
Tasya P.O.V
Hari ini, aku dan keluarga Ip akan berkunjung ke akmil di Magelang. Finally I Can Meet Him!!
"Gimana, Sya? Udah siap?" Tanya bunda yang ku jawab anggukan. Dari kemarin, bunda dan Anya menginap di rumah ku agar berangkat ke bandara nya barengan.
"Anya? Sayang? Gimana? Udah siap kan??" Tanya ku. "Udah dong kak. Anya ga sabar liat a'a." Kata Anya yang membuat ku tersenyum. Aku melihat cincin di jari ku. Cincin pemberian Ip yang selalu menjadi motivator ku disaat semuanya menjauhi ku.
SKIP
Aku duduk di kursi tunggu bandara. Aku memangku Anya yang tertidur. "Bun? Tadi penundaan pesawatnya katanya lumayan lama. Bunda mau makan dulu ga? Di sana kalo ga salah ada yang jualan." Tawar ku. "Bunda mau minum aja, Sya. Kalo buat Anya kamu pilihin aja yah." Kata bunda yang ku jawab anggukan. "Bunda? Bisa pangku Anya dulu? Tasya mau tata tempat biar dia bisa tidur." Kata ku. Bunda memangku Anya dan aku menata agar kursi untuk tiga orang bisa dipakai Anya tidur.
"Bun? Tasya kesana sebentar ya." Kata ku seraya berjalan ke salah satu kedai roti yang menjual makanan selain roti juga dan minuman tentunya.
Aku mengambil spagetti, burger, dan sosis yang hanya tinggal di hangatkan. Lalu aku juga mengambil 5 botol Teh P**** (Bukan endorse jadinya ga sebut merk ya) setelah itu aku membayarnya.
Aku kembali duduk namun kali ini aku duduk di lantai agar tidak mengganggu tidurnya Anya. Aku memberikan burger dan minuman ke Bunda. "Sya, bunda cuman mau minuman aja kok." Kata bunda. "Bunda, Tasya ga mau bunda sakit. Makan dulu ya bun. Tadi pagi kita berangkat tanpa sarapan lho." Kata ku membujuk bunda. "Iya deh." Jawab bunda seraya tersenyum.
"Tasya mau duduk ga? Sini duduk di kaki Anya." Kata Bunda yang ku jawab gelengan. "Jangan, bun. Nanti Anya keganggu tidurnya." Kata ku seraya mengeluarkan sosis. Aku makan sosis yang ku beli seraya tersenyum. "Kenapa kamu ga makan spageti nya?" Tanya bunda. "Itu buat Anya nanti di pesawat, bun. Nanti pasti dia lapar." Kata ku seraya tersenyum. "Kamu sendiri nanti gimana? Nih pokoknya kita berdua. Bunda juga ga mau kamu sakit." Kata bunda seraya menyuapi ku burger nya. Aku juga menyuapi bunda sosis yang ku buka tadi.
Setelah makanan kami habis, ada pemberitahuan kalau pesawat pesanan kami sudah tiba. "Bunda gendong Anya aja. Biar Tasya yang bawa tas bunda." Kata ku seraya mengangkat tas milik bunda. Kami hanya tiga hari di Magelang jadinya hanya membawa 1 koper untuk bunda dan Anya dan satu tas ransel milik ku. Tas yang dibawa bunda berisikan peralatan penting seperti dokumen, charger, dan lainnya.
Kami memasuki pesawat dan duduk di kursi yang sudah kami pesan. "Anya? Bangun sayang. Makan dulu yuk. Abis itu bisa deh tidur lagi." Ucap ku seraya mengelus rambut Anya. Dia terbangun dan menatap ku. "Anya udah di pesawat kak?" Tanya nya yang ku jawab anggukan seraya tersenyum. "Iya. Anya tadi tidur sih jadinya ga liat deh pesawat. Tapi tenang aja nanti kita juga liat lagi kok. Sekarang, Anya harus makan dulu okay. Bunda suapin nanti." Kata ku seraya tersenyum. Anya langsung menatap bunda dan mulai memakan spageti.
__ADS_1
Tepat jam 2 siang, kami sudah sampai di Bandara Adisutjipto. Kami akan melanjutkan perjalanan menggunakan bus. Ini masih siang, kemungkinan kami akan sampai hotel pada malam hari. Kami akan menginap di Hotel Atria.
SKIP
"Yeay!! Bisa bobo!!" Kata Anya girang. "Anya capek yah? Padahal kakak mau ngajakin Anya ke Children Area. Yaudah deh Anya tidur dulu aja. Besok aja ya kita mainnya abis dari a'a." Kata ku seraya tersenyum. Aku memesan Deluxe Bedroom agar mendapat kamar yang luas. "Iya ka. Besok aja ya. Besok kita ke a'a jam berapa?" Tanya Anya. "Jam 10 aja gimana?" Tanya ku seraya tersenyum. "Okay kak." Jawab Anya seraya tersenyum kembali.
Aku mengambil ponsel ku dan melihat foto Ip. Besok kita ketemu sayang!
Aku memilih mengisi daya power bank dan ponsel ku lalu membersihkan tubuh ku yang rasanya lengket kayak permen karet di kursi bus.
Keesokan harinya..
"Tasya? Bangun yuk! Kita sholat dulu." Ajak bunda yang membuat ku terbangun. Aku langsung mengambil wudhu dan segera memakai mukena ku. "Anya? Bangun dulu yuk kita sholat!" Ajak ku. "Ka Tasya, Anya masih ngantuk." Kata Anya dengan mata terpejam. "Adik kakak yang cantik. Nanti cantiknya luntur lho kalo ga sholat." Kata ku membujuk Anya. "Gendong kak!" Kata Anya yang membuat ku tersenyum. Aku melepas mukena ku dan menggendong Anya ke kamar mandi untuk membantunya mengambil air wudhu. Kamipun sholat berjama'ah.
"Untung aja ada air hangat nya. Kalo enggak mah bunda bisa beku lho." Kata bunda seraya tertawa. "Hehehe iya ya bun. Disini airnya masih dingin karna masih di daerah pegunungan." Kata ku. "Yaudah kamu mandi dulu okay. Abis ini kita nonton dulu aja. Masih jam setengah enam kok." Kata bunda yang ku jawab anggukan. Akupun mandi dan bersiap.
SKIP
Aku mengirimkan chat ke Ip siapa tau di bales kan. Ga lama kemudian Ip nelfon aku. "Assalamualaikum, Ip!" Sapa ku. "Wa'alaikumsalam sayang! Kamu apa kabar? Kamu ikut kan sama bunda ke Magelang?" Tanya Ip. "Enggak, Ip. Aku ada kerjaan disini." Kata ku berpura-pura sedih. "Sya, serius ish." Kata Ip. "Iya, Ip. Tasya serius. Tasya ga ikut." Kata ku seraya menahan tawa ku.
"Ka Tasya? Itu siapa?" Tanya Anya yang membuat tawa ku pecah. "Oh jadi kamu bohong nih." Kata Ip yang membuat tawa ku semakin kencang. "Iya sayang. Aku ikut kok. Nanti kita ketemu okay." Kata ku seraya tersenyum. "Okay sayang. Salam ya ke bunda. Nanti kalian aku jemput di depan gerbang." Kata Ip yang membuat ku tersenyum.
"Ip? Emangnya kamu nanti diperbolehkan keluar akmil?" Tanya ku. "Boleh cuman nanti aku usahain baliknya magrib. Gimana?" Tanya Ip yang membuat ku tersenyum. "Okay!" Jawab ku.
__ADS_1
"Anya, tadi a'a nelfon. Nanti kita jalan-jalan yah. Anya mau kemana?" Tanya ku. "Anya ngikut aja kak." Kata Anya. Aku tersenyum dan mulai mencari tempat yang bagus untuk di kunjungi.
Aku menuliskan list tempat wisata yang akan kami datangi. Gardu Pandang Silancur, Sendang Mudal, Candi Borobudur. Kami juga akan makan di Rumah Makan Bale Kambang.
Aku memesan Tour Guide untuk kami nanti dan setelah ketemu, aku langsung mentransfer ke rekening Tour guide.
"Ka Tasya! Liat deh masa kucing nya cinderella gendut banget." Kata Anya yang sedang tertawa. "Iya dia kan dikasih makan terus. Kalo Anya mau lucu, harus makan banyak yah nanti jadi lucu kayak kucing nya Cinderella." Kata ku yang membuat Anya tersenyum dan menganggukan kepala. "Yuk kita turun! Kalian pasti laper kan!" Ajak bunda yang membuat kami tersenyum. Kamipun ke dinning room dan segera memakan menu yang disediakan.
"Sya? Itu kerudung kamu ada yang kendor. Coba di benerin dulu di kamar mandi." Kata Bunda yang ku jawab anggukan. Aku langsung menuju ke kamar mandi dan membenarkan hijab ku.
Setelah itu aku kembali ke dinning room dan segera memakan sarapan ku.
__________________________
Gimana guys? Maaf ya lama update nya.
Jangan lupa like and comment. Jadiin cerita ini favorite agar kalian dapat notifikasi kalau cerita ini update lagi. Love You All.
Anjeli Puja
29/09/2020
__ADS_1