Persahabatan Dan Cinta

Persahabatan Dan Cinta
Prolog


__ADS_3

Senin pagi, hari pertama setelah kenaikan kelas 7. kring suara alarm berbunyi menunjukkan pukul 06.30


" Aduh, aku bangun kesiangan gimana nih?" ucap Klara sambil terburu-buru


Klara bergegas mandi dan memakai seragam sekolahnya, sementara itu HP Klara berbunyi


"duhh, siapa sih pagi-pagi udah telepon ajah" ucap Klara sambil mengambil tas dan mengangkat telepon lalu berangkat sekolah


"Halo Klara kamu Mana?" terdengar suara bunga dari HP


"Iya Halo, aku lagi di jalan nih 10 menit lagi aku sampai" jawab Klara yang sedang dalam perjalanan menuju sekolah dengan mobil pribadinya


" cepetan kursi depan udah pada penuh, m@mpus kamu duduk di belakang" ucap bunga mengejek Klara


"Iya bawel, btw jagain tempat buat aku dong" ucap Clara membujuk bunga


"Nggak, enak aja kamu cari tempat duduk sendiri dong" jawab bunga menolak


"pelit, sekarang kamu duduk sama siapa sama?, Agam ya?" tanya Klara dengan nada mengejek


"enak aja, aku duduk sama Intan, kamu sekarang di mana lama bener?" ucap bunga


"aku udah di gerbang" jawab Klara


"ya Udah aku matiin, kamu cepetan bangku belakang udah mau habis tuh, nggak dapet tempat duduk baru tahu rasa" ucap bunga

__ADS_1


"Iya bawel" jawab Klara dan mematikan telepon


Setelah telepon dimatikan beberapa menit Klara sampai di kelas dan duduk di bangku paling belakang, Klara merasa tak nyaman duduk di belakang jadi dia mencoba untuk membujuk bunga dan Intan untuk duduk bertiga


"bunga, Intan aku enggak mau duduk dibelakang kita duduk bertiga ya please" ucap Klara sambil membujuk


"Kalau aku sih nggak masalah tapi nggak tahu sama bunga" jawab Intan dengan tenang sambil memainkan HP nya


"Gimana bunga boleh Klara duduk bareng kita" tanya Intan


"Mana bisa duduk bertiga sempit tau, udah sana duduk dibelakang" jawab bunga menolak


"payah kalian" ucap Klara dan langsung duduk


bebetapa waktu setelah itu pelajaran pertama selesai dan sekarang waktunya istirahat Klara dan Intan pergi ke kantin untuk makan siang bersama sementara Bunga makan siang dengan agama pacarnya


Sementara itu di kantin Klara kesal dengan bunga yang setiap hari jarang meluangkan waktu bersama mereka


"Tan sebenarnya bunga sahabat kita bukan sih tiap hari nempel mulu sama agam?, kita dianggap apa sama dia?, bikin kesel ajah" tanya Klara dengan nada marah


"Biarin aja lah itu anak emang gitu sifatnya" jawab Intan tenang


"tapi kan lama-lama kesel juga" ucap Klara


"udah jangan marah, kamu mau makan apa biar aku yang beliin?" tanya bunga

__ADS_1


"nggak usah biar aku aja yang beli sendiri" jawab Klara


Klara dan Intan membeli makanan mereka masing-masing dan kembali ke tempat duduk sementara itu bunga pergi ke kelas agam


"Agam makan siang yuk laper nih" ucap bunga


"iya, aku ajak Eric sama Aldo boleh?" tanya agam


"Boleh aja sih tapi bayar mau nggak?" jawab bunga


"mana bisa gitu dong Agam kan teman kami juga, iya gak do?" ucap Eric


"Iya kalau nggak mau ngajak kita ya udah kita aja makan bertiga ajah, yuk Gang" jawab aldo sambil menarik agam


"ehhh, udah kita makan berempat titik, yuk makan laper nih" jawab agam tegas


"Apaan sih, udah ah aku laper, aku duluan ya" jawab aldo


"Ngambek nih ceritanya, udahlah aku kan cuman bercanda gitu aja baper" ucap bunga


"kamu bercandanya kebangetan, tega-teganya mau meninggalkan kita" jawab Eric


"Iya Tuan Erik Saputra dan Tuan Ovaldo aku minta maaf" ucap bunga dengan sopan


"Udah udah dari tadi berantem terus kapan makannya, aku laper nih yuk ke kantin" ucap agama yang mulai kesal

__ADS_1


Mereka pun pergi ke kantin dan membali makanan tapi tempat duduk untuk makan sudah penuh. Bunga, Agam, Erik dan Aldo sedang mencari tempat duduk Setelah membeli makanan


bunga celingak-celinguk sambil mencari tempat duduk yang kosong setelah beberapa saat bunga melihat Klara dan Intan sedang makan berdua setelah itu bunga pun menghampiri Klara dan Intan untuk makan bersama


__ADS_2