PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 13 BACA


__ADS_3

*YUK SEBELUM LANJUT


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN


HAPPY READING WAAK!!!❤*


"Ibu, pria itu sangat tampan. Aku menyukai nya" ucap Cecil kepada ibu.


"Ibu juga menyukai nya nak, dia pria yang kaya" ucap ibu.


Ibu dan Cecil terlihat sangat bahagia melihat kedatangan ku. Tapi aku yakin mereka bahagia karena melihat pria yang ada di samping ku, yang berjalan dengan gaya khasnya. Dan mereka berhenti berbicara saat kami tiba didepan mereka.


"Tante sebaiknya pulang. Biar aku dan Tika yang menjaga ayah." ucap Zayn pada ibu tanpa melihat Cecil yang terus menatap kearah ku.


"Baiklah nak, ibu akan kembali besok pagi." ucap ibu sambil tersenyum.


Kami saling diam dengan pemikiran masing masing. Aku memikirkan tawaran pria itu, tapi aku tidak bisa melakukan apapun. Bagaimana pun juga aku harus berterimakasih padanya karena telah menolong ayah. Mungkin dengan menjadi istri kontrak dapat membalas kebaikannya.


"Aku menerima tawaran mu." ucapku sambil melihat pria yang sedang duduk didepan ku.

__ADS_1


"Apa kau sudah memikirkan nya dengan matang?" tanya pria itu.


*Dasar pria aneh. Tadi dia mengancam akan mencabut pengobatan ayah, dan sekarang dia bertanya apa aku sudah memikirkan dengan baik? Pria yang tidak waras*


"Aku tidak punya pilihan lain." ucapku dingin sambil membuang muka.


"Bagus. Suratnya akan segera datang" ucapku dengan dingin.


Aku langsung menelepon sekretaris ku, untuk segera mengantarkan surat perjanjian yang telah disiapkan. Aku sangat bahagia sekali malam ini. Aku akan segera membawanya bertemu dengan mama dan oma, pasti mereka sangat bahagia mendengar nya.


Tak lama kemudian, seorang pria tampan datang dengan membawa berkas merah ditangan nya. Dia tersenyum melihat kearah ku. Dia sepertinya pria yang hangat tidak seperti pria yang ada dihadapan ku saat ini.


"Nona, tuan muda menyuruh anda untuk membaca berkas ini." ucap sekretaris ku dengan tersenyum.


"Ah maafkan aku. Mana berkas yang harus kubaca? Dan satu lagi jangan panggil aku dengan sebutan nona panggil saja Tika" ucapku sambil tersenyum yang memperlihatkan lesung pipitku.


*Wanita ini sangat manis. Beruntung sekali tuan muda bisa mendapatkan nya* ucapku dalam hati.


"Jangan tersenyum seperti itu pada sekretaris ku," ucapku dingin penuh penekanan.

__ADS_1


"Kau tidak berhak melarangku," ucapku dengan nada menantang.


"Nona bisa memanggil saya Prans" ucapnya dengan tersenyum.


"Baiklah prans yang baik hati" ucapku dengan senyum manis.


"Jika sudah selesai kau bisa pergi sekarang." ucapku dengan nada dingin.


"Baiklah, selamat malam nona dan tuan muda," ucapku sambil berjalan berlalu meninggalkan mereka berdua.


Aku membuka berkas yang sedang ku pegang dan membacanya dengan seksama dan teliti. Aku terus saja mengerut kan dahiku ketika membaca berkas ini. Kenapa poin nya semua menguntungkan untuk nya dan merugikan kan diriku?


"Kenapa isinya merugikan diriku semua?" tanyaku dengan nada suara yang kesal.


"Kau hanya perlu mengikuti nya saja. Tidak ada protes apapun" ucapku dingin padanya.


Aku yang mendengar ucapan pria itu menjadi kesal dan memanyunkan bibirku. Aku kesal sekali mengetahui isi perjanjian gila ini. Tapi ini semua demi ayah.


*Dia terlihat semakin manis ketika sedang kesal* gumam ku.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2