PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 35 TETAP BISA MEMBUATKU KESAL


__ADS_3

Bughh


Zayn memukul tubuh Jovan yang sudah menindih tubuh lemah Tika. Zayn menghajar Jovan dengan membabibuta. Dia sangat marah melihat Tika yang hampir di lecehkan oleh orang yang sangat dia kenal.


"Beraninya kau menyentuhnya!" ucap Zayn dengan terus memukul tubuh Jovan.


Jovan tidak tinggal diam saat Zayn memukul tubuhnya. Dia membalas setiap pukulan yang ia terima dari Zayn.


Saat Zayn lengah Jovan mengambil senjata api yang ada di saku bajunya. Dan membidik tubuh Tika yang terlihat semakin lemah.


Dorr


Senjata api itu menembus dada bidang milik Zayn. Terlihat darah segar mengalir dari dalam baju. Zayn memejamkan matanya sesaat dan kembali menghajar Jovan seperti serigala.


Rika langsung menghubungi polisi saat melihat ponsel Zayn tergeletak di dekatnya.


"Jangan ," kata Zayn saat menyadari apa yang akan di lakukan oleh Tika.


Tak berapa lama kemudian para bodyguard Zayn pun datang dan menangkap Jovan yang ingin kabur. Zayn tidak peduli dengan rasa sakit yang disebabkan oleh timah panas yang menembus dada nya. Dia tetap membawa Tika keluar dengan semua sisa tenaga yang ia miliki.

__ADS_1


Kembali ke rumah tua,


Omar langsung menutup matanya saat sudah melihat kabel itu terlepas. Namun tidak dengan Prans dia terus tercengang dengan apa yang dia lakukan sekarang.


Aku akan mati sekarang, batinya.


"Mengapa tidak terjadi sesuatu?" tanya Omar saat menyadari tidak terjadi apapun.


"Sepertinya tuhan memihak pada kita. Bom ini sudah tidak aktif lagi, " ucap Prans saat melihat waktu bom itu sudah berhenti dengan menyisahkan waktu kurang dari satu menit.


"Sejak kapan kau belajar menjinakkan bom seperti itu? " tanya Omar heran.


Brukk


Mama Rena pingsan tanpa menjawab pertanyaan Prans. Omar dan Prans langsung mengangkat tubuh Mama Rena dan segera membawanya pergi ke rumah sakit.


Sepanjang perjalanan Tika terus saja menekan dada Zayn. Zayn terlihat sangat lemah mungkin karena sudah terlalu banyak darah yang keluar dari dadanya.


"Pak cepat sedikit, " ucap Tika pada supir.

__ADS_1


"Kenapa kau cerewet sekali. Aku tidak apa-apa ini hanya luka kecil dan akan segera pulih, " kata Zayn dengan lirih.


"Di situasi seperti ini kau tetap bisa membuatku kesal, " ucap Tika memutar bola matanya malas.


Zayn sedikit tersenyum terkekeh melihat Tika. Entah kenapa dia sangat suka menggoda Tika. Apalagi jika Tika memayunkan bibirnya yang membuat Zayn menjadi gemas.


Tika terus mengikuti Zayn sampai di depan ruang operasi. Dia terus berdoa agar tidak terjadi sesuatu pada Zayn.


Di sisi lain,


Omar dan Prans membawa Mama Rena ke rumah sakit yang sama dengan Rina. Dokter langsung sigap memeriksa kondisi Mama Rena. Karena tahu apa yang akan terjadi jika mereka tidak segera melakukan sesuatu.


"Dia hanya syok. Sebentar lagi dia akan segera sadar. " ucap Dokter.


"Syukurlah. Terimakasih dok, " ucap Prans.


"Kau tunggu disini. Aku ingin mengabari Zayn dulu. " kata Prans pada Omar yang langsung di jawab anggukan oleh Omar.


Yuk sambil nunggu cerita ini up. Jika kalian berkenan bisa mampir ke lapak sebelah. Dan jangan lupa like vote dan komen. Apalagi jika komentar kalian yang berhubungan dengan isi cerita itu akan membuat saya menjadi lebih semangat.

__ADS_1


__ADS_2