PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN

PERTENGKARAN BERUJUNG PERNIKAHAN
EPISODE 2 INSIDEN PAGI HARI


__ADS_3

Pagi hari yang cerah membuat seorang gadis manis berlesung pipit bersemangat untuk bekerja. Karena dapat bekerja di tempat yang pernah Dia impikan selama ini.


Dan ini lah dia Tika. Berpenampilan celana jeans hitam dengan kemeja pink. Dengan polesan make up yang tipis, yang membuat kesan manis dan dewasa di usia nya yang baru menginjak 22 tahun.


Tidak lupa dia selalu menyapa orang yang duduk di meja makan, dengan wajah yang ceria dan penuh semangat.


"Selamat pagi Ayah, Ibu dan Cecil adik ku yang paling manja." ucap Tika sambil mencubit pipi cubby adik nya.


"Is Kakak. Pipi ku bisa tambah cubby,kalok kakak tarik tiap hari seperti ini," ucap Cecil sambil mengelus pipi nya yang memerah karena kakak nya.


"Sudah sudah jangan ribut di meja makan. Tidak baik." ucap Ibu Tika. Sedangkan Ayah Tika hanya tersenyum melihat interaksi kedua anak gadis nya.


"Ayah apakah kesehatan ayah sudah membaik? Jika belum sebaik nya ayah tidak usah bekerja dulu," ucap Tika khawatir.


"Tidak nak, Ayah sudah sehat. Buktinya ayah suda bisa berjalan ke meja makan" ucap Ayah sambil tersenyum.

__ADS_1


"Tapi ayah," ucap Tika.


"Tidak nak. Ayah sudah baik baik saja tidak perlu khawatir. Karena ada anak gadis Ayah yang merawat Ayah dengan sangat baik" ucap ayah dengan penuh kasih sayang.


Sedangkan Ibu Tika hanya diam dengan melanjutkan sarapan pagi dengan nasi goreng dan telur ceplok.


Acara sarapan pagi pun di lanjutkan dengan suara sendok dan piring yang saling bersentuhan.


"Ayah, Ibu tika berangkat kerja dulu" ucap Tika sambil menyalami kedua orangtua nya.


Namun semua hilang saat tiba tiba mobil mewah melaju kencang di dekat motor nya. Yang membuat Tika hilang kendali dan terjatuh bersama motor beat kesayangan nya.


"Ahh sialan!!!" ucap Tika dengan sedikit meringis, karena luka lecet di lengan nya.


Tetapi tidak lama kemudian mobil itu berhenti dan pemilik mobil tersebut turun. Dan menghampiri Tika yang masik terduduk di trotoar jalan, sambil mengusap ngusap lengan nya.

__ADS_1


*Astaga ganteng sekali pria ini.* batin Tika dalam hati.


"Berapa uang yang kau butuh kan?" ucap Zayn dengan sikap dingin dan sombong nya.


"Cihh. Aku tak butuh uang mu tuan yang sombong " ucap Tika dengan nada kesal.


"Bukan nya meminta maaf malah menawarkan uang. Memang dasar Pria kaya yang sombong." ucap tika dengan sedikit berteriak.


"Dasar perempuan cerewet. Masik untung aku mau bertanggung jawab." ucap Zayn dengan nada kesal.


Karena baru pertama kali ada perempuan yang berteriak kepada nya. Biasa nya setiap perempuan akan bertekuk lutut dengan nya.


"Aku tidak butuh tanggung jawab mu. Lebih baik kau pergi saja Tuan kaya yang sombong" Ucap Tika kesal.


Sedangkan Zayn menatap sinis ke Tika, kemudian mengeluarkan uang seratus ribu lima lembar. Dan berlalu meninggalkan Tika yang masik belum bisa mencerna semua nya. Karena masih pokus mengagumi sosok yang baru saja menabrak nya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2