Persit Untuk Kapten

Persit Untuk Kapten
-With Best Friends-


__ADS_3

Tasya P.O.V


Malam ini halaman belakang rumah sudah dihias untuk pesta ku dan Ipip. Ayunan sudah di hiasi lampu tumblr berwarna kuning, kelambu juga sudah di letakan di halaman belakang dan dihias seperti ayunan. Pokoknya ini bisa dibilang pesta tumblr hehehehe.



Aku sudah siap dengan setelan ku yang berwarna merah, berbeda dengan Ip yang memakai kemeja putih.



"Sayang, ini jangan lupa ciput nya di rapihin." Kata Ip seraya membenarkan letak ciput (Dalaman Kerudung) ku.


"Iya, ip. Kamu duluan gih ke depan nanti aku nyusul. Atau mau bareng aja?" Tanya ku. "Bareng aja lah. Masa iya kita baru nikah udah kepisah-pisah." Kata Ip seraya tersenyum.


Aku tersenyum dan segera menyelesaikan dandanan ku. Setelah itu, kami berdua keluar kamar dan melihat banyak keluarga di halaman belakang rumah.


"Hoi! Pasutri baru sini dong!!" Kata Mario. Kami langsung menghampiri semua sahabat kami. "Wih, baju lo bagus juga Sya. Beli dimana?" Tanya Fei. "Di deket kampus gw dulu. Lo harus kesana sih. Bagus-bagus baju nya. Besok deh kita bareng. Yang cowok nanti ngopi bareng aja di deket butik nya." Kata ku seraya tersenyum.


"Dibeliin ga kak??" Tanya Waffa. "Si Kampret. Beli sendiri lah." Kata ku seraya tertawa.


"Tenang aja, khusus kalian mah gw yang bayarin." Kata Ip seraya tersenyum. "Wih ini nih kakak ipar yang the best. Makasih banget ya bang!" Kata Waffa seraya tersenyum. "Sami-sami atuh neng." Kata Ip seraya tersenyum.


"Ip, besok kita sekalian ke rumah dinas yah?" Tanya ku. "Iya sayang. Besok kita ke rumah dinas dulu abis itu kita beli baju untuk sahabat-sahabat kamu. Nanti baru deh kita beli bahan untuk di rumah ya." Kata Ip yang ku jawab anggukan. "Okay!" Jawabku seraya tersenyum.


"Tasya! Duh mantu bunda cantik!" Kata Bunda seraya memeluk ku. "Makasih bunda. Anya mana?" Tanya ku. "Itu dia lagi main sama keponakan kamu si Monie. Tuh liat!" Kata bunda seraya menunjuk salah satu kursi taman.


"Sya, buka dulu dong acara nya!" Kata Fei. "Tau, kan kalian pasutri nya." Kata Mario. "Okay! Kalian duduk dulu." Kata Ip.


Ting! Ting! Ting!


"Selamat Malam semua nya!" Sapa Ip. "Malam!" Sapa para tamu. "Selamat datang di rumah kami. Saya, Ajeep Akbar dan istri saya Anastasya Violetta mengucapkan terima kasih atas kehadiran keluarga. Untuk itu marilah kita berdoa sebagai tanda syukur atas kehadirat Allah SWT karna berkatnya kita bisa berkumpul disini dalam keadaan sehat wal afiat. Baik lah acara malam ini saya nyatakan dibuka! Silahkan bagi para tamu untuk mencicipi hidangan yang tersedia." Kata Ip.


"Tasya!!" Sapa Ka Tila. Aku memeluknya. "Hola mak!!" Sapa ku balik. "Congrats ya cuy." Katanya yang ku jawab anggukan.

__ADS_1


Dan acara malam inipun berakhir dengan meriah, canda dan tawa terdengar, lagu diputar bahkan dinyanyikan bersama.


Skip


Pagi ini aku terbangun dan melihat suami ku yang masih tertidur dibelakang ku. Dia memeluk ku seperti biasa sejak kami menikah. Aku tersenyum dan secara perlahan berusaha bangun.


Aku langsung ke kamar mandi dan segera mandi agar segar lalu setelah itu aku mengambil kaos lengan panjang berwarna ungu, celana kain warna hitam, dan kerudungku yang berwarna senada dengan baju.


"Morning sayang!" Kata Ip seraya memeluk ku dari belakang. "Morning, by. Aku mau masak dulu okay. Kamu mandi dulu. Nanti pokoknya jam 9, kita udah otw ke rumah dinas. Jam 10 kita otw ketemu bocah. Okay sayang?" Ucap ku. "Okay babe." Kata Ip.


Cup!!


"Ip!!!" Ucap ku kaget. "Ya ampun sayang, kamu pernah ngerasain yang lebih dari ini." Kata Ip. "Ya tapi aku kaget sayang." Ucapku. "Ah jadi kamu ga suka nih aku cium?" Tanya Ip seraya menunjukan muka sedihnya. Dia langsung duduk di ranjang.


Aku ikut duduk di ranjang, aku mencium pipi nya. "No, babe. Bukannya ga suka. Aku cuman kaget. Nih!" Kata aku seraya mencium bibir nya. Saat aku mau mengangkat kepala ku, dia malah nahan.


"Ip! Woy! Udah dulu woy! Tasya mau masak!!" Kata ku seraya melepaskan pelukannya. Dia tertawa melihat wajah ku yang merah seperti kepiting rebus.


"Sya, besok berarti kita mulai kerja lagi yah?" Kata Ip yang ku jawab anggukan. "Iya atuh sayang." Jawab ku seraya tersenyum.


Skip


"Yes!" Kata semua sahabat ku. Mereka langsung melihat beberapa baju dan mencoba nya. Setelah yakin, mereka memilih baju nya.


"Totalnya satu juta delapan ratus mba." Kata Kasir. Aku mengeluarkan kartu atm suami ku dan langsung membayarnya.


Ya gasalah sih kalo totalnya segitu. Ini satu baju nya aja mungkin dua ratus ribu. Dan sahabat ku ada sembilan.


"Ini mbak, terima kasih sampai jumpa nanti datang lagi ya!" Kata si kasir yang ku jawab anggukan.


Kamipun keluar dari butik dan menemui yang cowok. Ternyata mereka ngopi disalah satu kedai coffe.


"Kalian mau minum apa guys? Atau mau makan?" Tawar ku. "Gw mau minum coklat panas aja kak." Kata Alya. "Gw mau teh anget aja ada ga?" Tanya Putri yang ku jawab anggukan.

__ADS_1


"Sya, gw sama Sekar jus alpukat aja." Kata Novi. "Aih siap bu!" Kata ku seraya tersenyum. "Gw sprite dingin aja kak." Kata Waffa. "Sama!" Kata Ka Vhiya.


"Lo, hif?" Tanya ku. "Gw samain sama lo aja deh, Sya." Kata Hiffa. "Okay!" Jawab ku seraya tersenyum.


"Ga ada yang mau makan gitu?" Tanya ku. "Gw kak! Gw mau mie goreng keju." Kata Waffa. "Yang lain mau ga guys?" Tanya ku.


"Udah, Sya. Itu aja gw lagi diet." Kata Fei. "Yailah mak lo kenapa diet? Nanti sakit." Kata ku. "Gw sejak nikah berasa agak melebar ceu." Kata Fei. "Yowes lah sekarep mu." Jawab ku.


Akupun memesan makanan lalu kami mengobrol.


"Sya, laki lo manggil Haikam kan pakai kata abang. Tapi pangkat laki lo kan lebih tinggi. Itu kenapa biasanya?" Tanya Ka Vhiya. "Itu mungkin dia masih bintara kak. Kalo Ip udah perwira pertama." Jawab ku.


"Jadi ada yang lagi pdktan, Sya." Kata Novi. "Oh jadi mak Vhiya pdkt sama Bang Haikam. Ashiap lah mak." Jawab ku menggoda Ka Vhiya.


Setelah itu semua pesanan datang, kami pun mulai memakan dan meminum apa yang kami pesan.


Ip menghampiri kami dan mencium kening ku. "Sayang, abis ini kita langsung pulang gapapa kan?" Kata Ip yang ku jawab anggukan. "Gapapa, Ip. Kamu kenapa emang?" Tanya ku. "Nanti kamu aku kasih tau." Kata Ip yang ku jawab anggukan lagi.


Skip


Aku dan Ip memutuskan pulang ke rumah dinas. Ya! Kami sudah mengisi rumah dinas nya dan ternyata ga seburuk bayangan ku.


"Sayang, kamu mau bilang apa tadi?" Tanya ku. Tiba-tiba Ip mencium bibir ku dengan ganas. Dan yah kalian tau lah apa yang terjadi.


________________________


Sengaja aku ga bikin lebih lanjut biar kalian ga traveling guys pikirannya.


Like, comment, and be this one your favorite.


Anjeli Puja Lestari


2 Desember 2020

__ADS_1


06.30 Pagi


__ADS_2