
“Aduh indah banget puisi yang dibacakan Rossa. Sekarang aku bangga sebagai wanita yang mempunyai derajat yang sama di muka Bumi ini dan di hadapan Tuhan tentunya.” Ucap Luna yang bangga sebagai wanita yang merasa dirinya anggun dan cantik.
“Bener banget Lun, aku juga merasa bangga dengan puisi tadi. Mungkin jika Rafi merasakannya pasti beda deh.” Ucap Olga yang agak sinis dengan rafi, entah kenapa bisa seperti itu.
“Maksudmu apaan Ga.” Jawab Rafi yang penasaran.
“Udah-udah, aku paham Ga yang kamu maksud. Kita lanjutin aja ya acara di malam ini. Kali ini yang membacakan puisi sekaligus pengiring musik untuk puisinya adalah Sherina. Dia akan membacakan puisi yang berjudul Atas Nama Cinta, waktu dan tempat kami persilahkan.” Ucap Luna. Sherina menaiki panggung di malam itu, dia mulai membacakan puisi yang diresapi oleh jiwanya. Sherina memakai gaun kemerahan yang sangat anggun sekali. Gaun yang dipakai beraura feminim dan sedikit tomboy.
....ATAS NAMA CINTA...
Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang sesuatu di tubuhku
Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang Cinta kita berdua
Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang arti pengorbanan
Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling menyakiti
Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling menghakimi
Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling melukai
Jika aku melihat ke dalam Jiwa mereka berdua
Terdapat perbedaan jurang pemisah yang dalam
Katanya, kamu mulai Cinta dengan aku
Katanya, kamu menyukai aku apa adanya
Namun, kenapa kamu melukai hatiku
Kenapa kamu merendahkan Harkat dan Martabatku sebagai Wanita
Wanita yang penuh Kasih Sayang Cinta dan Mulia tentunya
Kamu tahu hai Pemimpin Cintaku, jika aku adalah penuh dengan Buah-Buah Cinta
Kamu tahu hai Pemimpin Kekasihku, jika aku adalah penuh dengan Ayat-Ayat Cinta
Buah-buah Cinta yang bisa menentramkan Hatimu yang penuh dengan Gelora Asmara
Ayat-Ayat Cinta yang bisa menyatukan kita berdua yang berbeda Jiwa
Namun, apa yang terjadi dengan hidupku
Terkotori sudah Cinta kita berdua
Kamu tega sering menyakiti Jiwaku
Kamu tega sering menghianati Cintamu padaku
Kamu tahu hai Belahan Jiwaku
Aku banyak berkorban untukmu
Aku banyak Cinta untuk menantimu
Aku banyak Kasih untuk mendekapmu
Namun, apa yang terjadi dengan perlakuanmu
Inikah Buah Asam yang harus aku petik untuk mencintaimu
Betapa teganya kamu menduakan aku
Betapa teganya kamu menyakiti aku seperti ini
Seluruh Jiwa dan Ragaku habis termakan Amarahku yang tak terkendali
Seluruh darahku memancar keluar dari Tubuhku yang merah membara
Seluruh energiku habis untuk membencimu seumur hidupku
Ah, sudahlah
Sebenarnya siapa sih yang kamu Cintai selain aku Wahai Belahan Jiwaku
Apakah masih kurang Kasih Sayangku ini
Aku sebagai makhluk yang Cantik dan Anggun
Apakah masih kurang Rasa Cantik dan Indah Jiwa Ragaku ini
Ternyata, aku Tertipu
Kamu bukan Belahan Jiwaku
Kamu Belahan Jiwa Wanita yang lain
Sungguh Bodohnya aku yang mencintaimu sampai Darah Penghabisan
Mulai sekarang aku Sadar
Aku harus bersikap dan menentukan Arah
Arah menuju kebahagiaanku yang kurasakan pastinya
Bukan jalan Putus Asa dan Dendam tanpa ujung
Aku harus mendekap Pencipta Belahan Jiwa
Aku harus memeluk Pencipta Belahan Jiwa
Aku harus meminta dan memohon kepada Pencipta Belahan Jiwa
Agar aku mengerti siapa Belahan Jiwaku
Agar aku tidak tertipu lagi dengan kehidupan yang semu
Oh Kasihku dekaplah aku, Tuhan
Oh Cintaku peluklah aku, Tuhan
Oh sayangku lindungilah aku, Tuhan
Sekarang Hatiku tentram dengan keberadaanMu di Hatiku, Tuhan
Sungguh, sekarang aku bisa merasakan arti Cinta
Sungguh, sekarang aku bisa merasakan Belahan Jiwaku
Sungguh, sekarang aku tidak akan mudah tertipu lagi
Tertipu lagi dengan Rayuan Gombal Sang Lelaki
Memang dia pandai sekali Menjerat Bangsa kami
Namun, aku takkan mudah tertipu
Sekali lagi, aku takkan mudah tertipu
Aku tahu kartu ASmu
Kamu hanya menyukai atas Tubuh dan Jiwaku
Setelah kau mendapatkannya
__ADS_1
Kau tega mengacuhkan Jiwa dan Ragaku
Kau tega menghancurkan aku dan perasaanku
Namun, aku telah menemukan Belahan Jiwa Sejatiku
Dialah Tuhan Yang Maha Pecinta
Dialah yang menghidupkan Ayat-Ayat Cinta dalam diriku
Dialah yang menabur Buah-Buah Cinta dalam hidupku
Sehingga aku mempunyai Intuisi siapa Belahan Jiwaku di Muka Bumi ini
Walaupun Terik Matahari memancarkan kebencian terhadap Tubuhku
Walaupun Dinginnya Malam menusuk dendam terhadap Jiwaku
Agaknya, aku terlindungi dengan Ayat-Ayat Cinta yang memancarkan kedamaian hati
Agaknya, aku merasakan nikmat merasuki Buah-Buah Cinta yang sangat lezat untuk dirasakan
Atas nama Cinta, sempurna sudah hidupku
Atas nama Cinta, terbukalah siapa Belahan Jiwaku
Atas nama Cinta, tentram dan damai sudah hidupku
Terima kasih oh Cintaku Wahai Tuhanku atas jalan cinta yang Engkau berikan
Jalan Cinta menaungi Cinta Suci Sang Putri
Jalan Cinta meredam Amarah Dendam Sang Putri
Jalan Cinta menemukan Belahan Jiwa Sejati Sang Putri
Setelah puisi yang dibacanya selesai, kini Adinda SHERINA mulia menyanyikan sebuah lagu yang berjudul JALAN CINTA untuk mengiringi puisi Atas Nama Cinta di depan para penonton yang setia di malam ini. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 87).
“Sungguh luar biasa puisi yang dibawakan Sherina. Salut aku sama dia, kapan-kapan aku bikin Puisi sendiri dan membacanya di depan cewekku.” Ucap Olga kepada Luna dan Rafi.
“Emangnya kamu punya cewek.” Ucap Rafi.
“Punyalah tanya aja Luna.”
“Dua orang ini nggak usah kita dengerin keluh kesahnya, kita kembali lagi pembacaan puisi selanjutnya. Kali ini sangat spesial karena puisi ini adalah puisi yang terakhir dari acara ini setelah itu Lagu yang dibawakan langsung oleh Gita Gutawa, puisinya berjudul Melebur Satu Cinta Dalam Kasih Sayang Yang Sempurna yang dibawakan oleh Gita sendiri. Waktu dan tempat kami persilahkan.” Ucap Luna. Gita menaiki panggung di malam itu yang sangat ramai sekali, penontonnya juga sangat antusias. Gita memakai gaun yang sangat anggun cantik sekali, rambut panjangnya digelung indah. Di atas rambutnya terdapat mawar merah yang merona indah. Gaun yang dipakai sendiri dari sentuhan designer Paris, bahkan motif gaunnya sendiri di penuhi dengan bunga mawar merah dan mawar hitam.
...MELEBUR SATU CINTA DALAM KASIH SAYANG YANG SEMPURNA...
Wahai Tuhanku, Cintaku, Kekasihku, dan Sayangku, Allah
Dengarkanlah butiran-butiran Puisi dan Harapan hamba yang kuucapkan dengan lisan dan hati dalam persembahan hamba yang hina dina ini kepadaMu tuk mengahrapkan cintaMu.
Wahai Kekasihku, Sayangku dan Cintaku
Yang memberikan Cahaya bagi Langit dan Bumi
Yang menciptakan Cahaya di Langit dan Bumi
Bimbing lah kepadaku CahayaMu
Wahai Kekasihku,
Jadikan lah hati hamba Cahaya
Pada pandangan hamba Cahaya
Pada pendengaran hamba Cahaya
Sebelah kanan hamba Cahaya
Sebelah kiri hamba Cahaya
Sebelah muka hamba Cahaya
Dan jadikan lah olehMu di atas hamba Cahaya
Dan di bawah hamba Cahaya
Wahai Cintaku,
Berikanlah kepada hamba Cahaya
Dan jadikanlah bagi hamba Cahaya
Pada urat hamba Cahaya
Pada daging hamba Cahaya
Pada darah hamba Cahaya
Pada rambut hamba Cahaya
Pada kulit hamba Cahaya
Pada lidah hamba Cahaya
Dan jadikanlah pada diri hamba Cahaya
Dan besarkanlah pada tulang hamba Cahaya
Dan jadikanlah akan hamba Cahaya
Wahai Cintaku,
Bahwasanya hamba memohon kepada Engkau sebaik-baik permintaan
Sebaik-baik doa yang Engkau kabulkan
Sebaik-baik kemenangan yang baik
Sebaik-baik berbuat baik dan menjauhi perbuatan jahat
Sebaik-baik pahala besar
Sebaik-baik hidup di dunia dan di akhirat
Sebaik-baik meninggal dunia di jalanMu
Tetapkanlah hamba dalam kebenaran
Beratkanlah timbangan hamba
Kokohkanlah iman hamba
Angkat lah derajat hamba
Terima lah sembahyang-sembahyang hamba
Dan ampunilah kesalahan dan dosa-dosa hamba
Hamba mohon kepadaMu derajat-derajat yang tinggi dari surga Firdaus, Adn dan Illiyyin tanpa hisab
Hamba mohon kepadaMu wahai Cintaku
Jadikanlah selalu lidah hamba basah karena menyebut NamaMu
Hati hamba tunduk karena takut KepadaMu
__ADS_1
Badan hamba sibuk berkhidmat KepadaMu
Janganlah Engkau memberikan rasa aman dari pembalasan sekalipun hamba melihat seseorang di dalam sorgaMU
Wahai Dzat yang Maha Mengabulkan
Perkenankan lah Kitab dan Sunah di dalam hati hamba, agar hamba selalu mencintaiMu dan mencintai utusanMu
Jadikan lah diri hamba menjalankan Ibadah Wajib dengan suka cita agar hamba dapat mendekatkan diri KepadaMu
Dan selalu senantiasa mendekatkan diri KepadaMu dengan Ibadah yang Sunah sehingga Engkau mencintai terhadap diri hamba.
Maka hamba memohon kepadaMu, Wahai Dzat yang Maha Mengabulkan
Hamba mendengar dengan pendengaran hamba, perkenankan lah Engkau sebagai pendengaran hamba
Hamba melihat dengan penglihatan hamba, perkenankan lah Engkau sebagai penglihatan hamba
Hamba berbicara dengan lidah hamba, perkenankan lah Engkau sebagai lidah hamba
Hamba berfikir dengan hati hamba, perkenankan lah Engkau sebagai hati hamba
Hamba bekerja dengan tangan hamba, perkenankan lah Engkau sebagai tangan hamba
Hamba berjalan dengan kaki hamba, perkenankan lah Engkau sebagi kaki hamba
Hamba meminta perlindungan kepadaMu, Engkau lah yang hak melindungi hamba
Hamba berdoa kepadaMu, Engkau lah yang hak mengabulkan doa hamba
Hamba meminta tolong kepadaMu, Engkau lah yang hak memberi pertolongan hamba
Jadikan lah Ibadah hamba tulus ikhlas UntukMu sehingga Engkau amat sangat mencintai dan menyukai hamba untuk mencapai KeridhoanMu
Wahai Kekasihku,
Jadikanlah hamba MengingatMu dengan anggota badan yang bergetar
Jadikanlah di kala MengingatMu dengan hati yang tunduk tenang
Apabila hamba menyebut NamaMu maka jadikan lah lisan hamba di belakang hati hamba
Bila hamba berdiri di HadapanMu maka jadikanlah hamba berdiri laksana hamba yang berhina diri
Dan jadikan lah bisikan hamba KepadaMu dengan hati terharu dan lidah orang terpercaya
Jangan sampai hamba tidak mampu untuk berbisik sambil menangis di HadapanMu di kala hamba sembahyang MenghadapMu. Maka lunakkanlah hati hamba agar hamba bisa menangis di HadapanMu di kala hamba sembahyang
Wahai Sayangku,
Hamba mohon pandang lah diri hamba dengan seluruh WajahMu dan sembunyikanlah dunia seluruhnya dari diri hamba
Wahai Cintaku, bahwasanya Engkau cinta kepada orang yang MencintaiMu
Teman duduk bagi orang duduk BersamaMu
Mesra bagi orang yang mesra dengan MengingatMu
Kawan bagi orang yang MenyertaiMu
Pilihan bagi orang yang MemilihMu
Dan taat bagi orang yang MenaatiMu
Tak MencintaiMu seorang hamba yang Engkau ketahui demikian itu secara yakin dari hatinya melainkan Engkau terima dia untuk DiriMu dan Engkau cintai pula dia dengan Cinta yang belum pernah Engkau berikan sebelumnya kepada seorangpun dari MakhlukMu
Barang siapa yang mencari Engkau dengan benar, maka ia akan MendapatiMu dan barang siapa yang mencari selain Engkau, maka tidak akan MendapatiMu
Dari itu Wahai Kekasihku,
Elakkanlah diri hamba dari tipuan dunia ini selama hamba berada di atasnya dan mudahkanlah hamba menuju KehormatanMu, MenemaniMu, duduk BersamaMu, mesrakanlah diri hamba KepadaMu, dan hamba harap Engkau pula mesra dan mencintai terhadap hamba.
Wahai Cintaku
Selama hamba hidup di dunia ingatkanlah selalu Surga Firdausmu kepada hamba dan selama hidup di dunia pula jadikanlah hamba sangat rindu KepadaMu
Maka bersihkanlah hamba dari pertengkaran
Pertumbuhkanlah diri hamba dengan mawas diri
Jadikanlah hati hamba menghadap KepadaMu
Bawalah hati hamba dengan TanganMu lalu letakkanlah di atas LangitMu
Kemudian Engkau panggil para Malaikat Perkenan yang bila mereka berkumpoul mereka lantas sujud KepadaMu
Engkau menyatakan, bahawa Engkau tidak memanggilnya untuk sujud KepadaMu.
Tetapi Engkau mamanggilnya supaya menunjukkan kepadanya hati hamba yang rindu KepadaMu dan menjadikan hati hamba itu bersinar di LangitMu untuk para MalaikatMu sebagaimana Matahari bersinar bagi Penduduk Bumi
Jadikanlah hati hamba yang rindu KepadaMu sebagai RidhoMu dan berilah hamba nikmat dengan Cahaya WajahMu
Jadikanlah diri hamba juru bicara bagi DiriMu
Jadikanlah tubuh hamba sebagai tempat PemandanganMu di Bumi
Jadikanlah hati hamba jendela, supaya hamba dapat MemandangMu setiap hari dengan bertambah-tambah rindu.
Wahai Cintaku,
Jangan Engkau jadikan hamba orang yang durhaka kepada Kedua Orang Tua hamba dan jangan jadikan hamba durhaka kepada Engkau
Jadikanlah hamba orang yang berbuat baik dan lebihkanlah hamba sebagai orang yang MenyakiniMu paling terbaik
Wahai Sayangku
Lapangkanlah waktu hamba untuk bersembahyang KepadaMu
Penuhilah hati hamba dengan kekayaan jiwa
Penuhilah kedua tangan hamba dengan rejeki
Jangan Engkau jauhkan hamba DariMu
Jangan Engkau penuhi hati hamba dengan kemiskinan
Jangan Engkau penuhi tangan hamba dengan kerepotan selalu
Wahai Kekasihku,
Jadikanlah diri hamba di kalangan orang yang MenyakiniMu termasuk orang yang bersiap berdiri di segala tempat pegunungan dan lembah untuk menghimbau manusia untuk kembali kepada fitrahnya dan jadikanlah pahala di SisisMu sama dengan pahala yang di dapat para UtusanMu
Wahai Cintaku,
Hamba mohon jadikanlah hamba golongan dari Tujuh Puluh Ribu Orang yang masuk Surga Tanpa Hisap dan Tanpa Disiksa yang mana Wajah mereka Bersinar seperti Rembulan pada saat Purnama
Jangan Engkau jadikan hamba golongan orang yang bertato
Jangan Engkau jadikan golongan orang yang meruqyah dan minta di ruqyah
Jangan Engkau jadikan hamba melakukan tathayyur
Jadikanlah hamba hanya bertawakal KepadaMu yaitu mereka Tujuh Puluh Ribu orang yang bergandeng tangan hingga masuk Surga semuanya tanpa hisap.
Wahai Sayangku,
Jadikanlah hamba golongan Penghuni Surga yang Paling Tinggi Kediamannya yaitu Engkau kehendaki menanam kemuliaan mereka dengan TanganMu sendiri dan memberi Cap di Atasnya. Ia tidak pernah di lihat oleh mata, tidak pernah di dengar oleh telinga dan tidak terbayang dalam hati manusia.
__ADS_1
Gita selesai membacakan Puisi yang agak panjang, dia masih di atas panggung. Gita menitikkan air mata kerinduan ingin bertemu dengan kekasih hatinya di dunia dan Tuhan Semesta Alam yang memberikan anugerah cinta kepadanya. Setelah Puisi selesai, selanjutnya di sambut dengan Lagu yang merdu dengan hembusan alunan Sang Bidadari, dialah Adinda GITA GUTAWA. Dengan membawakan Judul Lagu SEMPURNA. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 88).