Persit Untuk Kapten

Persit Untuk Kapten
-Sidang-


__ADS_3

Ajeep P.O.V


Hari ini adalah hari dimana Tasya akan disidang kelulusan. Semoga aja deh dia bisa.


Guys, jujur aja aku ngerasain satu rasa untuk Tasya. Rasa yang bahkan melebihi rasa aku ke Fei dulu. Apa ini yang disebut Jatuh Cinta?


"Jeep? Kamu kenapa ngelamun?" Tanya bunda. Aku menengok dan tersenyum. "Enggak ngelamun kok, bun. Cuman lagi mikirin aja." Kata ku seraya tersenyum. "Mikirin siapa?" Tanya bunda yang membuat ku terdiam. "Mikirin Tasya ya?" Kata bunda seraya tersenyum. "Ya seperti itulah." Kata ku seraya tersenyum. "Kamu cinta ya sama dia?" Tanya bunda yang spontan ku jawab anggukan. "Tuh kan!! Bunda tuh tau kamu cinta sama dia. Kamu selalu omongin dia dan ada binar kebahagiaan dimata kamu saat kamu ceritain dia." Kata bunda yang membuat ku terdiam. Apa aku jatuh cinta sama Tasya?


"Menurut bunda, Ajeep jatuh cinta sama dia?" Tanya ku yang bunda jawab anggukan. "Iya. Rasa kamu ke dia itu beda sama rasa kamu ke Fei." Kata bunda yang membuat ku kaget. "Bunda tau dari mana?" Tanya ku. "Dari buku catatan kamu. Ada beberapa nama Fei disana. Jeep, kamu terlalu melihat ke depan tanpa kamu lihat kebelakang kamu ada seseorang yang selalu mendukung kamu, nyemangatin kamu, bahkan selalu apa adanya di depan kamu. Jangan sampai kamu kehilangan cinta itu, Jeep. Bunda pernah begitu juga. Bunda dulu jatuh cinta sama teman sekelas bunda sampai akhirnya bunda sadar saat dia pergi, bunda cinta sama dia. Akhirnya ya gitu deh dia meninggal dan bunda pada akhirnya nemuin kebahagiaan sama ayah kamu." Kata bunda yang membuat ku terenyuh.

__ADS_1


"Apa menurut bunda, Tasya juga cinta sama Ajeep?" Tanya ku yang langsung dijawab anggukan bunda. "Coba deh kamu mikir, cewek mana yang sampai relain jam presentasinya demi temennya doang? Sedangkan masa depan dia yang harusnya di utamakan. Terus coba deh kamu mikir, mana ada cewek yang sampai nangis hanya karna temannya pulang ke rumah?" Kata bunda yang membuat ku berpikir kalau itu benar juga. "Bunda setuju banget loh kalo kamu sama dia." Kata bunda yang membuat ku tersenyum. "Setuju kenapa, bun?" Tanya ku. "Tasya tuh bagi bunda udah calon mantu idaman lho. Baik, ramah, pintar, dan kamu sering cerita kalo dia rajin dan suka anak-anak. Apa yang kurang coba?" Tanya bunda seraya tersenyum. "Berarti bunda setuju kalau aku sama Tasya?" Tanya ku yang dijawab anggukan bunda. "Kamu udah cerita belum ke dia kalau kamu tahun depan udah lulus??" Tanya bunda yang ku jawab gelengan. "Kenapa ga dikasih tau aja sih, Jeep?" Tanya bunda. "Untuk surprise dia. Aku mau nanti dia datang, bun." Kata ku seraya tersenyum. "Yaudah intinya sih bunda harap kamu segera lamar dia atau jadiin dia pacar kamu. Kamu masuk akmil nanti lalu dinas 2 tahun. Setelah itu usia kalian sama-sama matang dan kalian menikah. Gimana? Bunda harap kamu setuju lho." Kata bunda yang membuat ku tersenyum.


Tasya P.O.V


Aku sudah berada di depan ruang sidang. Huft! Hari ini aku akan sidang kelulusan guys. Ini udah dua bulan sejak aku nulis skripsi dan pada akhirnya skripsi aku di ACC. Makanya aku lagi mau sidang.


"Atas nama Anastasya Violetta dipersilakan masuk!" Kata salah seorang dosen yang bernama Bu Martha. Aku tersenyum lalu segera masuk ke ruang sidang. Dan saat itu juga, aku duduk di kursi khusus mahasiswa.


SKIP

__ADS_1


"Dengan ini saya nyatakan bahwa Anastasya Violetta sudah memenuhi syarat dalam kelulusan dari Universitas Indonesia dengan jurusan Pendidikan Sejarah. Selamat!" Ucap Bu Martha seraya mengetuk palu. Aku tersenyum dan menatap langit ruang sidang. Aku bersujud sebentar lalu segera bersalaman dengan para dosen. Aku segera keluar ruangan seraya tersenyum. "Selamat!!!" ucap semua orang yang berada disini. Rata-rata mereka senior ku hehehehehe.


Aku segera Video Call dengan kedua sahabat ku yang bernama Sekar dan Novi. "Guys!! I Got It!!!" ucap ku girang. "Yeay!!! Congrats Sya!!!" kata Novi yang membuat ku tersenyum. "Thank you Nopi!!" kata ku seraya tersenyum. "Yhoa! Selamat ya Sya!! Sukses selalu pokoknya mah!" kata Sekar yang membuat ku tersenyum. "Thank you, Sekar!!" ucap ku seraya tersenyum. "Sya, udah ngabarin Ajeep?" tanya Novi yang ku jawab gelengan. "Nanti abis ini palingan. Yaudah guys, aku makan dulu okay. Assalamualaikum!!" Kata ku seraya mematikan sambungan Video Call.


______________


Yeay! Part ini selesai!! Rencana nya mau double up guys.


Anjeli Puja

__ADS_1


08/09/2020


__ADS_2