Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Pernikahan Rahasia Sang Presdir
Di Antarkan


__ADS_3

"Antar'kan aku ke Mommy, aku ingin ketemu Mommy sama Daddy, hiks hiks hiks ..." Putra seketika menangis sesenggukan.


"Sayang, Mommy sama Daddy kamu lagi bulan madu. Masa kita ganggu?" Nyonya Rosa mencoba menenangkan.


"Nggak mau, aku mau Mommy. Antar'kan akan sekarang juga, Oma." Rengek'nya lagi membuat Nyonya Rosa seketika bingung dan tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk menenangkan cucu kesayangannya itu.


Suara tangis Putra sampai terdengar di telinga Tuan Adiwiguna sang kakek. Dia yang hendak berangkat ke kantor pun mengalihkan langkah kakinya dan masuk ke dalam kamar dan bertanya apa yang sebenarnya terjadi.


"Putra sayang, kamu kenapa menangis?" Tanya sang kakek, menghampiri lalu menggendong cucunya.


"Opa, aku mau ketemu Mommy sama Daddy. Antar'kan aku ke sana sekarang juga. Hiks hiks hiks ...''


"Memangnya Putra tau, Mommy sama Daddy ada di mana?"


Putra menganggukkan kepalanya.


"Coba katakan sama Opa, mereka sedang ada dimana?"


"Di rumah kami yang lama."


Tuan Adi pun seketika tersenyum begitupun dengan Nyonya Rosa sang istri.


"Oma, Opa, kenapa malah tersenyum seperti itu?"


"Sayang, bisa tidak ke sananya besok pagi saja? Sekarang Opa harus berangkat ke kantor. Opa harus berkerja, sayang."


"Tidak mau Opa! Aku maunya sekarang ... Huaaaaa ..."


Putra semakin histeris dan suara tangisnya semakin terdengar menggelegar membuat Tuan Adi seketika mengusap wajahnya kasar tidak tahu harus menenangkan seperti apa lagi cucu kesayangannya itu.


"OPAAAAA ... OMAAAAAA ... HIKS HIKS HIKS ..."


"Iya-iya, sayang. Kita ke sana sekarang ya." Ucap Tuan Adi akhirnya.


"Mas ...? Mas yakin mau bawa putra ke sana? Memangnya Mas tau alamat rumah mereka dimana? Lagian, kasian juga kalau mereka harus di ganggu.'' Protes Nyonya Rosa tidak setuju dengan suaminya.


"Lebih kasihan lagi cucu kita ini. Dia tidak berhenti menangis lho. Kalau nanti dia sampai sakit bagaimana?"


Nyonya Rosa seketika terdiam.


"Alamatnya nanti Mas tanya sama Yuda, dia pasti tau dimana rumah mereka yang lama. Selama ini 'kan dia selalu mengantarkan kemanapun Adryan pergi."


"Hmm ..." Nyonya Rosa hanya bisa menarik napas berat.


'Gagal deh punya cucu lagi,' (batin Nyonya Rosa.)


"Ya sudah, sekarang kamu sama Oma dulu. Kita makan, mandi setelah itu berangkat."

__ADS_1


Putra pun menghentikan suara tangisnya lalu tersenyum senang.


"Asiiiiiik ... Aku mau ketemu Mommy ... Yeeeeey ..." Putra pun bersorak kegirangan.


Satu jam kemudian, mereka pun siap berangkat menuju tempat dimana Adryan dan istrinya berada dengan diantar oleh Yuda sang Assisten.


Mobil pun perlahan mulai meninggalkan halaman dan melesat di jalanan. Seiringan dengan itu, mobil Amanda pun melipir dan hendak berhenti di depan kediaman Tuan Adiwiguna.


Akan tetapi, dia seketika mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk mengikuti mobil yang ada didepannya yaitu mobil Tuan Adi dan Nyonya Rosa.


❤️❤️


Adryan dan istrinya benar-benar menghabiskan waktu dengan makan, tidur, dan tidak melakukan hal lain selain dari itu. Mereka melewati hari ini dengan bermesraan layaknya pasangan pengantin baru.


Sore ini, mereka berdua baru saja bangun setelah tidur seharian dan melakukan hub*ngan suami-istri sepuasnya.


"Mas ... Bangun, Mas. Udah sore ini." Pinta Kalista mulai membuka bola matanya.


"Huaaaaa ... Jam berapa ini?" Adryan pun merentangkan kedua tangannya seraya menguap menahan rasa kantuk.


"Sekarang jam 17.00 Mas. Bangun yu, aku lapar." Rengek Kalista dengan suara manja.


"Ya udah iya. Mas masakin buat kamu, mau?"


"Gak usah, nanti keasinan lagi."


Kalista menganggukkan kepalanya seraya tersenyum senang. Keduanya pun bangkit lalu turun dari atas ranjang.


Di dapur, Kalista dan juga Adryan benar-benar masak berdua, Adryan terlihat se*si dengan celemek yang menutupi bagian depan perutnya kini.


Aroma masakan pun seketika menguar tercium begitu nikmat, membuat siapapun yang mencium aroma itu pasti akan terasa lapar.


"Hmmm ... Aromanya nikmat sekali, sayang. Kamu memang hebat. Udah cantik, baik, anggun, apa lagi ya?"


"Mulai deh gombalan mautnya di keluarin."


"Satu lagi, pintar masak lagi. Pokoknya kamu itu super komplit deh."


"Hmm ... Udah-udah cukup, Mas. Nanti lama-lama aku terbang lagi di puji terus seperti itu, nanti kalau aku jatuh gimana."


"Ya tinggal Mas tangkap terus bawa ke kamar deh. Hahahaha ..." Tawa Adryan seketika memekikkan telinga.


"Ikh ... Mas ini. Bisa aja deh."


"Hahahaha ... Muach ..."


Keduanya pun tertawa bersama, benar-benar terlihat bahagia.

__ADS_1


Ting ... Tong ... Ting ... Tong ....


Suara bel pun tiba-tiba berbunyi membuat keduanya menyudahi tawa mereka lalu saling menatap satu sama lain seraya menarik kedua alisnya.


"Siapa lagi si? Paket lagi? Kamu gak belanja on line 'kan?" Tanya Adryan merubah ekspresi wajahnya menjadi serius.


"Nggak, Mas. Aku gak belanja online ko."


"Terus itu?"


Kalista mengangkat kedua bahunya.


Adryan pun menarik napas berat lalu menghembuskan'nya kasar.


"Ya udah, Mas lihat dulu ya."


Kalista menganggukkan kepalanya lalu mengikuti suaminya berjalan menuju pintu utama.


"Hadeuh, ada aja ganguan'nya. Heran deh." Gumam Adryan kesal.


Ceklek ....


Adryan pun membuka pintu lalu terkejut seketika saat melihat Putra datang bersama kedua orang tuanya.


"Daddy ..." Teriak Putra segera memeluk Adryan.


"Putra? Daddy, Mommy. Kalian--" Tanya Adryan menatap mereka dengan tatapan tidak percaya.


"Putra nangis-nangis minta ketemu sama kamu. Katanya kangen sama kalian." Ucap Tuan Adi perlahan hendak masuk ke dalam rumah.


Tuuut ... Tut ... Tut ....


Dia pun mengurungkan niatnya saat melihat satu buah mobil mulai memasuki halaman.


"Daddy datang sama orang lain?" Tanya Adryan menatap mobil tersebut.


"Tidak, Daddy datang sama Yuda saja."


"Lalu itu?"


Ckiiit ....


Mobil pun berhenti tepat dibelakang mobil milik Tuan Adiwiguna dan Amanda pun keluar dari dalam mobil dan hal itu tentu saja membuat Adryan merasa kesal.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Selamat malam Reader, mampir juga di karya teman Othor ya. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dan semoga kalian suka dengan ceritanya.

__ADS_1



__ADS_2