
MATA UANG TERBARU
Happy reading Guys ✧(。•̀ᴗ-)✧
🌹🌹🌹
Keesokan harinya Yuna dan 3 orang bawahan Vio lainnya yang baru saja di belinya, di Shop sistem yang bernama JHin, JHian, dan JHiano.
Sedangkan Vio saat ini sedang berjalan-jalan mencari sumber munculnya Monster di negaranya, Indonesia.
Setelah mencari di pelosok desa sampai kota, akhirnya ia menemukan sumbernya, di Sulawesi Utara-Manado.
Terlihat sebuah bolongan dimensi yang pecah akibat kedudukan alam yang berubah. Lubang hitam itu mengeluarkan percikan-percikan merah, yang sangat panas bila disentuh.
Dari dalamnya keluar beberapa monster dengan tingkat ranah kekuatan di Tahap saint, namun dengan cepat Vio memasang Aray pengurang kultivasi. Alhasil tingkat para monster itu menjadi turun 9 ranah.
Menurut Vio pasti manusia saat ini sudah bisa membunuh mereka, walau harus menggunakan banyak usaha yang pastinya tidak mudah.
Kembali ke posisi Vio, sepertinya ini adalah lubang dimensi terakhir yang harus ia urus.
Kembali ke rencana awal, Vio harus membuka sebuah usaha agar manusia di dunia ini bisa bertahan. Walau mata uang yang sekarang akan menjadi sangat langkah. Dan bank di dunia akan terlupakan, yah walau begitu Vio tidak akan membiarkan mata uang yang sekarang menjadi hilang sia-sia. Dia harus membuat agar mata uang saat ini menjadi sebuah sejarah nantinya.
Memikirkan itu saja sudah membuat Vio tersenyum -senyum sendiri.
Namun tiba-tiba saja ia merasakan ada 3 aura yang mendekat, namun ia tak berkutik malahan tetap melihat lubang dimensi yang dari dalamnya keluar beberapa monster.
"Hormat kami Yang Mulia!" Ucap tiga sosok yang muncul dengan tiba-tiba di belakang Vio.
"Bagaimana? " Tanya Vio pada mereka bertiga yang tidak lain dan tidak bukan adalah JHin, JHian, dan JHiano.
"Berjalan sesuai keinginan Yng Mulia, diperkirakan besok mata uang baru ini akan resmi menjadi mata uang internasional!" ucap JHin mewakili mereka bertiga.
__ADS_1
Vio tidak menjawab dan hanya tersenyum bahagia, akhirnya rencanananya berjalan mulus. Dengan begini perjalanannya ke dunia kultivator tidak akan terhambat lagi. yah walaupun Vio tidak peduli dengan dunia yang dinamakan Bumi ini, namun ia kasihan jika melihat dunia ini hancur dan musnah begitu saja.
Akhirnya Vio pun langsung pulang kembali ke ibukota jakarta, dan beristirahat di rumahnya sambil menunggu esok hari.
***
Keesokan paginya...
Penduduk bumi mulai heboh kembali dengan resminya Mata Uang Internasional terbaru di dunia.
Ingat, mata uang internasional! Internasional! Jika begini berarti mata uang itu bisa digunakan di negara mana saja tanpa harus menukarnya dengan mata uang negara itu sendiri.
Sungguh praktis bukan? Namun bukan itu letak kehebohan para umat manusia, namun karena alat menukar barang dan jasa ini adalah sebuah batu! Ya hanya sebuah batu, namun ini bukan batu biasa. Melainkan batu roh seekor Monster.
Tak lama setelah berita itu, muncul kembali berita mata uang ke-dua yang diluncurkan dan telah resmi setelah mata uang yang pertama. Dan ini tak kalah menghebohkan para netizen di seluruh penjuru dunia. Mata uang kali ini hampir sama dengan yang pertama yaitu Batu Jiwa.
Pakah ada perbedaan? Oh tentu saja, batu jiwa harganya lebih tinggi dari pada batu roh. Alasannya? Karena batu jiwa didapatkan dari monster dengan tingkat kultivasi menengah. Menakjubkan bukan?
Yaitu Batu Roh, Batu Jiwa, Batu Legendaris, dan Batu Suci.
Semua itu didapat dari tubuh para monster. Dan awalnya para netizen tidak setuju dengan kebijakan baru ini(ceileh kebijakan 🥸), namun setelah dijelaskan mereka merasa ini adalah sebuah keuntungan. Mengingat untuk membuka rumah makan saja sekarang sudah susah mengingat mereka harus bertahan hidup dari para monster.
Di tempat lain...
Vio sedang berkutat dengan ruang dimensinya. Dia saat ini sedang melihat-lihat beberapa bangunan yang bagus dan terkesan elegan serta mewah untuk digunakannya.
"Antara ke-tiga Bagunan ini menurutmu apa yang paling bagus untuk dijadikan Bank, Yuna?" tanya Vio pada Yuna yang saat ini merangkap menjadi asistennya.
"Em, yang mana ya Yang mulia hamba juga tidak tahu ke-tiga bangunan ini sangat baik. Bagaimana kalau kita tanyakan pada Netizen saja" ucap Yuna sambil melihat ke arah para pembaca.
"Adalah sudah diputuskan, kalian lah yang akan memilihnya. Silahkan!" ucap Vio sambil menunjuk para pembaca.
__ADS_1
Gambar 1.
Gambar 2.
Gambar 3.
"Silahkan memilih para readers terhormat" Ucap JHin, JHian, dan JHiano serempak.
🌹🌹🌹
[Note : mohon maaf sekali readers karena author baru bisa up hari ini. Maaf atas segala kelalaian dan kebodohan author yang telah membuat cerita ini terhenti untuk sementara(┬┬_┬┬).
Bukanlah maksud dan tujuan author untuk sengaja melakukan perbuatan tak terouji seperti itu. Namun kesibukan semakin mengganas menyerang author yang sedang lemah letih dan lesuh ini. (っω;。)
Oleh karena itu author ingin mengatakan bahwa cerita ini akan up, seminggu sekaliᥬ🥲᭄ ᥬ😭᭄ .
Maafkan semua (namunkalauadawaktuluangauthorpastiup).
Dan maafkan juga untuk chp kali ini sangat tidak memuaskan, karena saat ini sistem di tempat author sedang mati akhirnya jaringan pun menghilang kelelep.
#mohondimaklumiᥬ☺᭄
Tetap kaga kesehatan ya para manusia readers.
Salam beruang ʕっ˘ڡ˘ςʔ]
__ADS_1
Always_Happy