
Happy Reading...
.
🌹🌹🌹
Di sebuah ruangan yang hanya terdapat satu lentera api, adalah tempat Vio berada sekarang.
"Kenapa? Bagaimana aku bisa ada di sini?" Tanya Vio pada dirinya sendiri.
"Kau harus menepati janjimu nanti bila kami telah membantumu!" Terdengar sebuah suara yang membuat Vio sangat tertekan.
Perlahan muncullah sebuah kepulan asap hitam yang memiliki mata berwarna merah.
"Pasti, aku akan melakukannya" vio terkejut. Apa ini? Bagaimana bisa suaranya keluar sendiri? Ia tidak bisa mengontrol mulut ataupun badannya.
'gila, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa badanku tidak mengikuti keinginanku?!'
"Sebelum itu kalian harus membantuku lepas dari sini!" Ucap Vio setengah memerintah. Sungguh ia bingung apa yang terjadi pada tubuhnya.
"Kami akan mengeluarkan mu, tapi dengan syarat kau harus..."
Belum sempat makhluk itu menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba saja sekeliling Vio mendadak ditutupi oleh kegelapan.
"Kenapa lagi ini? WOYYYYY!" Vio berteriak sekuat tenaga namun tidak ada sahutan, sekelilingnya sangat gelap dan sunyi.
Vio berusaha menggunakan kekuatannya namun tidak bekerja. Seketika itupun dia terdiam.
"Tidak..." Vio bergumam kecil.
"Ini... Tidak mungkin!..." Sekali lagi ia mencoba untuk mengeluarkan kekuatannya, namun sia-sia saja.
"Hahaha... Siallll! Kenapa aku bisa terjebak di Kekosongan?!" Vio tertawa miris, bisa terlihat bahwa wajahnya sangat pucat sekarang. Satu hal yang pasti terjadi. Ia tidak akan bisa keluar dari sini dalam waktu dekat!
__ADS_1
***
"Bagaimana?" Tanya seseorang.
"Berjalan dengan baik!" Jawab seorang yang baru datang.
"Mari kita lanjutkan ke langkah selanjutnya" usul seorang lagi, dan diangguki oleh 2 orang tadi.
Seberkas cahaya muncul dan tiba-tiba saja mereka telah menghilang dari sana, tanpa mengetahui bahwa ada seseorang yang telah melihat kemunculan sampai kepergian mereka.
"I Got You!" Gumam seseorang itu sambil tersenyum miring.
***
Di sebuah kegelapan tanpa ujung, terdiam Vio diantaranya.
"Benarkah aku berada di 'Kekosongan'? Tapi bagaimana bisa?" Ucap Vio tak bisa mempercayai apa yang dilihatnya.
"Ayo Vio pikirkan lagi apa yang terjadi, dan bagaimana cara agar kau nisa terbebas dari sini!"
Vio menatap sekelilingnya dengan seksama. Sekilas memang tidak ada apa-apa, namun di satu titik ia menemukan sesuatu yang berbeda.
"Wah..." Seketika itupun Vio tersenyum miris, " ternyata bukan apa-apa" lanjutnya lalu kembali berpikir.
Tak lama kemudian ia mencoba untuk melakukan semua hal, namun sekali lagi itu hanya sia-sia belaka.
Tiba-tiba Vio terdiam. Lalu ia mulai menari dengan gerakan asal. Terlihat sekali tariannya tidak niat, namun tak lama kemudian ia berhenti lalu menjatuhkan diri di lantai yang berwarna hitam.
"Bosan sekaliiii...ehhh?!"
Baru saja mengucapkan kata-kata tersebut, muncul seberkas cahaya yang mulai perlahan-lahan membentuk pertikel-partikel kecil yang menyatu menjadi sebuah gambar hologram, yang menampilkan wajah sebuah emoji.
[Tuannn!]
__ADS_1
'oh ternyata begitu...'
"Cih lama sekali waktu yang kau perlukan untuk sampai di tempat ini!" Vio mendengus sambil mencibir kepada Sistemnya.
[Maaf Tuan untuk keterlambatannya, namun sistem kami mengalami gangguan jadi~]
"Diam. Kau tidak perlu menjelaskan apapun, keluarkan saja aku dari sini secepatnya!" Potong Vio yang tiba-tiba saja pandangannya menjadi sangat dingin.
[Baik Tuan]
'Secepatnya aku harus menguasai Alam bawah ini, jika harus menunggu lagi itu malah akan merugikan ku'
Tak lama kemudian seberkas cahaya pun muncul, dan menjadi semakin terang.
[Ting!
Perjalanan waktu menuju ke dunia bawah.
Akan dimulai dalam hitungan:
3...
2..
1.
Mohon berpegangan yang kuat. Selamat menikmati perjalanan anda Tuan~]
Wussshhhh...
Cahaya itu menghilang bersama Vio dan Sistemnya Alex, meninggalkan kegelapan yang sangat menegangkan.
"Akan ku lihat sampai dimana kau akan selamat"
__ADS_1