
Tasya P.O.V
Seminggu lagi, aku akan menikah. Adat istiadat mulai di jalani. Seperti saat ini, aku sudah didandani untuk mengikuti pengajian agar pernikahan ku nanti bisa selalu aman tentram dalam kedamaian.
Seminggu yang lalu, kantor tempat Ip dinas sudah menyetujui pernikahan kami. Dan minggu depan, kami akan menikah.
"Anak mama cantik tenan!" Ucap mama yang sudah siap. Aku tersenyum dan menatap mama. "Iya dong ma." Jawab ku.
Skip
"Keluarga Tasya ada yang mau disampaikan mungkin untuk putri tercantik di keluarga nya!" Kata MC. Mama mengambil mic dan menatap ku seraya tersenyum.
"Anak mama yang paling mama sayang, maafin mama yang sejak bapak ga ada kamu malah jadi merasa sendiri. Kamu malah kurang mama perhatiin. Maafin mama. Sekarang kamu sudah dalam tahapan mau memulai hidup baru. Mama harap kamu bisa menjadi ibu dan istri yang baik bagi keluarga mu kelak. Mama sayang kamu sayang." Ucap mama yang membuatku tersenyum.
"Kakak-kakaknya apa ga mau nih ngomong ke adik kesayangannya?" Tanya MC. Kakak Lia dan Kakak Clay maju ke depan. "Ilah gw dulu kak lo kan cewek belakangan dulu." Kata Ka Clay. "Ilah lo kan serumah ama dia. Gw udah pisah gw mau ngomong dulu." Kata Ka Lia.
"Yaudah deh lo duluan aja." Kata Ka Clay mengalah. "Sip. Tasya, kamu liatkan akhirnya kakak berhasil ngalahin si Kakak Tawuran kamu ini hahahaha anyway dek, kakak mau bilang ke kamu selamat menempuh hidup baru. Kamu sekarang udah dewasa. Kakak minta maaf kurang perhatiin kamu selama ini. Maaf ya dek. Kakak harap kamu selalu bahagia kapanpun dan dimanapun kamu berada." Kata Ka Lia.
__ADS_1
"Nih cok!" Kata Ka Lia seraya memberikan mic ke Kakak Clay. "Nah gitu kek. Tasya, yuhuuu! Kamu tau dek seberapa sayangnya kakak sama kamu. Kakak harap kamu bisa menjadi ibu dan istri yang baik untuk keluarga kamu. Kalo udah nikah, cari rumahnya yang deket sini ya." Kata Ka Clay yang membuat ku tertawa.
Selesai pengajian, makanan dalam kotak di bagikan. Aku memilih mengobrol bersama ketiga teman rumah yang udah aku anggap adik aku sendiri.
"Ka, nanti lo tinggal nya di rumah dinas yah?" Tanya Waffa. "Rencana nya sih mau di rumah dinas dulu sambil cari-cari rumah. Si Ip kan katanya mah ada tanah deket-deket sini katanya sih dibeliin ayah nya. Palingan nanti rumah nya mau dibangun disana tapi sementara ini di rumah dinas dulu jadinya." Kata ku seraya tersenyum.
"Jauh ga kak dari sini?" Tanya Alya. "Enggak kok. Ibaratnya mah pertengahan antara sini sama tempat kerja si Ip walau lebih condong ke sana sih." Jawab ku seraya tersenyum.
"Tapinya kak, kenapa lo ga mau di rumah dinas aja?" Tanya Putri. "Gini dek, kalo di rumah dinas itu semisal suami kita amit-amit meninggal, kita harus pergi dari rumah itu. Makanya gw sama Ip sengaja bangun rumah jadinya nanti ga perlu ada perpindahan kemana-mana." Jawab ku seraya tersenyum.
"Anyway, gw baru inget dah kita udah temenan selama 11 tahun lho. Happy Anniv guys. Sorry gw ga bisa jadi kakak yang baik bagi kalian." Ucap ku seraya tersenyum. "No, kak. Lo udah lakuin yang terbaik untuk kita sampai kita bisa kayak gini sekarang. Thanks to you." Kata Alya. Ketiga sahabat rumah ku memeluk ku dan kami tertawa bersama.
"Sya liat sini, Sya!" Kata Ka Clay. Aku menengok dan melihat Ka Clay memotret ku.
"Laknatnya abang saye ini. Nak ambil gambar pun tak ada lah bilang-bilang." Kata ku yang membuat Ka Clay tertawa.
"Duh bentar lagi nih rumah sepi deh ga ada kaleng rombeng." Kata Ka Clay. "Sepenak'e iku cangkem." Ucap ku seraya tertawa. "Hush! Jangan ngomong kasar!" Kata Ka Clay. "Kan ade ga ngomong KASAR kak." Jawab ku seraya tertawa. "Sekarep mu lah." Kata Ka Clay yang membuatku tertawa.
__ADS_1
"Berarti lo tinggal apa lagi, kak?" Tanya Waffa. "Kemungkinan tinggal acara siraman sama midodareni sih." Kata ku seraya tersenyum.
"Siraman nya pakai air apaan kak?" Tanya Alya. "Air Sumur." Jawab Putri. "Sumur sini?" tanya Alya.
"Enggak kok. Ini dari keluarganya Ip. Di Bandung tuh ada yang percaya beberapa sumur ada makna nya. Ini salah satunya yang airnya gw pakai nanti." Jawab ku.
"Oalah gw kira kagak." Jawab Alya. "Tapinya kak, lo udah jadi kan foto prewed nya?" Tanya Putri yang ku jawab anggukan. "Wih asik!! Coba dong kak gw mau liat!!" Kata Putri. "Nehi, tunggu gw nikah nanti dicetak." Kata ku seraya tersenyum.
"Ka, lo kalo udah nikah jangan lupa doain gw ya." Kata Putri yang ku jawab anggukan. "Semua adek gw pasti gw doain kok." Jawab ku seraya tersenyum.
__________________
Finally part ini abis. Lanjut ke part dua ya guys. Maaf lama karna aku ada banyaaakkkkk urusan dari jaga bayi, sekolah, and the other.
Anjeli Puja
13 November 2020
__ADS_1
03.00 Pagi