
Saat ini suasana sangat lah ramai karena berita heboh pertengkaran Selir Wen dengan seorang pelayan, ada yang menganggap Pelayan itu tidak sopan ada juga yang menganggap itu balasan karena perilaku Selir Wen yang
sangat sombong
Ya saat ini Aurel dan juga penghuni istana berada dalam pengadilan tentang kasus yang saat ini sedang heboh apa lagi kalo bukan Selir Wen kena karma sungguh berita yang sanagat mmenarik
Dengan suasana heboh di pengadilan Selir Wen datang dengan menggunakan cadar membuat semua orang yang hadir karena ingin melihat sidang berlangsung pun hanya bisa mengomentarai kedatangan Selir Wen
“lihat pasti wajah sangat buruk hingga ia menutupinya”
“walaupun sudah cacat masih saja angkuh”
Dan masih banyak lagi orang yang mengomentari Selir Wen,Selir Wen hanya bisa mengepal kan tangan dan juga mengeram marah saja ia tidak bisa berbuat banyak untuk saat ini
emang dasar netizen
Akhirnya pun persidangan dimulai Pelayan itu pun datang dengan penjaga dikanan kiri nya dan melihat kondisinya sungguh memprihatinkan badan yang penuh luka seperti nya sudah disiksa dengan sangat buruk, pelayan itu pun langsung berlutut dihadapan kaisar
“Yang Mulia bukan Hamba yang melakukan itu kepada Selir Wen” dengan tangis Pelayan itu
“Kau tidak usah menyangkal “teriak Selir Wen marah
“bukan hamba Selir Wen hamba tidak berani “ucap Pelayan itu masih menyangkal
__ADS_1
“KAU MASIH BERPURA – PURA” teriak Selir Wen
“DIAM… “ucap Kaisar
“apakah kalian tidak melihatku ada disini, dan ingat kalian saat ini sedang ada di pengadilan “ ucap Kaisar Ling
Setelah kaisar berkata seperti akhirnya semua orang yang tadi nya ribut karena pertikaian anatara Selir Wen dan Pelayan itu pun diam, suasana kembali kondusif
“baiklah Selir Wen apakah kamu memiliki bukti Pelayan itu yang melakukannya “ucap Kaisar Ling
“em…pasti dia yang melakukannya karena dia iri pada ku “
“tolong beri hamba keadilan yang mulia “ ucap Selir Wen dengan tangis nya
Tiba – tiba ada seorang lelaki datang dengan perawakan gagah dan juga wajahnya yang tampan memasuki pengadilan
semua orang semakin ribut dan semakin tidak kondusif karena kedatangan Pangeran Jun yang tiba- tiba karena selama ini ia tidak pernah mau ikut campur dalam urusan pemerintahan padahal banyak yang berharap ia yang menjadi Kaisar
“Yang Mulia, mohon maaf saya ikut campur dalam sidang ini tetapi bukan pelayan ini pelakunya “ucap Pnageran Jun
“apakah kau memiliki bukti dan saksi, kau tidak bisa mengatakan omong kosong deperti itu tanpa bukti dan saksi “ ucap Kaisar tegas
“saya memiliki saksi itu yang Mulia, saya sudah membawa saksi tersebut yang saat itu melihat kejadian tersebut “ ucap Pangeran Jun ia menatap Permaisuri Aurel dengan intens
__ADS_1
“apakah gue ketahuan “ batin Aurel tegang
“bawa saksi itu kemari “ ucap lelaki itu dengan aura kuat
Lalu seorang lelaki yang tangan nya dikat dengan penjagaan dikanan dan kirinya masuk ke pengadilan
“cepat kau katakan apa yang kau lihat pada malam kejadian itu “ ucap lelaki itu tegas dan mendominasi
“sa….ya melihat seorang wanita yang kelihatannya mencurigakan pada saat malam kejadian”ucap saksi itu
“apakah bener ada yang ngeliat gue tadi malem “batin Aurel
“Apa kah kau tau wajahnya seperti apa “ ucap Kaisar Ling
“dia…….”sambil melihat sekeliling orang – orang yang ada di sana
Permaisuri Aurel semakin tegang karena mungkin hukumannya berbeda tidak seperti di jaman modern yang paling kalo ia melakukan seperti itu kepala sekolah cuman nyuruh dia bobo cantik di rumah
“itu..dia “ucap lelaki itu menujuk kearah Aurel membuat ia semakin kaku, tapi ternyata bukan dia tetapi seseorang di belakang nya
“huff….”ucap Aurel lega karena ia tidak ketahuan
“selamat kepala gue “batinnya dengan tangan memegangi lehernya gerak – gerik itu dilihat oleh Pangeran Jun
__ADS_1
“kamu aman cantik “bisik Pangeran Jun, Aurel yang mendengar hal itu melotot kan matanya mendengar ucapan Pangeran Jun