
Setahun kemudian..
Tasya P.O.V
Hari ini, aku sudah berada di Magelang. Pagi ini aku dan Anya sudah bangun di kamar yang berbeda dengan kamar bunda.
"Anya bangun dulu yuk sayang!!" Ucap ku. "Ka, Anya masih ngantuk." Jawab Anya. "Nanti cantiknya ilang lho kalo ga sholat." Bujuk ku. "Okay deh kak." Jawab Anya. Dia mulai bangun walau masih mengerjapkan mata nya.
"Yuk! Ambil wudhu nanti kita sholat berdua!" Ajak ku. Anya menganggukan kepalanya dan berjalan ke kamar mandi. Aku memilih mempersiapkan sajadah dan mukena milik Anya. Setelah selesai, kamipun sholat berjama'ah.
"Ka? Nanti kita ke tempat a'a jam berapa?" Tanya Anya. "Jam sembilan sayang. Kenapa emang?" Tanya ku. "Gapapa kak. Nanti baju kita yang sama kan?" Tanya Anya yang ku jawab anggukan. "Iya dong masa iya kita beda baju." Jawab ku seraya mengelus kepala Anya.
Setelah sholat, kami memilih menonton tv. Biasanya ada kartun kesukaan aku dan Anya nih. "Nya? Ada Upin Ipin ga?" Tanya ku. "Ga ada kak. Kayaknya bentar lagi deh." Kata Anya. Ini memang kebiasaan kami. Kami selalu nonton Upin Ipin barengan.
Saat jam menunjukan pukul 8, kamipun bersiap sekalian untuk kami turun ke bawah karna kami akan sarapan. Aku sudah siap dengan kebaya berwarna hijau mint yang ku padukan dengan rok dan kerudung berwarna senada. Begitupula dengan Anya.
"Gimana sayang? Udah siap??" Tanya ku. "Udah dong kak. Yuk!!" Ajak Anya. Kami segera keluar kamar dan langsung berjalan ke arah lift. "Bunda sama Ayah udah disana kan yah kak?" Tanya Anya yang ku jawab anggukan. "Iya dong pasti." Jawab ku.
Saat kami tiba di restoran, aku melihat banyak orang yang sedang sibuk dengan makanan. Aku dan Anya memilih duduk di meja yang letaknya dekat dengan jendela.
"Anya mau makan apa sayang?" Tanya ku. "Mau makan bubur aja kak." Jawabnya yang ku jawab acungan jempol. Aku langsung mengambil dua porsi bubur dan membawanya ke Anya. Lalu aku mengambil orange juice dan ku berikan ke Anya.
Setelah kami makan, kami memperhatikan sekitar bermaksud mencari ayah dan bunda. Dan kami menemukan mereka baru masuk ke dalam restoran.
"Tuh ayah dan bunda!" Ucap ku. Anya langsung berjalan menghampiri mereka dan meminta gendong ke ayah.
"Wah! Mantu kita cantik ya yah!" Kata bunda seraya tersenyum. "Iya dong kan hari ini adalah puncaknya dia nunggu anak kita." Kata ayah yang membuat ku tertawa. "Ga sangka deh Tasya bisa 3 tahun pacaran sama Ip. Tasya kira ga akan langgeng lho bun, yah." Kata ku seraya tersenyum.
__ADS_1
"Lho kok bisa ngira begitu?" Tanya ayah. "Karna kata temen Tasya, punya pacar tentara tuh ga enak palingan cuman dijadiin mainan doang." Kata ku. "Tapi kamu ga mikir Ajeep begitukan?" Tanya bunda yang ku jawab gelengan. "Ip itu cowok yang baik bun. Tasya percaya sama dia." Kata ku seraya tersenyum.
"2 tahun lagi kalian baru bisa menikah. Bunda jadi ga sabar deh." Kata bunda. "Iya ayah juga. Dulu yah Sya, bunda tuh suka banget sama loreng. Tapi ya namanya hati mah kan ga bisa milih sama siapa dia jatuh cinta. Bunda akhirnya jatuh ke pelukan ayah." Kata ayah seraya tersenyum.
"Udah deh yah kamu mah ungkap semuanya." Kata bunda seraya tersenyum. "Gapapa dong jadinya mereka tau kalo kita juga bisa romantis." Kata ayah yang membuat ku tertawa.
"Udah jam 9 yah bun?" Tanya ku. "Udah setengah sembilan. Yuk!" Ajak bunda. Kami langsung segera memesan taksi online. Setelah itu, kami langsung masuk ke dalam mobil. Aku duduk bersama bunda dan Anya.
"Anya ga sabar yah liat a'a?" Tanya ku. "Iya dong kak. Pasti a'a ganteng." Kata Anya yang membuat ku tertawa dan mencium keningnya. "Iya dong kan a'a anak ayah." Kata ayah. "Enak aja. Kamu mah nanem doang. Aku yang ngandung." Kata bunda yang membuat ku tertawa.
"Maksudnya nanem itu apa bun? Emang a'a kayak timun mas yang di temuin di dalam mentimun?" Tanya Anya polos. "Tuh kan. Gini lho sayang, a'a tuh bisa dibilang ganteng kayak ayah tapi baik nya kayak bunda." Kata ku seraya mengelus kepala Anya. "Kalo Anya?" Tanya Anya. "Kalo kamu itu cantiknya kayak bunda baiknya kayak ayah." Jawab ku seraya mengelus kepala Tasya.
Saat sudah sampai di gerbang akademi, aku melihat banyak keluarga yang sudah datang untuk melihat keberhasilan anak mereka.
Kami segera turun dari mobil. Aku memperhatikan sekitar. Aku melihat ada tenda berwarna hijau. Aku yakin disanalah kami bisa melihat pelantikan para taruna.
Kami segera menuju ke tenda itu yang terletak dipinggir lapangan. Kami memilih kursi di baris kedua. Saat semua keluarga sudah duduk, acarapun di mulai.
"Tuh bun si Ip!" Ucap ku. "Walah ganteng banget anak kita mas!" Kata bunda seraya menggenggam tangan ayah. "Iya lah dia sekarang udah jadi lelaki gagah." Kata ayah.
Setelah pelantikan para taruna, mereka dengan gagah disebut berpangkat Letnan Dua. Setelah para taruna sudah kembali, acarapun di selesaikan.
"Dengan ini selesailah sudah pendidikan para taruna taruni disini. Semoga mereka dapat menjadi seseorang yang selalu mengabdikan dharma bakti nya bagi negara tercinta kita. Dengan ini pula, selesailah acara Prasetya Perwira. Apabila ada salah kata maupun perbuatan yang disengaja maupun tidak. Mohon maafkan kami. Wassalamualaikum warahmatullahi wabbarakatuh. Selamat siang!" Kata gubernur akademi militer.
Setelah selesai, aku mengikuti bunda dan ayah yang menghampiri sekumpulan taruna. Aku melihat sekitar untuk mencari Ip. Saat aku melihat nya, dia sedang duduk tenang di kursi seraya memegang sertifikat.
"Bun, yah! Itu Ip!!" Ucap ku seraya menghampirinya. Aku berjalan menghampiri Ip yang tersenyum menatapku.
"Sayang!! Congrate sayang!! Finally kamu lulus juga." Kata ku seraya memeluknya. "Iya sayang. By the way aku ada kabar bahagia." Kata Ip. Aku menatapnya seraya tersenyum. "Aku di tugasin di Depok!!" Kata Ip yang membuat ku kaget. "Seriusan Ip?? Wah!! Alhamdulillah!!" Ucap ku seraya memeluknya. "Alhamdulillah kamu tugas di Depok. Jadinya bunda ga perlu khawatir." Kata bunda.
__ADS_1
"Bun, semisal diperbolehkan. Aku mau tinggal di rumah aja ya." Kata Ip yang bunda jawab anggukan. "Iya asalkan memang diizinkan." Kata bunda. Aku menatap kekasih ku. Aku mengelus rahangnya dan aku tersenyum.
"Selama kamu disini, aku harap ga akan terjadi apa-apa. Love you sayang!" Ucap ku seraya mencium pipi Ip. "Iya aku usahain. Love You Too sayang." Jawab Ip seraya mencium pipi ku.
"Ayo sini menghadap ayah dulu. Mau di foto. Bunda sama Anya awas dulu." Kata ayah. Aku langsung memeluk Ip dan ayah memotret kami. "Lagi dong!" Suruh bunda. Saat aku tersenyum tiba-tiba Ip menggendongku ala Bridal Style. "Ip!" Ucap ku kaget. "Calm babe. Ga akan ada apa-apa okay." Kata Ip seraya tersenyum.
"Lagi!!" Suruh ayah. "Yah, jangan sama Tasya terus dong. Masa sama ayah dan bunda ga ada. Ayo sekarang kalian sekeluarga nanti baru sama ayah terus sama bunda dan yang terakhir sama Anya." Kata ku seraya mengambil kamera di tangan ayah.
Aku langsung memotret keluarga bahagia di depan ku. Tanpa sadar aku tersenyum melihatnya. Mereka keluarga ku juga sekarang.
"Sya, sini deh sebentar." Kata Ip. Aku menghampirinya dan tersenyum. "Kenapa Mas Letnan?" Tanya ku seraya tersenyum. "Aku akan lepas dinas 2 tahun lagi. Tapi hari ini di depan semua orang aku mau menyakan sesuatu ke kamu. Ini memang terlalu cepat tapi ini seenggaknya untuk memberitahu kamu kalau aku serius sama kamu." Kata Ip yang membuat ku tersenyum.
"Mau nanya apa mas?" Tanya ku. "Tahun depan siap aku lamar kan?" Tanya Ip yang membuat ku kaget. Aku menganggukan kepala ku dan segera memeluknya seraya tersenyum.
"Happy Anniversary yang ketiga kalinya sayang. Hubungan kita udah 3 tahun lho. Siapa yang nyangka kita bisa selama ini. Aku harap kita langgeng sampai kakek nenek eh ralat sampai ajal yang memisahkan. Love You Mi Amor." Kata Ip yang membuat ku kaget. Kok aku lupa sih ini Anniv kami!!
"Ih aku aja lupa mas! Happy Anniversary too sayang! Maaf ya aku lupa padahal dari jauh hari aku udah inget-inget." Kata ku seraya memeluknya.
"Tepat lima tahun hubungan kita, hari tunangan kita. Tepat di enam tahun hubungan kita adalah hari pernikahan kita." kata Ip yang membuat ku tersenyum.
_________________________
Segini dulu ya guys part ini. Love You All❤
Jangan lupa like and comment. Jadiin cerita ini fav kalian ya.
Anjeli Puja Lestari
15/10/2020
__ADS_1
14.00 Siang