PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 24 AKU MENYESAL


__ADS_3

Lukman hanya diam mematung melihat Rina. Entah apa yang ada dipikiran nya, dia merasa menyesal sudah melakukan itu dan menyakiti Tika. Hancur sudah semua impian yang dia bangun bersama Tika.


Ahhk....


Lukman berteriak dan menarik rambutnya frustrasi. Dia masuk ke dalam kamar begitu saja meninggalkan Rina yang sudah menangis. Rina merasa sakit menyadari tidak ada sedikit harapan. Untuk bersama nya meskipun mereka sudah melakukan nya. Dia berharap setelah melakukan itu mungkin Lukman akan bertekuk lutut padanya namun kenyataan nya berbanding terbalik.


Rina meninggal kan rumah Lukman dengan perasaan hancur. Dia yakin Lukman tidak akan bertanggung jawab. Dia menyesal telah menyakiti perasaan sahabatnya, padahal Tika sangat baik padanya.


Rina berjalan tanpa tahu arah tujuan. Dia tidak mungkin pulang dengan kondisi seperti ini. Dia tidak tahu harus pergi kemana lagi sekarang. Dia tidak akan sanggup menerima kenyataan jika suatu saat nanti dia hamil dan Lukman tidak mau mengakui nya.


"Apa kau sudah gila?" bentak pria yang ada di dalam mobil. Tika terus berjalan sambil menangis menghiraukan pria yang hampir menabrak nya. Ia terus berjalan dengan tatapan mata yang kosong.


*Apa dia akan bunuh diri ?*


Aku menarik tubuhnya ke pinggir jalan. Ku pandang wanita itu dengan seksama, pipinya basah karena air mata. Pandanganku terhenti saat melihat tanda kepemilikan dileher wanita itu.

__ADS_1


Aku langsung melepaskan tangannya. Pikiran anehku terus berputar dikepala. Apa dia jual ibunya? Atau dia terpaksa melakukan nya? Atau dia telah menyesal melakukan itu dengan kekasih nya?


"Kenapa kau menolong ku?"


"Aku melakukan apa yang orang lain lakukan, "


"Aku harus mati."


"Apa kau gila? Kenapa kau ingin mati."


"Aku menyesal telah menyakiti nya," ucap Rina sambil menangis.


Dia terlihat sedikit tenang setelah minum. Aku membiarkan nya yang masih setia menatap layar ponselnya. Dia terlihat sedikit tersenyum saat melihat potonya dan seorang gadis . Namun aku tidak dapat melihat poto siapa disamping nya.


Dertt... dertt....

__ADS_1


"Aku kesana sekarang" ucapku.


Aku kembali masuk setelah menerima ponsel itu. Saat aku ingin bertanya pada wanita ini, ternyata dia sudah tertidur dengan lelap. Dia terlihat sangat lelah aku tidak tega membangukan nya.


***


"Tuan Muda, " ucap Prans saat memasuki ruangan.


Zayn terlihat sangat kacau sekarang. Prans yang melihat itu langsung memeluk dan menenangkan nya. Zayn terlihat menangis di pundak sahabat sekaligus asisten nya. Dia menumpahkan seluruh kesediaan nya.


"Aku dimana?" tanya Tika sambil berusaha mengingat kejadian barusan. Zayn yang mendengar suara Tika langsung menghampiri nya. Tika terlihat menahan air matanya yang akan segera tumpah.


"Maafkan aku, " ucap Zayn memeluk tubuh Tika.


"Ayah! dimana ayah sekarang? Aku ingin melihat ayah." ucap Tika sambil menangis.

__ADS_1


Zayn yang mendengar itu hanya bisa terdiam. Dia tidak mungkin mengatakan hal yang sebenarnya terjadi. Tika pasti akan syok mendengar apa yang sebenarnya terjadi.


"Jawab aku, " ucap Tika sambil memukul bidang dada Zayn. Zayn semakin sakit melihat Tika seperti ini. Dia berjanji akan menemukan siapa dibalik ini semua.


__ADS_2