
'Keadaan Dunia Kultivator/Kegemparan Umat manusia'
๐น๐น๐น
Dunia Kultivator sedang terguncang akibat kehilangan setengah sumber daya mereka, yaitu Hutan Kegelapan dan Hutan kesunyian serta para monster di Benua 2 Permata.
Akibat kejadian ini para Kaisar seluruh Benua sekali lagi mengadakan pertemuan demi membicarakan perihal kejanggalan ini.
"Apa yang harus kita lakukan? Dengan hilangnya para monster maka Benua 2 permata, tidak akan bisa bertahan lebih lama" Ucap Kaisar Fang Cong selaku Kaisar benua 2 Permata.
"Sabar Fang Cong, kau tidak sendiri! Kami adalah sahabat mu, kami akan membantu. Begini saja aku mempunyai sebuah ide, namun ini harus ada persetujuan Yang Mulia Kaisar Utama" Ucap Kaisar Wong Ji.
"Ada apa Wong? Kau seperti berbicara dengan siapa saja. Ayo jangan sungkan, selain seorang Kaisar aku juga adalah sahabat mu. Katakan saja, setidaknya dengan Usulan mu kami mendapat harapan! " Ucap Kaisar Gu Min.
Sedangkan Kaisar Long Yi hanya menyimak percakapan mereka.
"Baiklah kalau begitu. Begini, untuk sementara waktu bagaimana jika kita menyuplai sumber daya ke Kekaisaran 2 Permata, lalu Fang kau harus mengolahnya dengan benar. Jangan boros menggunakannya, pakai sesuai kebutuhan saja. "
"Sementara itu, aku akan mencoba mencari tahu tentang kejadian ini" Lanjut Wong Ji memberi usulan.
"Hm, mungkin hanya itu jalan satu-satunya. Baiklah sudah diputuskan! " Ucap Kaisar Gu Min mengakhiri rapat hari itu.
***
Keadaan di Akademi Moon King hari ini sedikit berbeda dari biasanya.
Yang biasanya para murid dan guru akan berada di dalam kelas, namun kali ini mereka semua berada di lapangan.
Terlihat mereka semua kelelahan, dan badan mereka dipenuhi oleh keringat.
"Ayo lanjut!! Jangan berhenti!! Ini baru 1 jam dimulainya pelatihan namun kalian sudah lelah, sungguh mengecewakan! " Bentak Yuna begitu melihat mereka semua berhenti latihan.
Mereka hanya bisa mengutuk pelatihan ini, mereka tidak berani mengutuk Yuna pastinya. Bagaimana tidak, latihan ini sudah seperti neraka!
Mereka harus berjalan di atas beling sejauh 5 meter, lalu memanjat sebuah gedung setinggi 10 meter, lalu merangkak di bawah kawat berduri yang bila terkena durinya maka racun lah yang akan kau dapatkan, dan terakhir adalah mengangkat baru bata sekarung yang beratnya 5 ton dengan kaki yang diberikan beban.
Sungguh latihan yang sangat gila, bahkan mereka hanya diberikan istirahat selama 15 menit, lalu harus lanjut berlatih.
Setidaknya mereka beruntung bukan Vio yang melatih mereka. Kalau Vio yang melatih, dipastikan besok mereka pulang ke rumah tinggal nama. Mengerikan...
__ADS_1
***
Mari kita beralih pada pemeran utama yang sedang berhadapan dengan para monster.
Keadaannya masih baik-baik saja walau bajunya sudah robek menampilkan roti kotak yang berjumlah 8 biji, serta keringat yang membanjiri membuat kulit putihnya menjadi mengkilap.
Terhitung sudah 5 hari dari awal ia datang ke tempat ini, dan sampai sekarang monster itu masih saja datang walau sudah tak sebanyak 4 hari yang lalu.
Kekuatan Fisik Vio juga sudah sangat kuat. Dengan sekali pukulan ringan mungkin bisa membuat manusia dengan kultivasi Jendral Petarung Tingkat 4, menghembuskan nafas terakhirnya. Yah, setidaknya usahanya selama ini membuahkan hasil.
Dan saat ini ia sedang berada di dalam kapsul Jiwa yang dibelinya dari Alex dengan harga 5000 Poin, mahal memang namun tak apa Poin yang dimiliki oleh Vio sudah tak terhitung jumlahnya.
Dengan menggigit Macaron di tangannya, Vio memperhatikan para Monster yang semakin sedikit keluar dari lubang hitam itu, yang dengan gampangnya menghilang menjadi pundi-pundi harta baginya.
"Alex, apakah aku bisa membeli Aray pelindung sekali lagi? " Tanya Vio.
[Menjawab Tuan : Tidak Bisa]
"Kenapa? "
[Karena sistem di bumi hanya dibatasi sekali pemakaian]
Bukannya peduli akan umat manusia, namun lebih peduli akan uangnya.
Entah Author pun malu mengakui bahwa itu adalah pemeran utamanya. Setidaknya dia kuatูฉ( แ )ู
"Ah apa itu?! "
Apa?
"Sesuatu yang dengan cepat melesat ke arah bumi... Tidak, mungkinkah? "
Apa? Oh sebuah meteor berukuran 30 meter...
HAH???
"BAGAIMANA INI BISA TERJADI? DARIMANA METEOR ITU? " Pekik Vio terkejut, lalu dengan cepat keluar dari kapsul dan meluncur ke arah meteor yang berada tidak jauh dari bumi.
Bila meteor itu menabrak bumi, bisa dipastikan kehancuran umat manusia akan lebih cepat dari perkiraan.
__ADS_1
***
Umat manusia dikagetkan dengan kabar, adanya sebuah meteor yang mendekati bumi dengan kecepatan cahaya, yang dikabarkan akan menabrak bumi dalam waktu 2 jam saja. Dengan besar sekitar 30 meter, dengan sebutan kecilnya bisa membuat sebuah negara musnah dalam sekejap.
Semua orang berdoa demi keselamatan mereka. Semua panik akan kelangsungan hidupnya.
Apakah mereka akan musnah hari ini?
Begitu juga yang terjadi di Akademi Moon King, semua orang panik namun tetap mendengarkan arahan dari Yuna.
"Semua tenang, masih ada 2 jam yang berarti kemungkinan kita selamat masih ada. Tenang jangan panik! " Ucap Yuna memberi arahan karena para murid dan guru sudah mulai panik dan berteriak-teriak tidak jelas.
'Yang Mulia, anda berada di mana? Apakah kami akan selamat? Atau hamba harus memasukkan para murid dan guru ke dalam Ruang jiwa hamba?' Tanya Yuna pada Vio melalui telepati.
'Sudah Yuna tidak usah panik, meteor itu sudah berada di tanganku'
'Maksud anda Yang Mulia? '
Baru saja Yuna membalas telepati Vio, sebuah siaran TV hologram pada papan iklan mulai menyiarkan sebuah berita.
"Pemirsa, berita terbaru dari para peneliti bahwa meteor yang menuju ke arah bumi tiba-tiba saja berhenti bergerak, dan anehnya setelah di Zoom ada sesuatu yang menghentikannya"
"Ini merupakan Foto dari luar angkasa yang ditangkap oleh mesin penelitian, (entah author lupa apa namanya) dan ternyata itu adalah seorang manusia!! Seorang pria?! Bagaimana ini bisa terjadi??? " Pekik pembawa acara itu begitu melihat foto tersebut.
Foto itu dengan jelas menangkap tubuh seseorang yang sedang memegang meteor itu dengan tangan kanannya.
Dan sekali lagi umat manusia gempar akan hal itu, dan semua itu dalangnya adalah seorang anak berusia 15 tahun.
Mereka harap yang mereka dengan dan lihat adalah sebuah kesalahan, atau lelucon. Karena ini sama sekali tidak masuk akal.
Tidak hanya mereka Yuna pun tercengang akan hal itu. Tentu ia mengenal siapa pria tersebut.
Dan hari ini Yuna pun tersadar bahwa Tuannya itu adalah seorang makhluk yang tidak masuk akal, mulai dari atas rambutnya sampai kuku kakinya.
๐น๐น๐น
[Note : untuk malam ini cukup 2 dulu ya, tapi kalau author ada mood lagi ditambah 1 deh. G janji tapi yah]
(Tambahan : Apa kabar kalian? Sudah makan? Sudah minum? Mandi? Jangan lupa mandi y, jaga kesehatan juga cuu supaya terhindar dari konaro. Dan bila di chp ini agak tidak masuk diakal mohon di maklumi, karena dari awal cerita author sudah tidak masuk akal. hehe)
__ADS_1
_Always Happy_