
"Siapkan mobil. Aku ingin pergi ke suatu tempat sekarang" ucapku kepadanya.
Aku yang mendengar perintah dari Zayn langsung mengangguk, meninggalkan nya di ruangan dan bergegas menyiapkan mobil.
Kami menuju ke arah salah satu butik terkenal aku sudah biasa mengantar Zayn pergi ke butik. Tapi yang membuat heran, mengapa ia memintaku untuk berhenti sedikit jauh dari butik. dan tak turun melainkan hanya duduk diam di dalam mobil seperti penguntit.
"Kita mau ngapain si bos?" tanyaku pada Zayn, karena kami hanya berdiam di dalam mobil seperti ini.
"Hussttt, kau diam lah mengganggu saja." ucapku padanya.
Ia tak bisa diam di dalam mobil kepalanya terus saja berganti arah. Mungkin ia sedang mencari apa yang membuatku berhenti jauh dari butik.
*Aku keluar butik untuk pergi makan siang bersama Lukman. Aku sangat merindukan nya. Aku akan memberinya kejutan, dengan datang ke cafenya pasti ia akan bahagia* Pikirku.
Aku mengendarai motorku menuju cafe Lukman. Yang hanya memakan waktu 30 menit aku sudah sampai di depan cafenya. Aku melihat ia sedang tertawa bersama seorang wanita, yang seperti nya aku mengenal wanita itu. Aku tak pernah berburuk sangka kepadanya karena aku begitu mencintainya.
__ADS_1
*Prans POV
Ia menyuruhku untuk mengikuti seorang wanita cantik yang mengendarai motor merah. Menuju ke salah satu cafe yang cukup terkenal. Ia terus memperhatikan wanita itu dengan serius.
*Apakah bos menyukai wanita ini? Tapi kalau si bos menyukai nya kenapa ia tak turun saja menghampiri atau mengajak nya makan malam? Bukan malah menjadi penguntit seperti ini* ucapku dalam hati.
Ia terkejut saat aku tiba tiba datang dan langsung memeluk nya dari samping. Aku hanya pokus melihat kearah nya, tanpa menoleh ke arah wanita yang duduk cantik di hadapanya.
Namun sedetik kemudian, Lukman langsung membalas pelukanku dan tersenyum hangat menatap ku. Saat aku melihat wanita yang duduk dihadapan nya, aku sedikit terkejut menyadari siapa yang duduk dengan nya.
"Rina? sedang apa kau disini?" tanyaku padanya.
"Kenapa kau harus canggung seperti itu? Aku hanya bercanda" Ucapku dengan tertawa. Sedangkan Rina hanya tersenyum menanggapi ucapanku.
Kami terus tertawa, ketika Rina mengingat kan tentang peristiwa saat aku yang terjatuh ke dalam selokan. Karena marah kepada Lukman.
__ADS_1
(Flashback)
Aku terus saja mundur ketika lukman mendekatiku. Aku marah kepadanya karena ia terlambat menjemputku. Karena tidak memperhatikan sekitar, aku terjatuh ke dalam selokan yang cukup dalam. Yang membuatku menjadi malu dan kesal.
Malu karena jatuh keselokan dan menjadi tontonan dan kesal. Karena menjadi bahan tertawaan mereka. Akhirnya aku pulang dengan di antar oleh Rina. Yang terus saja tertawa sepanjang jalan pulang. Sedangkan aku hanya mendengus kesal.
(End of flashback)
Aku yang terlalu asyik tertawa bersama mereka, tidak menyadari bahwa ada empat pasang mata yang terus saja memperhatikan ku dari jauh.
*Zayn POV
Aku yang melihat dia tertawa bersama pria lain, menjadi sangat marah dan membuat suasana hatiku hancur seketika.
"Kembali ke kantor sekarang!" ucapku dingin tanpa ada senyum lagi di wajahku.
__ADS_1
*Ada apa dengan bos? Kenapa dia kembali menjadi dingin melihat wanita itu tertawa bersama pria lain* pikirku.
BERSAMBUNG*.................