Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin

Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin
5. pesta 3 √


__ADS_3

ketika permaisuri berjalan menaiki anak tangga Selir Agung ingin menjegal langkah Permaisuri agar terjatuh dan mempermalukan Permaisuri


ketika ia sudah mau sampai ke tempat duduk nya ia kehilangan keseimbangan tetapi bukannya terjatuh ia malah melakukan salto yang sangat menakjubkan semua orang takjub akan kelincahannya


"cih trik kaya gini mah ga mempan ma gue,,,,,emang dikira gue ga tau apa" batin Aurel


"ba...bagai..mana bi..sa dia melakukannya" lirih Selir Yun


"wah permaisuri benar - benar hebat dan berbakat" bisik mereka, membuat Selir Yun dan Selir lain nya betambah iri dan cemburu akan Permaisuri


"apa yang kau lakukan permaisuri " bentak Kaisar Ling tiba - tiba


"mohon ampun Yang Mulia saya tadi merasa ada seseorang yang merasa iri kepada saya dan ingin mencelakai saya untukmembuat saya terjatuh Yang Mulia" kata Aurel dengan tatapan menatap tajam Selir Agung


"apa maksudmu Permaisuri apakah di istana ini ada yang ingin menyakiti Ratu negeri ini, bagaimana mungkin" kata Kaisar Ling


"apa bila ada yang menyakitimu nenek ini akan meraskan sakit serasa seperti lebih baik mati" ucap ibu suri


Selir Agung Yun yang melihat Kaisar Ling marah seperti itu ia merasakan gugup apa bila ia ketahuan ingin mencelakai Permaisuri

__ADS_1


" mungkin perempun itu cemburu karena aku lebih hebat dari pada dia " ucap Aurel dengan pandangan tajam mengarah kepada Selir Agung Yun


"TI...DAK Ba..gaimana mungkin aku melakukan itu" ucap Selir Agung Yun dengan keras membuat semua orang memandang aneh pada nya


"Mengapa kau berteriak sepeti itu Selir, saya tidak menuduh mu" sarkas Aurel


semua orang berbisik - bisik bahwa Selir Agung lah yang melakukan hal tersebut karena tiba - tiba ia berteriak sperti orang gila


Selir Agung yang merasa dirinya ceroboh berteriak seperti itu karena merasa terintimidasi oleh Permaisuri pun tanpa sadar ia berteriak seperti itu


"maaf kan hamba Yang Mulia, sebenarnya hamba merasa akhir - akhir ini kurang sehat dan banyak pikiran membuat hamba tanpa sadar sering mengucapan hal - hal melantur seperti itu yang mulia" ucap Selir Agung dengan bersujud dihadapan Kaisar Ling


"Yang Mulia Selir Agung mungkin benar sedang banyak pikiran menyebabkan ia bicara seperti itu, Yang Mulia mohon untuk Selir Agung biarkan istirahat " kata Aurel


semua orang pun berbisik bahwa Permaisuri merupakan orang yang baik hati dan mengayomi Para selir


"***sungguh beruntung Yang Mulia mendapatkan Perempuan seperti Permaisuri "


"kurang..ajar..cih dasar perempuan *********"

__ADS_1


"baiklah, Selir Agung kembalilah kediamanmu" kata kaisar


"terima kasih Yang Mulia" ucap Selir Agung


ketika ia pergi ia mendengar orang - orang berbisik kareana ia hanya mengucapkan terima kasih pada Kaisar saja


"cih...Selir Agung tidak lah tau terima kasih, ia tidak mengucapkan terima kasih pada permaisuri


"dasar ****** beraninya dia mengambil hati banyak orang " dalam hati Selir Agung


"terima kasih Yang Mulia Permaisuri" ucap Selir Agung cukup keras agar semua orang mendengarkan nya


"jangan sungkan Selir, istirahat lah kalo orang kurang istirahat biasanya bisa jadi gila bicara tidak jelas" ucap Permaisuri semua orang yang dari tadi menyaksikan perseteruan tersebut tidak bisa menahan tawanya karena ucapan Permaisuri dan melihat wajah Selir yang memerah karena marah


"dasar ****** berani nya kau mengatakan bahwa aku gila" batin Selir Agung


tetapi ia pun berusaha menahan diri dan berkata "terima kasih atas perhatian Permaisuri, hamba mohon undur diri"


lalu Selir Agung pun meninggalkan Aula istana menuju ke kediamannya di paviliun tulip

__ADS_1


__ADS_2