
setelah Kaisar Ling bercerita mengenai masa lalu nya yang kelam sehingga menimbulkan trauma hingga saat ini
"kau tau berkat mu aku bisa mengatasi trauma ini, entah mengapa aku selelalu merasa nyaman di dekat mu"
"bahkan mampu kontak fisik dengan mu, aku sangat bersyukur" ucap Kaisar Ling yang di balas pelukan hangat oleh Aurel
"maaf dulu aku suka menyakiti mu" ucap Kaisar Ling
"aku berharap kita akan selalu seperti ini" ucap nya
entah mengapa sekarang Aurel merasa sangat senang bahwa dirinya bisa berguna karena selama di dunianya ia dianggap hanya sebagai hama dan biang onar oleh para guru dan murid - murid lain
tetepi ia tidak ingin di cap sebagai Permaisuri nya yang lama ia ingin usaha nya menyembuhkan trauma Kaisar Ling di cap sebagai usaha nya usaha dari Aurel di zaman moderen
"aku ingin mengatakan sesuatu....." ucap Aurel
"apa yang mau kau katakan" ucap Kaisar Ling
"aku punya rahasia" ucap Aurel ragu untuk mengatakannya
__ADS_1
"aku bukan...Permaisuri mu " ucap Aurel
setelah Aurel mengatakan itu mendadak keadaan hening lalu tiba -tiba Kaisar Ling tertawa dengan keras hingga perutnya terasa keram karena tertawa
"apakah ada yang lucu" ucap Aurel ia merasa tidak memberikan suatu lelucon yang lucu
"apakah menurut mu aku bodoh " ucap Kaisar Ling dengan nada serius kembali
"apakah kau..... tahu" ucap Aurel
"tidak mungkin bahwa kau bukan permaisuri ku, walaupun kita dulu tidak pernah dekat bahkan kita seperti orang asing "
"jadi tidak mungkin kau bukan lah permaisuri ku" ucap Kaisar Ling menjelaskan
" bukan itu maksudku kau tahu, tubuh ini memang milik Permaisri mu tetapi raga nya sudah mati, dan aku datang dari masa depan " ucap Aurel
"apakah kau sedang bercanda saat ini" ucap Kaisar Ling yang masih tidak percaya akan ucapan dari Aurel
"apakah kau merasakan perbedaannya, aku bukan Permaisuri mu aku hanyalah gadis SMA yang tiba - tiba masuk kedalam tubuh ini" ucap Aurel yang sudah frustasi karena Kaisar Ling tidak percaya akan ucapannya
__ADS_1
"memang ini terdengar tidak masuk akal, aku mengatakan ini semua karena aku ingin selama perjalanan waktu ini aku ingin satu orang saja dapat mengetahui identitas ku yang sesungguhnya, aku ingin suatu saat ada yang menggigatku apabila nanti aku pergi atau kembali" ucap Aurel menjelaskan alasannya
setelah mendengar penjelasan dari Aurel tentang identitas nya, Kaisar Ling pun langsung beranjak pergi meninggalkan Aurel seorang diri di kamar
Aurel yang merasa di tolak karena Kaisar Ling yang pergi meninggalkannya sendiri pun merasa sangat sedih, takut dan juga kecewa.
ia merasa di zaman ini ia hanya seorang diri dan setiap detik nya banyak sekali orang yang mengginkan nyawanya, membuatnya sangat frustasi akan keadaannya saat ini
"aku....ing..in.... hiks....kembali....hiks....aku..... takut" ucap Aurel dengan air mata yang mengalir dari mata indahnya
"gue....hiks... kangen Pak Beni ngasih hukuman.....aku kangen genks durjana gue, dan kangen bunda ma ayah" ucap Aurel sedih
setelah lelah menangis pun akhirnya ia tanpa sadar tertidur karena kelelahab tanpa Aurel sadari Kaisar Ling mendengar setiap kalimat yang ia ucapkan tadi di balik pintu
*****
makasih semua yang sudah membaca ceritaku ini
terima kasih juga yang sudah setia pada cerita ini
__ADS_1