Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Pernikahan Rahasia Sang Presdir
Merubah Hidup


__ADS_3

Yuda membulatkan bola matanya merasa terkejut dengan apa yang baru saja di ucapkan oleh Tuannya.


"Tuan Bos serius? Saya mau di angkat jadi salah satu Direktur di perusahaan ini?" Tanyanya dengan perasaan tidak percaya.


"Tentu saja serius. Kamu kayak gini juga gara-gara saya, mana mungkin saya lepas tanggung jawab dan membiarkan kamu menanggung semua ini sendirian. Sebenarnya, gak ada yang salah dengan pekerjaan kamu jika saja Tante Anita cuma orang biasa. Berhubung dia adalah istri dari pengusaha kaya raya, baginya seorang supir hanyalah pekerjaan yang sepele dan tidak ada harganya.''


"Saya harap kamu tidak terlalu tersinggung dengan ucapan orang itu. Mungkin, ini adalah jalan untuk kamu bangkit dan merubah jalan hidup kamu jadi lebih baik,'' ucap Adryan panjang lebar.


"Terima kasih, Tuan bos. Saya benar-benar tidak menyangka kalau saya akan bekerja di sini, di Perusahaan besar ini." Lirih Yuda penuh rasa haru.


"Hahahaha ... Gak usah sampai terharu kayak gitu, Yuda. Saya sudah katakan tadi, kalau ini sebagai bentuk tanggung jawab saya karena telah membuat kamu terjerat dalam masalah besar bahkan di hina oleh Tante Anita."


Yuda tersenyum penuh rasa haru dengan kedua mata yang mulai berkaca-kaca.


Adryan pun bangkit lalu berdiri dan hendak berjalan ke arah pintu.


"Berarti mulai hari ini kamu saya pecat ya."


"Hah?"


"Segera carikan saya supir baru, dan kamu bisa bekerja sebagai Direktur mulai besok. Saya akan membicarakan hal ini dengan Staf yang lain sekarang juga,'' ucap Adryan kemudian, sebelum dia benar-benar membuka pintu ruangan.


"Baik, Tuan bos. Sekali lagi saya berterima kasih sama anda." Jawab Yuda membungkukkan tubuhnya dalam-dalam.


"Satu lagi, saya akan memberikan mobil inventaris buat kamu, mobil yang selama ini saya gunakan kamu bebas memakainya mulai sekarang. Tapi ingat, hanya inventaris itu berarti kamu harus kembalikan mobil itu jika suatu saat kamu resign dari perusahaan ini.'' Ucapan terakhir Adryan membuat Yuda tidak mampu lagi berkata apapun kini.


❤️❤️


Setelah mendapatkan kabar bahagia bahwa dirinya akan segera di angkat menjadi salah satu Direktur di Perusahaan Tuan Adryan, Yuda pun meluangkan waktu untuk membeli jas hitam yang akan dia gunakan untuk bekerja mulai besok.


Saat ini, dia nampak sedang berada di salah satu butik di dalam mall yang khusus menyediakan jas-jas mahal.


Yuda pun nampak memilih satu-persatu jas yang tergantung rapi di dalam toko seraya melihat harga yang tertera di dalam bandrol.

__ADS_1


"Buset ...! Harganya mahal banget,'' gumam Yuda.


Dia pun menatap harga yang tertera di sana, yang memperlihatkan harga Rp.7.500.000 membuatnya mengurungkan niatnya untuk membeli jas tersebut.


"Mendingan saya ke pasar loak daripada harus bayar uang sebanyak itu hanya buat beli satu stel jas." Gumamnya lagi lalu berjalan keluar dari dalam butik tersebut.


"Yu-da?" Sapa seorang wanita membuat Yuda seketika menoleh dan mencari sumber suara.


"Amanda?" Jawabnya kemudian.


"Lagi ngapain kamu di sini? Astaga ... Aku gak nyangka bisa ketemu sama kamu disini.''


"Saya juga gak nyangka bisa ketemu sama kamu di sini, Manda.'' Jawab Yuda berjalan menghampiri.


Entah sadar atau tidak, sepasang manusia itu saling berpelukan layaknya sepasang kekasih yang sudah lama tidak bertemu. Amanda melingkarkan kedua tangannya erat di punggung lebar seorang Yuda.


"Saya kangen sekali sama kamu, Manda."


"Aku juga kangen sama kamu.''


Amanda seketika mengurai pelukan, lalu menarik pergelangan tangan pemuda itu dan membawanya berlari dengan saling berpegangan tangan.


"Ada apa?" Tanya Yuda di sela-sela langkah kakinya.


"Aku ke sini sama Mommy, jangan sampai dia lihat kita.''


"O iya?"


Manda menganggukkan kepalanya seraya berlari sekencang-kencangnya, seiringan dengan itu suara sang ibu pun terdengar memekikkan telinga memanggil nama Amanda.


"AMANDA ... MAU KEMANA KAMU ...?" Teriak Nyonya Anita. Namun, diabaikan oleh Amanda dan juga Yuda yang hanya bisa terkekeh semakin berlari kencang.


Sampai akhirnya, keduanya pun berhenti di sebuah lorong sempit dan juga sepi. Amanda nampak menyadarkan punggungnya di tembok dengan napas yang terengah-engah juga dada yang terlihat naik turun.

__ADS_1


"Akhirnya, kita selamat juga.'' Ucap Amanda menatap lekat wajah Yuda yang saat ini berdiri sangat dekat dengannya bahkan tanpa jarak sedikitpun.


Grep ....


Tiba-tiba saja Yuda kembali memeluk tubuh wanita itu juga membenamkan kepalanya di leher Amanda, kec*pan kecil pun mendarat di area sensitif itu.


"Saya akan kembali menemui ibu kamu, Manda. Saya udah mendapatkan pekerjaan yang layak sekarang.'' Lembutnya dengan setengah berbisik.


"Apa kamu udah gak kerja lagi sama si Adryan? Kamu resign?"


"Nggak, bukan kayak gitu. Saya masih bekerja sama Tuan Adryan tapi, bukan sebagai Supir lagi melainkan sebagai salah satu Direktur di Perusahaan besar miliknya itu.''


Amanda seketika tersenyum lebar merasa sangat senang, kemudian dia pun mulai mengurai pelukan lalu mendaratkan ci*man di bibir Yuda dan ciu*an panas pun terjadi kini.


"Bawa aku ke rumah kamu, Yuda. Aku ingin melepas rasa rinduku sama kamu." Lirih Amanda sesaat setelah dia melepaskan tautan bibirnya seraya menatap wajah Yuda dengan tatapan sayu seolah sedang menuntut sesuatu.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Promosi siang ini ya, Reader. Ceritanya di jamin menarik untuk di baca, pokoknya kalian gak akan nyesel deh mampir ke sana.


Blurb👇👇👇


Di balik diamnya seorang istri ada penyesalan yang sangat mendalam.


Zhia Valensia yang sudah merasa lelah dengan sikap sang suami akhirnya memilih untuk diam. Dia tidak peduli lagi dengan apa yang di lakukan suaminya dan memilih untuk mengejar karirnya kembali.


Rayyan Ardinata sosok suami yang masih suka kebebasan. Dia selalu menghabiskan waktunya dengan nongkrong bersama teman temannya. Hingga akhirnya dia terkejut dengan sikap istrinya yang akhirnya memilih untuk diam dan tidak perduli lagi dengan apa yang dia lakukan.


Hingga akhirnya Rayyan mengambil suatu keputusan besar. Dia membawa selingkuhannya ke runah besar mereka untuk melihat bagaimana istrinya.


Namun, Rayyan langsung saja terkejut ketika melihat reaksi sang istri ketika melihatnya sedang bercumbu di dalam kamar mereka.


Mulai dari saat itu Rayyan langsung saja bertekat untuk merebut hati Zhia kembali.

__ADS_1


Akankah Rayyan dapat meluluhkan hati sang istri yang telah mati?



__ADS_2