
Adryan dan juga Nyonya Rosa menunggu di luar kamar mandi dengan perasaan cemas, Adryan benar-benar sudah tidak sabar ingin segera menerima kabar bahagia, bahwa tebakannya tidaklah salah dan sang istri benar-benar sedang dalam keadaan hamil.
Ceklek ....
Pintu kamar pun di buka. Kalista keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah datar, dan tentu saja, sang mertua dan juga suaminya segera menghampiri dengan tersenyum sumringah.
"Gimana hasilnya? Positif 'kan?" Tanya Adryan merasa penasaran.
Kalista pun menyerahkan alat tes kehamilan tersebut kepada sang suami.
"Dua garis merah? Itu artinya--" Adryan seketika langsung memeluk tubuh sang istri bahkan membawanya berputar saking senangnya.
"Syukurlah, sayang. Saya benar-benar senang sekali mendengarnya, sungguh ..." Ucap Adryan diiringi gelak tawa bahagia.
"Cukup Adryan, turunkan istri kamu. Dia lagi hamil, ingat." Pinta sang ibu tidak kuasa melihat menantu kesayangan yang sedang dalam keadaan hamil muda itu diputarkan sedemikan rupa.
"Iya maaf, Mom. Saya terlalu senang soalnya. Hehehehe ...''
Adryan pun seketika langsung menurunkan tubuh sang istri pelan dan sangat hati-hati.
"Selamat ya, sayang. Akhirnya Putra bakalan punya adik juga, Mommy senang sekali mendengarnya. Mulai sekarang, kamu gak boleh terlalu kecapean, jangan mengerjakan pekerjaan apapun di rumah seperti yang selalu kamu lakukan selama ini."
"Semua itu biar bibi yang melakukannya, kamu pokus saja dalam menjaga kandungan kamu. Makasih, sayang. Makasih ... berkat kamu, rumah kita tidak akan sepi lagi mulai sekarang." Lirih sang ibu panjang lebar, raut wajahnya terlihat jelas bahwa dia benar-benar merasa terharu karena akan segera memiliki dua cucu.
"Iya makasih, Mom. Aku janji bakal jaga kandungan aku ini, aku akan menuruti semua yang Mommy pesankan tadi.'' Jawab Kalista tersenyum ramah.
"Kalian lagi ngapain?" Tiba-tiba saja terdengar suara putra, lembut seraya menatap kedua orang tua dan juga Neneknya.
"Putra? Kamu sudah bangun, sayang?''
Putra menganggukkan kepalanya seraya memasang wajah datar.
"Gimana perasaan kamu? Udah baikan? Kamu tau, Oma bawakan kabar baik buat kamu, Sayang. Oma yakin kamu bakalan senang sekali saat mendengarnya.'' Lembut sang Oma kemudian.
"Kabar apa, Oma? Aku jadi penasaran."
Kalista dan juga Adryan pun seketika saling menatap satu sama lain seraya tersenyum.
"Kamu bakal punya adik. Di dalam perut Mommy kamu ini ada dedek bayinya lho," ucap Nyonya Rosa mengusap perut Kalista lembut dan penuh kasih sayang.
__ADS_1
"Hah? Oma serius?"
"Tentu saja, kapan Oma pernah berbohong sama kamu? Coba tanya sama Mommy kamu yang cantik ini.''
Putra langsung mengalihkan pandangannya kepada Kalista sang ibu.
"Mommy benar-benar lagi hamil?"
Kalista menganggukkan kepalanya seraya tersenyum lebar.
"Beneran?"
Kalista pun kembali menganggukkan kepalanya.
"Ya ampun, jadi sebentar lagi aku bakalan punya adik? Aku akan jadi seorang kakak? Astaga ... Aku senang sekali, Mom, Dad, Oma.'' Putra seketika bangkit lalu memeluk tubuh sang ibu dengan perasaan senang juga senyuman yang mengembang lebar dari kedua sisi bibirnya kini.
Kalista pun balas memeluk tubuh putra kesayangannya itu seraya mengecup pucuk kepalanya lembut dan penuh kasih sayang.
♥️♥️
Benar yang dikatakan oleh Adryan, obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan Putra adalah dengan memberinya kabar tentang kehamilan Kalista.
Keadaan Putra kesayangannya itu semakin membaik kini dan sudah di perbolehkan pulang ke rumah.
"Kalista, kamu juga harus istirahat lho." Pinta Nyonya Rosa.
"Iya, Mom. Kebetulan saya lelah banget, saya naik dulu ya.''
"Ingat pesan Mommy ya. Kamu harus makan yang banyak, minum vitamin juga biar kandungan kamu itu selalu sehat. Dan yang lebih penting lagi kamu-nya juga sehat."
"Baik, Mom. Saya akan selalu mengingat pesan Mommy."
Nyonya Rosa pun mengangguk pelan lalu mempersilahkan menantunya itu untuk beristirahat di kamarnya.
"Permisi Nyonya besar, di depan ada tamu." Ucap bibi tiba-tiba saja sudah berdiri tidak jauh dari tempat Nyonya Rosa berdiri saat ini.
"Tamu? Siapa ya?"
"Nyonya Anita, Nyonya besar."
__ADS_1
"Hmm ... Dia? Ada apa dia kemari?" Gumam Nyonya Rosa lalu berjalan menuju ruang tamu.
"Jeng Anita, tumben mampir ke sini?" Sapanya duduk di ruang tamu bersama teman sosialitanya.
"Saya dengar cucu jeng Rosa di rawat ya di Rumah sakit ya? Tadi saya ke Rumah sakit lho. Tapi, jeng Rosa sudah pulang." Jawab jeng Anita ramah.
"Iya, putra sudah sehat sekarang. Itu sebabnya dia sudah di perbolehkan pulang. Tapi, apa anda yakin datang ke sini hanya karena hal itu?''
"Tentu saja tidak, ada yang ingin saya bicarakan sama anda juga sebenarnya."
Nyonya Rosa seketika tersenyum kecil karena kawannya yang satu ini tidak akan pernah datang kalau bukan karena ada yang sedang dia inginkan.
"Hmm ... Katakan saja, apa tujuan jeng Anita datang ke sini?''
Jeng Anita pun nampak menarik napas panjang sebelum dia mengatakan tujuan dari kedatangannya.
"Jeng Rosa, mari kita lanjutkan niat kita untuk menjodohkan putra putri kita."
Nyonya Rosa pun seketika terkejut membulatkan bola matanya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Maaf ya hari ini Othor up kemalaman, semoga kalian masih setia baca novel Othor dan tetap setia tinggalkan jejak juga.
Malam ini Othor juga bakalan bawain rekomendasi novel bagus banget buat kalian.
Ini dia bocoran ceritanya 👇👇👇👇
seorang gadis bernama Elia Tiara Dewi harus menjalani kehidupannya yang menjadi begitu suram akibat kecelakaan beberapa tahun lalu yang merenggut keceriaan dan juga warna dalam hidupnya.
Akibat kecelakaan yang merenggut penglihatannya dan lebih menyakitkannya lagi kecelakaan itu, dilakukan oleh kakak tirinya. karena merasa iri dengan kehidupan yang dijalani oleh Elia.
Hingga pada akhirnya, Elia bertemu dengan seorang laki-laki tampan bernama Gavin Harsono. yang merasa jatuh cinta, pada Gadis itu saat pandangan pertama.
Hingga Gavin memutuskan untuk menikahi Elia. namun, hal itu sepertinya ditentang oleh keluarga besar Harsono terutama sang ibu.
Namun, entah apa yang terjadi hingga membuat ibu Gavin menyetujui pernikahan putranya itu.
Mampukah Elia bertahan dengan keluarga yang tidak menyukainya dari awal? dan Mampukah Elia Bertahan saat sang suami diperintahkan untuk menikahi sang kakak tiri?
__ADS_1
Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak kalian ya.