PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 8 MULAI TERSENYUM


__ADS_3

"Kau belum menggunakan pengaman mu" ucapku sambil memasang kan pengaman nya dan ia terkejut dengan sikap ku. Aku dapat melihat rona merah di pipinya. Apa ia malu denganku?


*YUK SEBELUM LANJUT


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN


HAPPY READING WAAK!!!!❤*


Ku lajukan mobilku membelah jalan yang terlihat sepi. Ini sudah hampir tengah malam, jadi wajar tak banyak kendaraan yang lewat. Aku hanya mengantar sampai di depan gang rumah Tika. Karena mobilku tak dapat masuk ke dalam karena gang yang sempit.


Ia lantas turun, mengucapkan terimakasih dan berlalu meninggalkan ku yang masih setia melihat nya. Ia masuk di rumah berwarna kuning yang terdapat mobil angkutan umum disebelah nya.


-----


Aku terbangun dengan rona merah diwajah ku mengingat kejadian semalam. Aku sempat berpikir ia akan menciumku, karena jarak kami yang begitu dekat. Ternyata ia hanya memasang pengaman ku. Aku malu sekali bisa bisanya aku berpikir seperti ini.

__ADS_1


(Flashback)


"Kau belum memakai pengaman mu" ucapku sambil memasang kan pengaman nya dan ia terkejut dengan sikap ku. Aku dapat melihat rona merah di pipinya apa ia malu denganku?


(End of flashback)


Ingatanku beralih pada jas yang tergeletak di samping ku. Aku baru ingat ia kemarin memberikan nya padaku, dan aku harus kembali mencari nya. Untuk mengembalikan jas ini mungkin ia akan membutuhkan nya.


Aku bergegas bersiap berangkat kerja, dengan senyum yang tak lepas dari bibirku yang berwarna pink. Karena mood yang sedang sangat baik hari ini. Aku memakai celana jeans abu abu yang dipadukan dengan baju putih. Serta luaran yang berwarna pink, yang membuat penampilan ku tampak cantik dengan polesan make up yang tipis.


Disisi lain....


Zayn terlihat mulai tersenyum di kantor. Semua karyawan heran dengan perubahan sikap bos mereka. Tak terkecuali Prans sahabat sekaligus asisten nya.


Ia penasaran apa yang sudah terjadi dengan bos nya itu. Yang membuat nya selalu tersenyum. Tetapi disisi lain ia juga ikut bahagia, karena ia melihat senyum yang pernah hilang dari Zayn sahabat nya.

__ADS_1


"Zayn ada apa denganmu? Kenapa kau selalu tersenyum akhir akhir ini" tanyaku dengan rasa penasaran.


Sedangkan orang yang ditanya hanya makin melebarkan senyumnya, yang membuat ku menjadi sangat penasaran.


*Sepertinya ia sudah mulai gila sekarang" ucapku pelan.


Zayn yang mendengar nya langsung melempar kan pena yang ia pegang, yang langsung mengenai kepalaku. Aku hanya mendengus kesal akibat ulah nya itu. Dia memang tak pernah berubah.


"Auww," ucapku sambil mengusap bekas lemparan nya. Sedangkan ia hanya menunjukkan wajah bangga nya. Karena berhasil membuat ku kesakitan dasar bos laknat ucapku dalam hati.


Mana mungkin aku berani mengucap kan secara langsung, bisa bisa aku di gantung di menara oleh nya. Aku tak mau mati muda. Aku belum menikah dan mempunyai anak aku tak mau mati sia sia.


"Siapkan mobil. Aku ingin pergi ke suatu tempat sekarang" ucapku kepadanya.


BERSAMBUNG...........

__ADS_1


__ADS_2