Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin

Permaisuri Bad Girl Dan Kaisar Dingin
Episode 39


__ADS_3

Hari cepat sekali berlalu tidak terasa sudah  3 hari Aurel dan Kaisar Ling berada di Kuil Tong untuk berdoa dan hari ini merupakan hari terakhir ia berada di sini karena besok pagi ia akan pergi kembali ke Kerajaan


“Ling Ling bosen…… "


"jalan – jalan yuk masa udah perjalanan jauh sampai kesini cuman kerjanya berdoa terus kembali ke kamar, di kamar kamu sibuk sama gulungan - gulungan kertas  itu “ ucap Aurel merajuk


Tetapi rajukan Aurel bahkan hanya dianggap angin lalu oleh Kaisar Ling karena ia sangat sibuk dengan laporan tentang masalah – malah yang ada di kerajaannya saat ini


“coba aja kalo ada Mei pasti gue udah ngelayap pergi, lah ini pergi sendiri ga boleh ngajak dia dianggurin bikin kesel deh “ batinnya


Lalu Aurel yang merasa sedari tadi dianggap pajangan saja di dalam kamar pun berniat pergi tetapi sebelum berhasil keluar pintu ia sudah di cegat oleh para prajurit yang menjaga di pintu depan kamarnya membuat ia semakin kesal


“INI NAMANYA PENJARA TAU “Teriak Aurel pada Kaisar Ling


“oke kamu boleh keluar……”


Aurel yang mendengar bahwa ia di boleh kan keluar pun memekik kegirangan

__ADS_1


“tapi setelah aku nyelesaiin laporan ini “ ucap Kaisar Ling final


Aurel yang tadi merasa gembira pun langsung terduduk lemas dilantai karena ia tahu itu laporan di tangan Kaisar Ling sangat lah banyak


“ITU NAMANYA PENIPUAN, SAMA SAJA AKU TIDAK BISA KELUAR “ teriak nya kesal


“dari pada kamu marah – marah lebih baik sini bantu aku kasih solusi tentang masalah – masalah saat ini, biar cepet selesai “ ucap Kaisar Ling lembut


Memang selama berada di sini Aurel maupun Kaisar Ling jarang sekali bertengkar dan bahkan saat ini Kaisar Ling lebih lembut dalam berbicara tidak pedas seperti sebelumnya dan malah terkesan lebih santai tidak kaku


“baiklah tapi Janji abis ini aku boleh pergi “ ucap Aurel


Akhrinya keadaan pun hening mereka berdua terlihat sibuk dengan gulungan – gulungan laporan yang ada ditangan mereka masing – masing


Lalu dengan cepat Aurel pun selesai mengerjakan laporan – laporan yang ada di tangannya


“lihat ku sudah selesai, boleh aku pergi “ ucap Aurel semangat

__ADS_1


Kaisar ling yang tidak yakin Aurel bias menyelesaikannya dengan secepat itu pun merasa ragu


lalu ia mengambil laporan yang ada di tumpukan gulungan paling atas untuk mengeceknya lalu ketika ia mengeceknya ia di buat tidak mengerti akan jawaban yang Permaisurinya ini berikan


“apa maksud mu ini, aku tidak mengerti “ ucap Kaisar Ling, Aurel yang di tanya pun melihat gulungan tersebut


“oh itu…. Ini kan masalah akses wilayah kita yang terpotong oleh sungai itu kan sehingga menyebab kan wilayah kita yang berada di bagian sebrang sungai sana banyak kekurangan bahan makanan menyebabkan para warga di sana menderita, padahal dekat dengan pusat ibu kota kita tetapi karena susah nya akses kesana makanya terlantar bukan “ ucap Aurel menjelaskan pokok


masalah


"maka dari itu untuk menghemat waktu lebih baik bangun saja jembatan penyebrangan lagi pula sungai itu tidak terlalu lebar, dari pada memutar “ ucap nya


“apa itu jembatan ?” tanya Kaisar Ling


“APA DARI TADI GUE NYEROCOS PANJANG KALI LEBAR TAPI GA TAU APA ITU JEMBATAN “ kesal nya tak terbantahkan


“dasar manusia purba “ batinnya

__ADS_1


Akhirnya dengan penuh kesabaran ia pun meberitahukan apa itu jembatan bahkan ia sampai mebuat seketsa gambar bagaimana bentuk jembatan itu samapi Kaisar Ling mengerti


__ADS_2