sesuatu dan yang tadi hanya basa-basi]
Vio hanya memutar bola matanya malas.
'Alasanmu saja itu. Namun sebelum itu hentikan dulu waktunya! Aku tidak mau dianggap sebagai orang gila karena berdiam diri begitu saja'
[Baik Tuan]
Ting...
Ting...
Ting...
__ADS_1
Sebuah suara dari sistem terdengar, suara itu terhenti saat kali ke-3 bunyinya terdengar. Dan secara tiba-tiba semua berhenti bergerak. Manusia, hewan, benda, maupun udara, semua berhenti bergerak.
Vio melihat sekitar lalu melanjutkan percakapannya.
"Jadi apa yang ingin kau bicarakan?" Kali ini Vio sudah tidak lagi berbicara melalui batin, namun secara langsung.
[Menjawab Tuan. Yang ingin ku katakan ini adalah suatu yang penting dan menguntungkan sekaligus suatu tantangan bagimu Tuan]
"Apa maksudmu?"
[Wanita itu... Dia memiliki Pusaka yang tidak seharusnya menjadi miliknya]
"Mengapa begitu?"
[Tuan mohon jangan memotongku!]
"Baiklah-baiklah" Vio yang tadinya bersemangat langsung menjadi malas mendengar teguran sistemnya.
[Jadi Tuan harus mengambilnya karena semua ini demi kelangsungan umat manusia]
"Sudah bisa bertanya?"
[Sudah Tuan]
"Kenapa aku harus peduli tentang itu? Kelangsungan umat manusia? Aku tidak peduli akan itu, aku tidak mempunyai hak untuk perduli ataupun mempertanggungjawabkannya!" Ucap Vio enteng. Memang selama ini dia melas untuk berurusan dengan para manusia yang pada dasarnya egois dan naif.
[Karena ini adalah Pusaka Pembuka Gerbang Kematian, dan ini adalah hal yang anda cari selama beberapa kelahiran anda]
Mendengar hal itu bola mata Vio membesar, detak jantungnya berdetak cepat, rasa bahagia mengalir di seluruh tumbuhnya.
(Author : sepertinya dia sedang jatuh cintaðŸ¤)
Bukan...
Bukan jatuh cinta. Namun bersyukur karena dia menemukan barang yang selama ini dicarinya, selama berkali-kali bereinkarnasi.
"Akhirnya, aku menemukan salah satu tujuan hidupku. Pusaka pertama telah ditemukan!"
🌹🌹🌹
(Note: Tujuan dari lahirnya sang Bara/Vio telah muncul, dan dari sinilah perjalanannya akan dimulai.
Dan tinggal beberapa chp lagi arc 1 akan end, terimakasih yang telah mengikuti cerita ini dari awal.
Author terhura ðŸ˜.
Dan kedepannya author tidak akan mengecewakan kalian, dan semua itu tidak luput dari dukungan kalian. Dengan dukungan kalian author menjadi lebih semangat untuk melanjutkan cerita ini.
Dan untuk 2 cerita author yang lain belum akan up untuk sementara waktu, karena untuk cerita yang pertama ceritanya hilang dari catatan author dan harus ditulis ulangðŸ˜ðŸ¥².
Dan untuk yang kedua, author masih memikirkan kelanjutannya sebab efek dari sakit kemaren membuat rangkaian imajinasi dan karya di kepala author kacau, dan akhirnya menghilang.
Jadi author akan fokus untuk yang satu ini dulu ya...
Mungkin segitu aja dulu, sekali lagi terimakasih buat dukungan kalian selama ini.
Salam hangat dari author, papay)
__ADS_1
[Tambahan : Ini part yang terakhir. Mungkin cerita ini banyak yang belum tahu, dan masih baru namun karena ini sudah direncanakan sejak lama jadi chp yang di draf udah banyak. Dan mungkin minggu depan baru author up lagi karena masalah kouta. Sampai ketemu nanti 😉]