PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 39 BUKAN STRUK


__ADS_3

"Nah itu dia kakakmu, " ucap Mama Rena saat melihat Prans berjalan masuk setelah dokter yang menangani Tika keluar.


Apa!! Prans? teriak batin Zayn tak percaya.


"Kenapa kau lama sekali sayang, " tanya Mama Rena saat Prans berdiri di samping tubuh Zayn.


"Aku tidak ingin mati mah jika bersama kalian di ruangan ini, " jawab Prans tanpa canggung seperti sebelumnya.


Mama Rena tertawa mendengar jawaban putra barunya. Dia paham bahwa putranya Zayn itu sangat pencemburu. Tapi juga sangat gengsi untuk mengatakan cinta pada Tika.


Mama Rena sudah tahu yang sebenarnya. Setelah kejadian sarapan pagi bersama, dia langsung menyuruh orang untuk mencari informasi tentang Tika. Meskipun awalnya ia kecewa karena sudah di bohongi oleh putranya. Tapi dia akan berusaha membuat mereka berdua saling menyadari jika mereka saling mencintai satu sama lain.


"Hei! Berani sekali kau memanggilnya mama? " tanya Zayn tidak rela.


"Zayn jangan seperti itu. Mulai sekarang dia kakakmu jadi bersikap sopan dengannya." ucap Mama Rena.


"Panggil aku kakak bos yang galak, " ejek Prans dengan senyum kemenangan.


Zayn yang mendengar itu mengeraskan rahangnya. Dia sangat kesal melihat Prans yang tertawa menang karena di bela oleh ibunya.

__ADS_1


"Hanya untuk beberapa hari saja. Setelah itu, lihat apa yang akan aku lalukan padamu, " ucap Zayn masih tidak terima.


"Apa maksudmu hanya beberapa hari saja. Dia akan selamanya jadi kakakmu. Dan perusahaan akan segera di bagi menjadi dua. " ucap Mama Rena yang membuat Zayn terkejut.


"Mama kenapa harus prans. Dia sangat menyebalkan," bujuk Zayn pada Mama Rena seperti anak kecil yang meminta permen.


Hahahaha


Tika tertawa dengan cukup keras melihat tingkah Zayn yang seperti anak kecil. Tika tidak mengira bos yang di anggap galak oleh seluruh karyawan perusahaan ternyata begitu manja pada ibunya.


"Zayn sudahlah. Nanti kakak belikan kamu banyak permen, " ucap Prans menekan kata kakak yang membuat Zayn semakin tambah kesal.


"Maaf tuan Zayn, mereka menunggu perintah anda selanjutnya," ucap Omar masuk ke dalam ruangan.


Zayn mengeraskan rahangnya kembali mengingat apa yang sudah di lakukan oleh Jovan pada Tika. Matanya menyorotkan api kemarahan yang membuat siapa pun yang melihatnya menjadi menggigil ketakutan.


"Ayo kita pergi," ucap Zayn dingin.


"Mama pulanglah bersama kakak. Aku akan segera menyusul kalian ke rumah." ucap Zayn dengan menatap ke arah Tika.

__ADS_1


"Tapi mama harus ikut. Mama ingin memberikan pelajaran padanya," ucap Mama Rena dengan tatapan tajam.


Mengapa ibu dan anak ini membuat aku takut? batin Tika melihat ke arah Mama Rena dan Zayn.


"Baiklah. Kakak bawa adik iparmu pulang," perintah Zayn.


"Dengan senang hati adikku, " ucap Prans tersenyum menang. Zayn hanya mendengus melihat tingkah Prans. Meskipun dia menyebalkan tapi Zayn sangat menyayanginya.


"Kau pulanglah bersama kakak. Aku akan segera kembali," kata Zayn mengelus kepala Tika dan berjalan ke luar ruangan.


"Apa adik ipar membutuhkan kursi roda untuk berjalan pulang?" tanya Prans usil.


"Hei! aku hanya terluka di bagian punggung. Bukan struk, " jawab Tika kesal dengan pertanyaan Prans.


Prans terkekeh mendengar jawaban Tika. Pantas saja Zayn memilihnya sebagai calon istri. Dia selalu bisa membuat orang lain tersenyum. Beruntung nya Zayn bisa memiliki dirinya, batin Prans berucap.


AKU SAYANG KALIAN😊


HAPPY READING ZHEYANG🤗

__ADS_1


__ADS_2