Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin

Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin
2. permaisuri buruk rupa √


__ADS_3

"AH....AH TIDAK" teriak Aurel


"bagaimana bisa wajah permaisuri ini jelek sekali, ada kantong mata hitam di bawah matanya, kulit muka yang penuh minyak dan jerawat" lirih permaisuri


"bagaimana bisa wajah permaisuri jelek seperti ini.....apakah dia tidak pernah perawatan"batin Aurel


Dayang Mei pun terkejut kembali masuk kediaman tuannya itu "ada apa yang mulia?" tanya Dayang Mei


"oh tidak.. tadi ada hantu jelek banget" ucap permaisuri.


'haha lu ngejek diri sendiri ye' author


'diem deh lu thor' Aurel


Dayang Mei pun merasa tidak percaya karena ini masih pagi bagaimana bisa ada hantu tapi dia pun diam saja " yang mulia air mandi nya sudah siap" kata Dayang Mei.


"baiklah aku mandi dulu " kata Aurel sambil melangkah menuju pemandiannya


"akan gue buat wajah dan tubuh ini cantik sepeti gue waktu di masa depan" gumam Aurel


selama seminggu ini ia tidak keluar dari paviliunnya, melatih pedang, panah, kadang juga ia membaca sejarah kerajaan ini ia berfikir mungin ada cara bagaimana ia bisa kembali ke duniannya.


tubuhnya juga sudah perlahan mulai berubah kulitnya yang tadi nya tidak terawat sekarang sudah seputih susu, wajahnya pun sudah berubah tidak lagi ada jerawat, dan minyak pada wajahnya tubunya juga sekarang sudah tidak lemah lagi karena ia selalu melatih fisiknya


"tapi kenapa selama gue bangun belum ada yang pernah ngunjungin gue ya"batin Aurel

__ADS_1


"Mei... kenapa mereka tidak pernah terlihat atau mengunjungiku" tanya Permiasuri ia lupa menanyakan hal tersebut


"Maaf Yang Mulia.. Yang Mulia dihukum oleh kaisar selama sebulan ini tidak boleh keluar dari kediamanmu dan tidak ada yang boleh mengunjungi Yang Mulia selama masa hukuman " ucap Dayang Mei.


"emang apa telah dilakukan Permisuri itu" ucap Aurel tapi Dayang Mei hanya diam saja.


Aurel yang tau ia salah bicara pun langsung berkata" em...maksudnya..apa yang telah gu... sa..ya lakukan" kata Aurel hampir aja tadi gue mau bilang gue dasar mulut sambil memukul mulutnya.


"Yang Mulia....Yang Mulia jangan menyakiti tubuh anda apalagi  wajah anda, wajah anda sudah berubah menjadi lebih cantik dari sebelumnya jangan memukul wajah anda Yang Mulia" ucap Dayang Mei sambil menggengam tangan Permaisur untuk mencegah Permaisuri menyakiti dirinya sendiri. Dayang Mei yang tersadar selama ini menggengam tangan permasuri pun kemudian ia melepaskannya. sambil berkata 'maaf'


"sudah lah anggap saja kita teman kau tidak usah lagi memanggilku Yang Mulia panggil aku Aurel saja oke" kata Aurel.


"hamba...ti..dak..berani..." sebelum selesai Dayang Mei berbicara langsung dipotong oleh Aurel " tidak ada bantahan" kata Aurel tegas tak terbantahkan


" jadi yang mulia dijebak oleh Selir Agung, pada saat kaisar lewat Selir Agung sengaja terjatuh agar Yang..mu..maksudku Aurel terkena hukuman atau diusir dari istana, padahal Aurel tidak mendorongnya" kata Dayang Mei geram karena tuannya difitnah


"oh jadi gitu ceritanya,, apakah aku permaisuri terbuang kaya novel- novel, apakah Selir Agung adalah selir kesayangan si kaisar itu jadi aku dihukum kaya gini" batin Aurel bertanya - tanya.


"apakah Selir Agung adalah kesayangan Kaisar" tanya Aurel penasaran.


" tidak yang mulia, sampai sekarang belum ada yang bisa menggambil hati Yang Mulia Kaisar" kata Dayang Mei.


"ada berapa selir diistana ini" tanya Aurel penasaran.


" ada tiga selir yang...mu..Aurel ada Selir Agung, Selir Kehormatan, dan Selir Kebaikan" ucap Dayang Mei

__ADS_1


"apakah diistana mereka semua tidak menyukaiku"ucap Aurel


"ia Ya..ng Aurel karena mereka menggangap Aurel tidak pantas untuk menjadi permaisuri karena yang mulia...mak..sudku Aurel sanagat lemah mudah ditindas, dan maaf Yang Mulia kerena wa..jah anda.."lirih Dayang Mei


" jelek...maksudmu" potong Aurel " tidak yang mulia bukan begitu maksud hamba, hamba tidak berani yang mulia" ucap Dayang Mei sambil besujud.


" emang ia sih dulu waktu gue liat kaca wajah gue jelek banget...gue aja jijik apa lagi yang lain" batin Aurel berfikir


" sudah lah aku tidak merasa tersinggung, oh ya Mei kenapa wajah ku yang jelek ini bisa jadi Permaisuri" ucap Aurel penasaran


" Yang Mulia...maksudku Aurel kau merupankan putri kesayangan Jendaral Hong yang memiliki 80% pasukan diistana dan juga dulu kau ti...dak se..je..mak..sud..ham..."


"maksudmu aku dulu tidak sejelek waktu tinggal disini" ucap Aurel yang seakan paham yang diucapkan Dayang Mei.


"ya benar Yang Mulia, entah mengapa setelah anda memasuki istana dan setelah Yang Mulia Kaisar mengangkat 3 Selir itu Yang Mulia...mak..sudku Aurel wajah Yang Mulia jadi berubah maka dari itu Yang Mulia selalu menggunakan cadar" ucap Dayang Mei


" apakah Kaisar tahu wajahku seperti ini " tanya Aurel penasaran


" tidak Aurel, karena selama ini Kaisar tidak pernah penduli dengan para wanita yang di dalam herem nya ini Permaisuri " jelas Dayang Mei yang hanya di angguki oleh Aurel


"hemmm....pasti ada konspirasi nih. tapi syukur deh suami gue ga mata kerajang seperti cerita di novel - novel yang gue baca " batin Aurel


***


terima kasih ya kalian yang udah suport cerita aku

__ADS_1


__ADS_2