
pagi hari sebelum matahari terbit para dayang, pelayan dan juga prajurit sudah bersiap untuk melanjutkan perjananan ke Kuil Tong
tidak terasa sudah seminggu ia berada di desa ini untuk memulihkan luka yang ada di tubuhnya saat ini
sudah seminggu berlalu dan sampai saat ini juga Selir Jun belum ditemukan bahkan tidak ada jejak yang ia tinggalkan sedikitpun entah apakah dia masih hidup atau sudah mati saat ini
saat ini Aurel berada di dalam kereta bersama dengan Kaisar Ling
"apakah perjalanan nya masih jauh" ucap Aurel membuka pembicaraan karena selama perjalanan ini kedua orang itu bahkan tidak ada yang mulai berbicara
"sebertar lagi" ucap Kaisar Ling dan melanjutkan membaca kertas - kertas yang ada di tangannya itu
"bisa mati bosan ini kalo ma si es kutub"batin Aurel
"sungguh " ucap nya dengan mata berbinar karena ia akan sampai di tempat tujuan mereka
****
hari - hari mulai silir berganti, Kaisar Ling yang sedang tertidur di dalam kereta tampak damai karena selama tiga hari perjalanan ia tidak istirahat sedikitpun
tetapi berbeda dengan Aurel yang sangat kesal pada lelaki itu
__ADS_1
"apanya yang sebentar lagi ini udah 3 hari perjalanan dan belum sampai apakah ia gila"
karena kesal dengan lelaki yang ada di depannya ini, ia pun membuat sebuah ide cemerlang untuk membalas Kaisar Ling
dengan semangat empat lima ia mengelurakan make up nya dan memdandani Kaisar Ling yang sedang tertidur pulas itu
"uhhhh kenapa udah gue dandanin malah maikin tampan, apalagi sekarang bertambah imut" batinnnya melihat wajah Kaisar Ling yang berpoles make up
setelah ia mendandani Kaisar Ling tiba - tiba kereta berhenti mebuat sang empu Kaisar Ling terbangun dari tidur nya
Aurel pun keluar dari kereta dengan Kaisar Ling dibelakang nya tetapi ketika semua orang melihat wajah Kaisar Ling yang bermake up ada yang bengong dan juga terpesona
melihat para wanita yang terpesona pada keimutan dan ketampanan Kaisar Ling membuat Aurel mengeram tidak terima
"nyesel gue dandanin dia natural gitu, harusnya dandanin jadi kaya hantu aja tadi" batinnya
lalu datang seorang lelaki dengan pakaian khas seorang pendeta berjalan lerah Kaisar Ling dan juga Aurel
"salam kepada Kaisar dan juga Permaisuri selamat datang di Kuil Tong" ucap pendeta tersebut
"salam, terima kasih atas sambutannya"
__ADS_1
"kalian adalah pasangan yang di berkati oleh dewa, karena setiap orang yang datang ketempat ini akan selalu bersama dengan pasangan sejatinya" ucap pendeta tersebut
" maksud nya bagaimana pendeta"ucap Aurel masih bingung apakah ia dan Kaisar Ling merupakan pasangan sejati seperti yang dikatakan pendeta itu
sang pendeta hanya tersenyum dan mempersilahkan Permaisuri dan Kaisar Ling untuk beristirahat di kamar yang telah di siapkan karena mereka sudah menempuh perjalanan yang panjang dan melelahkan
sesampai nya di kamar mereka yang ternyata mereka akan satu kamar
"aku mandi dulu" ucap Aurel yang langsung ngacir ke kamar mandi meninggalkan Kaisar Ling
selang beberpa waktu akhirnya pintu kamar mandi terbuka menampilkan sosok wanita cantik dengan rambut basahnya dan juga terlihat lebih fresh membuat Kaisar Ling yang melihat itu hanya bisa terpaku diam pada sosok didepannya itu
"woi bengong aja itu air liur nya netes " ucap Aurel kepada Kaisar Ling
Kaisar Ling yang tersadar akan lamunan nya pun langsung bergerak ke kamar mandi ketika ia melihat cermin yang ada di dalam Kamar Mandi
dan melihat wajah nya yang bermake up walaupun tidak berlebihan hanya pada bagian bibir saja yang sangat merah mebuat ia mengeram marah pada si biang kerok itu yakni tak lain adalah Permaisurinya Aurel
***
maaf ya udah lama ga update
__ADS_1
terima kasih yang masih setia pada cerita ini