Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan

Perjalanan Sang Penguasa Kekosongan
Chp 5 : Membuka Akademi


__ADS_3

'Membuka Akademi'


🌹🌹🌹


Vio telah berada di luar gedung laboratorium TPBK, dan sedang berjalan-jalan di sekitar pasar untuk mencari tempat penjualan Rumah dan properti lainnya.


"Untung tadi aku langsung berteleport ke luar gedung, kalau tidak mungkin aku sudah mati. Sial, tubuh ini benar-benar sangat lemah" Ucap Vio sambil memakan coklat yang dia beli di supermarket tadi, jangan lupakan dia mempunyai banyak sekali uang.


Dan bila masalah kenapa dia harus menjadi kuat dengan tubuh baru, karena bila Vio memakai kekuatannya yang sebenarnya maka planet ini akan hancur, karena tidak sanggup menahan gejolak Aura energi milik Vio yang di luar nalar.


Kembali pada Vio saat ini dia sedang berjalan-jalan keluar dari pasar, dan menuju mall terbesar di Indonesia.


"Selamat Siang, Pemirsa. Berita utama hari ini adalah tentang hilangnya serpihan patung Bulir kehidupan yang telah sempurna, diduga di curi oleh seseorang namun belum jelas siapa orang tersebut, dan belum jelas apa yang sebenarnya terjadi" Terdengar suara dari Hologram di pinggir jalan yang menyiarkan siaran berita hari itu.


"Berita selanjutnya adalah masih berhubungan dengan hilangnya serpihan Bulir Kehidupan, para ilmuan di hebohkan dengan aura kekuatan besar yang ada di sekitar mereka. Di duga ini adalah dampak positif yang ditimbulkan berkat menjadi sempurnanya Serpihan Bulir Kehidupan. Sekian berita siang ini, sampai Jumpa." Penyiar berita tersebut mengakhiri berita pad hari ini, dan semua itu berhasil menghebohkan warga sipil dan pemerintahan.


"Heh, dampak Positif apa, itu semua karena aku. Berbahagialah kalian manusia lemah yang kikir dan bodoh. Huh" Vio mendengus mendengar berita siang itu.


>Ting<


[Tuan, anda harus sabar. Karena semua ini rencana anda]


"Iya-iya aku tau, hanya saja mereka sangat tidak tau cara berterimakasih" Vio mendesah pelan, sekarang waktunya serius mencari penjual tersebut karena hari sudah sore.


"Selamat datang, di Grand City, Tuan" Ucap pelayan Toko dengan ramah, karena melihat dandanan Vio yang seperti para bangsawan.


Tentu saja semua itu dia dapatkan dari Ruang Penyimpanannya, karena bila dia hanya memakai baju bias saja maka langsung dipastikan, dia tidak bisa masuk ke dalam toko ini.


Vio hanya tersenyum tipis pada pelayan itu. Pelayan itu terkesima dengan ketampanan Vio yang di atas rata-rata, walau pelayan itu lelaki namun dia tetap terpesona oleh Vio.


"Ehm, aku mencari sebuah mansion yang sangat besar, seperti sebuah sekolah. Apa ada?" Tanya Vio kepada pelayan tadi.


"Kalau untuk itu, anda bisa menanyakannya pada manager kami. Sebentar Tuan, saya akan memanggil manager" Ucap Pelayan Pria itu lalu berlalu dari sana.


Vio duduk di tempat yang telah dipersiapkan dan melihat status tubuhnya saat ini.


"Buka Status Pemilik Tubuh"


>Ting<


[Membuka Status Pemilik Tubuh]

__ADS_1


╭┉┉┅┄┄‒◦ೋ‒◦β₯‒◦ೋ


Nama : Marvino Jutern ( Vio)


Umur : 14 tahun


Ras : Manusia


Ket : anak yatim piatu yang dibuang orang tuanya saat masih berumur 2 tahun, karena di anggap menjadi beban.


Kelebihan : Memiliki wajah yang sangat tampan


Kekurangan :


Bodoh dan mudah ditindas


Yatim Piatu


Tidak berguna


Polos dan mudah dikelabui


Ket tambahan : tidak memiliki Qi, ataupun basis kekuatan.


‒◦ೋ‒◦β₯β€’β—¦ΰ³‹β€’β”ˆβ”„β”„β”…β”‰β•―


"Apakah tubuh ini belum menyatu dengan Jiwaku?" Tanya Vio heran.


[Benar Tuan, tubuh ini belum sepenuhnya menyatu dengan anda]


"Baiklah-baiklah, kita bahas ini nanti. Sekarang mari kita lihat calon Akademi kita" Ucap Vio sambil melihat kedatangan pelayan tadi bersama seorang pria yang lebih tua darinya, mungkin itu adalah managernya.


"Ini Tuan"


"Selamat Sore Tuan, ada yang bisa saya bantu?" Tanya manager sambil duduk bersama Vio. Pelayan tadi sudah berlalu dari sana, karena ada pelanggan lain.


"Aku mencari sebuah gedung, seperti sekolah namun sangat luas, dan terkesan mewah" Ucap Vio.


Manager itu terkejut dengan perkataan Vio, karena dia melihat Vio yang Tidak membawa apapun selain, baju dan jam tangannya yang mahal.


"Untuk itu ada, namun harganya sangat mahal Tuan, apakah anda ingin melihatnya?" Walau begitu manager itu tetap melayani Vio dengan baik, dan membuat Vio sedikit terkesan.

__ADS_1


"Hm, perlihatkan" Pinta Vio.


Manager itu lalu memperlihatkan dari tablet hologramnya, sebuah desain Gedung kerajaan yang sangat mewah dan sangat luas. Tidak hanya luas dan mewah, namun letaknya yang berada jauh dari kota, yang memudahkan Vio untuk melakukan apapun tanpa membuat kecurigaan.


Vio tersenyum puas, walau tidak seperti yang diharapkannya, namun ini lumayan.


"Baiklah aku ambil ini saja" Ucap Vio enteng, Manager itu hanya melongo karena mendengar ucapan Vio, yang sangat santai seperti dia hanya membeli sebuah kacang di pasar.


"Tapi Tuan, harganya..."


"Langsung saja berapa?" Potong Vio.


"15 Triliun Tuan" Ucap manager tersebut.


"Loh? Kenapa sangat murah" Ucap Vio laku mengeluarkan sebuah kartu, lalu memberikannya pada manager itu.


"Kau cek uang di dalamnya, kira-kira itu ada sekitar 20 triliun, ambil Saja sisanya untukmu" Lanjut Vio lalu duduk kembali.


Manager itu hanya melongo dengan mata mengerjap polos, melihat Vio dengan mudahnya memberikan sebuah kartu dengan isi yang sangat, luar biasa banyak, dimana isi di dalam kartu itu setara dengan gaji 50 tahunnya.


"B-baiklah Tuan, anda tinggal mengurus surat peralihan kepemilikan, dan akte surat kepemilikan." Ucap manager itu setelah sadar dari keterkejutannya, lalu mengecek kartu yang berada di tangannya.


"Untuk itu kau yang urus saja, kau akan menunggu hasilnya. Jika sudah selesai, datang saja ke alamat ini" Vio memberikan kartu namanya yang dimana bagian nama dan alamatnya tertulis dengan berlian dan emas, walaupun nama yang tercentang di sana hanya 'Tuan V', selesai.


"B-baiklah Tuan"


Vio langsung keluar dari toko tersebut, dan menghilang dari area mall.


.


.


.


.


.


"HAHAHAHAHAAA!! Akhirnya, setelah berjuang lama aku bisa menyerap aura kehidupan dan berhasil menembus level 50. Sekarang aku bisa menguasai dunia ini. Hahahaha, ohok ohok ohok. Air... Air..."


🌹🌹🌹

__ADS_1


[Note: Mungkin chp satu ini rada g jls ceritanya. Mohon maaf bila ada salah kataπŸ˜“]


_Always Happy_


__ADS_2