Persit Untuk Kapten

Persit Untuk Kapten
-Pindah Ke Jakarta-


__ADS_3

Tasya P.O.V


Hari ini aku sedang libur. Aku menunggu chat dari bunda karna katanya keluarga Ip akan pindah ke Jakarta sekarang. Rumah pun sudah bunda beli seizin ayah. Rumah nya ada di Jakarta Selatan. Rumah nya tipe tingkat minimalis. Aku suka banget waktu kesana saat nemenin bunda ngeliat kondisi rumahnya.


"Sya? Gimana? Bunda udah ada kabar?" Tanya Ka Clay. "Belom kak mungkin masih di perjalanan." Kata ku seraya tersenyum. Aku ga sabar ketemu bunda dan Anya.


Aku melihat ponsel ku menyala dan terlihat nama bunda. Aku mengangkat telfonnya. "Hallo, bun. Assalamualaikum." Sapa ku. "Waalaikumsalam, Sya. Bunda dan Anya udah mau sampai yah. Nanti kami turun di Stasiun Tanjung Barat. Ini kami sudah di kereta menuju kesana. Tunggu ya di stasiunnya." Kata bunda yang membuat ku tersenyum. "Siap bun!!" Jawab ku seraya tersenyum. "Yaudah bunda matiin ya. Wassalamualaikum!" Kata bunda seraya mematikan sambungan telfonnya.


"Kak, Tasya otw dulu yah. Dadah!!" Pamit ku seraya tersenyum. "Iya! Hati-hati!!" Kata Ka Tila.


Aku langsung menunggu ojek online yang ku pesan. Ga butuh waktu lama, ojek itu datang dan aku segera menuju ke Stasiun Tanjung Barat.


SKIP


"Ka Tasya!!" Panggil Anya. Dia berlari dan langsung memeluk ku. Aku tersenyum seraya memeluknya. "Hallo sayang!" Sapa ku. "Assalamualaikum cantik!!" Sapa Bunda. Aku langsung memeluk bunda seraya tersenyum. "Waalaikumsalam bunda." Kata ku. "Sini bun, aku bawain yah. Kita pesen grab car dulu." Kata ku seraya memesan taksi online.


Saat taksi yang ku pesan sudah datang, kami langsung menuju ke rumah baru bunda.


"Anya, nanti jangan lupa ya pilih kamar." Kata ku seraya tersenyum. "Kamar Anya yang cat nya warna pink kan kak?" Tanya Anya yang ku jawab anggukan.


"Warna pink dengan motif bunga lho ada kupu-kupu nya juga." Kata ku seraya tersenyum. "Wah! Jadi ga sabar!!" Kata Anya. "Barang udah datang kan yah Sya?" Tanya bunda yang ku jawab anggukan. Memang beberapa hari ini aku sibuk karna menyiapkan rumah untuk ditinggali keluarga Ip. Ayah masih mengurus kepindahannya ke Jakarta.

__ADS_1


"Maafin bunda ya sayang malah ngerepotin kamu." Kata bunda. "Enggak kok bun. Justru aku bahagia karna jadinya kita deketan." Kata ku seraya tersenyum. "Makasih yah sayang. Kamu gantiin posisi Ajeep disini." Kata bunda seraya tersenyum. "Iya bunda itu udah tugas Tasya." Kata ku seraya tersenyum.


"Bu dari sini di depan kan yah?" Tanya pa supir yang ku jawab anggukan. "Iya mas. Nanti di depan gerbang aja ya kami turunnya." Kata ku seraya tersenyum. "Okay deh mbak." Kata pa supir.


Saat kami sudah sampai di depan rumah minimalis berlantai dua. Aku tersenyum dan segera membantu bunda menurunkan barang dan setelah itu aku membayar taksi online.


"Anya, kamu langsung ke kamar kamu yah di lantai dua. Kakak mau bantu bunda." Kata ku seraya tersenyum. "Okay kak." Kata Anya.


Rumah ini walau memang kalau dilihat dari depan, kecil. Tapi sebenarnya lebar ke belakang. Aku suka banget sama tamannya.



Disini ada empat kamar yang sudah aku hias. Ada kamar Anya, kamar ayah bunda, kamar Ip, dan kamar ku. Jadinya kalau aku mau nginep kan bisa di kamar aku sendiri hehehehe ayah pun ga keberatan.



"Tasya, kamu pasti sibuk banget ya beberapa hari ini. Ngajar dan saat pulang kamu malah ngedesain rumah ini. Makasih yah sayang." Kata bunda yang ku jawab anggukan. "Bunda dan Anya mau liat ga kamar Ip?" Tawar ku. "Wah coba deh!" Kata bunda. Aku mengajak bunda ke kamar Ip. Kamar yang aku desain dengan tambahan adanya peta dunia.



"Ih bagus kak!!" Kata Anya seraya tertawa. "Suatu saat kalo a'a selesai pendidikan nanti dia tidur disini kan sebelahan sama kamar Anya. Iya kan?" Tanya ku seraya tersenyum. "Iya kak. Makasih ya kak!" Kata Anya seraya memeluk ku.

__ADS_1


"Yuk sekarang kita istirahat dulu. Kakak sih udah ada stok baju di kamar kakak. Mau liat ga kamar kakak kayak gimana?" Tanya ku. "Mau!!" Kata Anya heboh. Aku langsung menggendong Anya ke kamar ku dan dia langsung berdiri di atas ranjang ku. "Ih bagus!!" Kata Anya. "Liat deh ada foto apa aja yang di dinding." Suruh ku.



SKIP


"Yuk semua! Bunda udah masak nih!" Kata bunda seraya tersenyum. "Ayo makan dulu yuk!" Ajak ku seraya tersenyum melihat Anya yang asik memainkan ponsel ku. "Anya kangen sama a'a. Kapan yah kita bisa kesana lagi." Kata Anya. "Anya mau kesana lagi sayang? Nanti yah kalo a'a udah minta kita kesana. Dua tahun lagi a'a lulus kok." Kata ku seraya tersenyum. "Iya kak." Kata Anya seraya tersenyum.


"Kakak kapan nikah sama a'a?" Tanya Anya. "Eeuummm Anya makan dulu yah." ajak ku. Kami segera turun ke lantai satu dan segera menyantap makanan yang sudah bunda masak. "Enak bun!" Ucap ku seraya tersenyum. "Makanan kesukaan kamu apa sih Sya?" tanya Bunda. "Eeuumm kalo Tasya sukanya sih sambel bawang, tempe mendoan dan tumis kulit melinjo, bun." kata ku seraya tersenyum.


"Alhamdulillah kamu orangnya sederhana banget." kata bunda. "Sejak kecil bapak ajari Tasya untuk selalu jadi seseorang yang sederhana bun." kata ku seraya tersenyum.


"Kalo bunda apa?" tanya ku. "Bunda paling suka nasi liwet dan lauk nya perkedel. Apalagi kalo udah ada sambel nya." kata bunda yang membuat ku tersenyum. "Kalo Anya apa?" tanya ku seraya memeluk Anya. "Anya suka semua masakan bunda dan Ka Tasya." kata Anya yang membuat kami tertawa.


_____________________________________


Segini dulu ya guys. Love You All


Anjeli Puja Lestari


13 Oktober 2020

__ADS_1


00.10 Malam


__ADS_2