Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin

Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin
10


__ADS_3

ketika memasuki kediaman Kaisar Ling ia dikejutkan oleh seseorang yang tergeletak di lantai dengan darah yang sangat banyak juga terdapat belati yang tertancap didadanya.


ketika ia melangkah mendekati orang tersebut ia sangatlah terkejut


"Se..lir A...gung" ucap Permaisuri kaget membuat ia terjatuh di lantai samping mayat tersebut


flashback


sesorang dengan jubah hitam berjalan perlahan menuju ke kediaman Permaisuri tetapi ketika sampai di kediaman itu tidak ada orang satu pun di sana baik penjaga gerbang, dayang dan pengawal tidak terlihat di manapun


"sial Permaisuri tidak ada di kediamannya" kata Selir Agung


lalu ia keluar menuju kekediaman kaisar Ling melihat para pengawal, dayang dan para penjaga sudah tergeletak di tanah


"bagus tidak sia -sia membayar dia mahal " batin selir agung


mereka semua para pengawal, dayang, dan penjaga sudah pingsan di berikan obat tidur


"aku harus cepat menjalankan rencana ini sebelum ketahuan" batinnya.


lalu ia pun memeluk Kaisar Ling yang sedang membaca laporan di meja belajar nya, Kaisar Ling pun mendorong Selir Agung sampai membuat ia jatuh terduduk di lantai

__ADS_1


"SIAPA KAU... LAN..CANG.. " marah Kaisar Ling belum selesai ia berkata orang tersebut melepaskan tudung hitamnya


" Se...lir A..gung" lirih kaisar Ling


"iya ini aku Yang Mulia"


"apa yang kau lakukan di sini." marah Kaisar Ling karena ada yang menggangunya


"saya hanya ingin menularkan penyakit ini" ucap Selir Agung santai


"BERANINYA KA.."marah Kaisar Ling dan hendak ingin menampar Selir Agung tetapi bukannya takut Selir Agung malah mendekati Kaisar Ling sebenarnya Kaisar Ling sudah merasakan gatal itu tapi ia berusaha menahannya


"kenapa kau malah menjauhi ku....sini pukul aku, tampar aku " ucap Selir Agung dengan menunjuk wajahnya yang seakan siap bila diberi tamparan atau pukulan


"pengawal, dayang, dan para kasim sudah aku singkirkan hahahah" ucap Selir Agung disertai tawa mengejek Kaisar Ling


lalu kaisar pun berjalan mengambil pedang yang ada di kamarnya ingin dengan tatapan membunuh kepada Selir Agung


"tenang Yang mulia....tidak usah terburu, kau pasti penasaran bukan kenapa aku melakukan ini"ucap Selir Agung di setai kekehan diakhir ucapannya


"aku disini ingin membuat Yang Mulia meraskan apa yang saya rasakan bagaimana semua orang sekarang menjauhi ku, semua orang memandang rendah diri ku" marah Selir Agung

__ADS_1


"bahkan ayahku tidak mau me..no..long..ku" lirih Selir Agung ada rasa sedih dalam ucapannya teringat akan surat dari ayahnya,


"maka itu kau harus meraskannya, karena mungkin setelah ini aku akan dihukum mati lebih baik aku mati sekarang" ucap Selir Agung mengeluarkan belati yang terselip di jubahnya lalu menancapkan nya di dadanya tepat di jantung nya sebelum menutup mata ia berkata " kau a...kan me..rasa..kan apa ya..ng ku ra..sa."


flashback off


Permaisuri melihat Kaisar Ling berada di pojokan ruangan dengan pakaian berantakan sedang menggaruk badan dan wajahnya


"Apa yang kau lakukan bodoh " teriak Permaisuri


"jangan...jangan mendekat kau nanti akan tertular" ucap Kaisar Ling mencoba menjauhi Permaisuri dengan tetap menggaruk batannnya yang sangat gatal


"aku tidak peduli dengan itu" ucap Permaisuri dengan menarik Kaisar Ling membawanya ketempat tidur dan mengikat tangan dan kaki nya agar tidak menggaruk badan nya, dan melukai badan nya sendiri


"Mei pangil tabib dan juga penjaga yang lain cepat" ucap Permaisuri


tetapi walaupun tangan dan kaki nya sudah di ikat tetapi Kaisar Ling masih tetap saja bergerak - gerak sepertu cacing kepanasan


" nanti kalo kau penuh luka dan jelek aku akan meninggalkan mu, aku akan mencari lelaki yang lebih tampan "ancam Permaisuri yang entah mengapa membuat Kaisar Ling tidak suka akan ucapan Permaisuri dan ia hanya bisa diam tidak bergerak lagi untuk menahan rasa gatal nya ini dengan sekuat tenaga


Permaisuri pun hanya bisa menahan tawa nya agar tidak pecah melihat kelakuan dan wajah Kaisal Ling

__ADS_1


""wajahnya sangat lucu ya ampun seperti orang menahan pup " batin Permaisuri.


__ADS_2