Petualangan Gembira 1 Bagian 2

Petualangan Gembira 1 Bagian 2
30. Jalan Cinta


__ADS_3

“Aduh indah banget puisi yang dibacakan Rossa. Sekarang aku bangga sebagai wanita yang mempunyai derajat yang sama di muka Bumi ini dan di hadapan Tuhan tentunya.” Ucap Luna yang bangga sebagai wanita yang merasa dirinya anggun dan cantik.


“Bener banget Lun, aku juga merasa bangga dengan puisi tadi. Mungkin jika Rafi merasakannya pasti beda deh.” Ucap Olga yang agak sinis dengan rafi, entah kenapa bisa seperti itu.


“Maksudmu apaan Ga.” Jawab Rafi yang penasaran.


“Udah-udah, aku paham Ga yang kamu maksud. Kita lanjutin aja ya acara di malam ini. Kali ini yang membacakan puisi sekaligus pengiring musik untuk puisinya adalah Sherina. Dia akan membacakan puisi yang berjudul Atas Nama Cinta, waktu dan tempat kami persilahkan.” Ucap Luna. Sherina menaiki panggung di malam itu, dia mulai membacakan puisi yang diresapi oleh jiwanya. Sherina memakai gaun kemerahan yang sangat anggun sekali. Gaun yang dipakai beraura feminim dan sedikit tomboy.


....ATAS NAMA CINTA...


Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang sesuatu di tubuhku


Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang Cinta kita berdua


Pelukan hangat itu mengingatkan aku tentang arti pengorbanan


Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling menyakiti


Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling menghakimi


Atas nama Cinta banyak sekali Pasangan Jiwa yang saling melukai


Jika aku melihat ke dalam Jiwa mereka berdua


Terdapat perbedaan jurang pemisah yang dalam


Katanya, kamu mulai Cinta dengan aku


Katanya, kamu menyukai aku apa adanya


Namun, kenapa kamu melukai hatiku


Kenapa kamu merendahkan Harkat dan Martabatku sebagai Wanita


Wanita yang penuh Kasih Sayang Cinta dan Mulia tentunya


Kamu tahu hai Pemimpin Cintaku, jika aku adalah penuh dengan Buah-Buah Cinta


Kamu tahu hai Pemimpin Kekasihku, jika aku adalah penuh dengan Ayat-Ayat Cinta


Buah-buah Cinta yang bisa menentramkan Hatimu yang penuh dengan Gelora Asmara


Ayat-Ayat Cinta yang bisa menyatukan kita berdua yang berbeda Jiwa


Namun, apa yang terjadi dengan hidupku


Terkotori sudah Cinta kita berdua


Kamu tega sering menyakiti Jiwaku


Kamu tega sering menghianati Cintamu padaku


Kamu tahu hai Belahan Jiwaku


Aku banyak berkorban untukmu


Aku banyak Cinta untuk menantimu


Aku banyak Kasih untuk mendekapmu


Namun, apa yang terjadi dengan perlakuanmu


Inikah Buah Asam yang harus aku petik untuk mencintaimu


Betapa teganya kamu menduakan aku


Betapa teganya kamu menyakiti aku seperti ini


Seluruh Jiwa dan Ragaku habis termakan Amarahku yang tak terkendali


Seluruh darahku memancar keluar dari Tubuhku yang merah membara


Seluruh energiku habis untuk membencimu seumur hidupku


Ah, sudahlah


Sebenarnya siapa sih yang kamu Cintai selain aku Wahai Belahan Jiwaku


Apakah masih kurang Kasih Sayangku ini


Aku sebagai makhluk yang Cantik dan Anggun


Apakah masih kurang Rasa Cantik dan Indah Jiwa Ragaku ini


Ternyata, aku Tertipu


Kamu bukan Belahan Jiwaku


Kamu Belahan Jiwa Wanita yang lain


Sungguh Bodohnya aku yang mencintaimu sampai Darah Penghabisan


Mulai sekarang aku Sadar


Aku harus bersikap dan menentukan Arah


Arah menuju kebahagiaanku yang kurasakan pastinya


Bukan jalan Putus Asa dan Dendam tanpa ujung


Aku harus mendekap Pencipta Belahan Jiwa 


Aku harus memeluk Pencipta Belahan Jiwa


Aku harus meminta dan memohon kepada Pencipta Belahan Jiwa


Agar aku mengerti siapa Belahan Jiwaku


Agar aku tidak tertipu lagi dengan kehidupan yang semu


Oh Kasihku dekaplah aku, Tuhan


Oh Cintaku peluklah aku, Tuhan


Oh sayangku lindungilah aku, Tuhan


Sekarang Hatiku tentram dengan keberadaanMu di Hatiku, Tuhan


Sungguh, sekarang aku bisa merasakan arti Cinta


Sungguh, sekarang aku bisa merasakan Belahan Jiwaku


Sungguh, sekarang aku tidak akan mudah tertipu lagi


Tertipu lagi dengan Rayuan Gombal Sang Lelaki


Memang dia pandai sekali Menjerat Bangsa kami


Namun, aku takkan mudah tertipu 


Sekali lagi, aku takkan mudah tertipu


Aku tahu kartu ASmu


Kamu hanya menyukai atas Tubuh dan Jiwaku


Setelah kau mendapatkannya

__ADS_1


Kau tega mengacuhkan Jiwa dan Ragaku


Kau tega menghancurkan aku dan perasaanku


Namun, aku telah menemukan Belahan Jiwa Sejatiku


Dialah Tuhan Yang Maha Pecinta


Dialah yang menghidupkan Ayat-Ayat Cinta dalam diriku


Dialah yang menabur Buah-Buah Cinta dalam hidupku


Sehingga aku mempunyai Intuisi siapa Belahan Jiwaku di Muka Bumi ini


Walaupun Terik Matahari memancarkan kebencian terhadap Tubuhku


Walaupun Dinginnya Malam menusuk dendam terhadap Jiwaku


Agaknya, aku terlindungi dengan Ayat-Ayat Cinta yang memancarkan kedamaian hati


Agaknya, aku merasakan nikmat merasuki Buah-Buah Cinta yang sangat lezat untuk dirasakan


Atas nama Cinta, sempurna sudah hidupku


Atas nama Cinta, terbukalah siapa Belahan Jiwaku


Atas nama Cinta, tentram dan damai sudah hidupku


Terima kasih oh Cintaku Wahai Tuhanku atas jalan cinta yang Engkau berikan


Jalan Cinta menaungi Cinta Suci Sang Putri


Jalan Cinta meredam Amarah Dendam Sang Putri


Jalan Cinta menemukan Belahan Jiwa Sejati Sang Putri


Setelah puisi yang dibacanya selesai, kini Adinda SHERINA mulia menyanyikan sebuah lagu yang berjudul JALAN CINTA untuk mengiringi puisi Atas Nama Cinta di depan para penonton yang setia di malam ini. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 87).


“Sungguh luar biasa puisi yang dibawakan Sherina. Salut aku sama dia, kapan-kapan aku bikin Puisi sendiri dan membacanya di depan cewekku.” Ucap Olga kepada Luna dan Rafi.


“Emangnya kamu punya cewek.” Ucap Rafi.


“Punyalah tanya aja Luna.”


“Dua orang ini nggak usah kita dengerin keluh kesahnya, kita kembali lagi pembacaan puisi selanjutnya. Kali ini sangat spesial karena puisi ini adalah puisi yang terakhir dari acara ini setelah itu Lagu yang dibawakan langsung oleh Gita Gutawa, puisinya berjudul Melebur Satu Cinta Dalam Kasih Sayang Yang Sempurna yang dibawakan oleh Gita sendiri. Waktu dan tempat kami persilahkan.” Ucap Luna. Gita menaiki panggung di malam itu yang sangat ramai sekali, penontonnya juga sangat antusias. Gita memakai gaun yang sangat anggun cantik sekali, rambut panjangnya digelung indah. Di atas rambutnya terdapat mawar merah yang merona indah. Gaun yang dipakai sendiri dari sentuhan designer Paris, bahkan motif gaunnya sendiri di penuhi dengan bunga mawar merah dan mawar hitam.


...MELEBUR SATU CINTA DALAM KASIH SAYANG YANG SEMPURNA...


Wahai Tuhanku, Cintaku, Kekasihku, dan Sayangku, Allah


Dengarkanlah butiran-butiran Puisi dan Harapan hamba yang kuucapkan dengan lisan dan hati dalam persembahan hamba yang hina dina ini kepadaMu tuk mengahrapkan cintaMu.


Wahai Kekasihku, Sayangku dan Cintaku


Yang memberikan Cahaya bagi Langit dan Bumi


Yang menciptakan Cahaya di Langit dan Bumi


Bimbing lah kepadaku CahayaMu


Wahai Kekasihku,


Jadikan lah hati hamba Cahaya


Pada pandangan hamba Cahaya


Pada pendengaran hamba Cahaya


Sebelah kanan hamba Cahaya


Sebelah kiri hamba Cahaya


Sebelah muka hamba Cahaya


Dan jadikan lah olehMu di atas hamba Cahaya


Dan di bawah hamba Cahaya


Wahai Cintaku,


Berikanlah kepada hamba Cahaya


Dan jadikanlah bagi hamba Cahaya


Pada urat hamba Cahaya


Pada daging hamba Cahaya


Pada darah hamba Cahaya


Pada rambut hamba Cahaya


Pada kulit hamba Cahaya


Pada lidah hamba Cahaya


Dan jadikanlah pada diri hamba Cahaya


Dan besarkanlah pada tulang hamba Cahaya


Dan jadikanlah akan hamba Cahaya


Wahai Cintaku,


Bahwasanya hamba memohon kepada Engkau sebaik-baik permintaan


Sebaik-baik doa yang Engkau kabulkan


Sebaik-baik kemenangan yang baik


Sebaik-baik berbuat baik dan menjauhi perbuatan jahat


Sebaik-baik pahala besar


Sebaik-baik hidup di dunia dan di akhirat


Sebaik-baik meninggal dunia di jalanMu


Tetapkanlah hamba dalam kebenaran


Beratkanlah timbangan hamba


Kokohkanlah iman hamba


Angkat lah derajat hamba


Terima lah sembahyang-sembahyang hamba


Dan ampunilah kesalahan dan dosa-dosa hamba


Hamba mohon kepadaMu derajat-derajat yang tinggi dari surga Firdaus, Adn dan Illiyyin tanpa hisab


Hamba mohon kepadaMu wahai Cintaku


Jadikanlah selalu lidah hamba basah karena menyebut NamaMu


Hati hamba tunduk karena takut KepadaMu

__ADS_1


Badan hamba sibuk berkhidmat KepadaMu


Janganlah Engkau memberikan rasa aman dari pembalasan sekalipun hamba melihat seseorang di dalam sorgaMU


Wahai Dzat yang Maha Mengabulkan


Perkenankan lah Kitab dan Sunah di dalam hati hamba, agar hamba selalu mencintaiMu dan mencintai utusanMu


Jadikan lah diri hamba menjalankan Ibadah Wajib dengan suka cita agar hamba dapat mendekatkan diri KepadaMu


Dan selalu senantiasa mendekatkan diri KepadaMu dengan Ibadah yang Sunah sehingga Engkau mencintai terhadap diri hamba.


Maka hamba memohon kepadaMu, Wahai Dzat yang Maha Mengabulkan


Hamba mendengar dengan pendengaran hamba, perkenankan lah Engkau sebagai pendengaran hamba


Hamba melihat dengan penglihatan hamba, perkenankan lah Engkau sebagai penglihatan hamba


Hamba berbicara dengan lidah hamba, perkenankan lah Engkau sebagai lidah hamba


Hamba berfikir dengan hati hamba, perkenankan lah Engkau sebagai hati hamba


Hamba bekerja dengan tangan hamba, perkenankan lah Engkau sebagai tangan hamba


Hamba berjalan dengan kaki hamba, perkenankan lah Engkau sebagi kaki hamba


Hamba meminta perlindungan kepadaMu, Engkau lah yang hak melindungi hamba


Hamba berdoa kepadaMu, Engkau lah yang hak  mengabulkan doa hamba


Hamba meminta tolong kepadaMu, Engkau lah yang hak memberi pertolongan hamba


Jadikan lah Ibadah hamba tulus ikhlas UntukMu sehingga Engkau amat sangat mencintai dan menyukai hamba untuk mencapai KeridhoanMu


Wahai Kekasihku, 


Jadikanlah hamba MengingatMu dengan anggota badan yang bergetar


Jadikanlah di kala MengingatMu dengan hati yang tunduk tenang


Apabila hamba menyebut NamaMu maka jadikan lah lisan hamba di belakang hati hamba


Bila hamba berdiri di HadapanMu maka jadikanlah hamba berdiri laksana hamba yang berhina diri


Dan jadikan lah bisikan hamba KepadaMu dengan hati terharu dan lidah orang terpercaya


Jangan sampai hamba tidak mampu untuk berbisik sambil menangis di HadapanMu di kala hamba sembahyang MenghadapMu. Maka lunakkanlah hati hamba agar hamba bisa menangis di HadapanMu di kala hamba sembahyang


Wahai Sayangku,


Hamba mohon pandang lah diri hamba dengan seluruh WajahMu dan sembunyikanlah dunia seluruhnya dari diri hamba


Wahai Cintaku, bahwasanya Engkau cinta kepada orang yang MencintaiMu


Teman duduk bagi orang duduk BersamaMu


Mesra bagi orang yang mesra dengan MengingatMu


Kawan bagi orang yang MenyertaiMu


Pilihan bagi orang yang MemilihMu


Dan taat bagi orang yang MenaatiMu


Tak MencintaiMu seorang hamba yang Engkau ketahui demikian itu secara yakin dari hatinya melainkan Engkau terima dia untuk DiriMu dan Engkau cintai pula dia dengan Cinta yang belum pernah Engkau berikan sebelumnya kepada seorangpun dari MakhlukMu


Barang siapa yang mencari Engkau dengan benar, maka ia akan MendapatiMu dan barang siapa yang mencari selain Engkau, maka  tidak akan MendapatiMu


Dari itu Wahai Kekasihku,


Elakkanlah diri hamba dari tipuan dunia ini selama hamba berada di atasnya dan mudahkanlah hamba menuju KehormatanMu, MenemaniMu, duduk BersamaMu, mesrakanlah diri hamba KepadaMu, dan hamba harap Engkau pula mesra dan mencintai terhadap hamba.


Wahai Cintaku 


Selama hamba hidup di dunia ingatkanlah selalu Surga Firdausmu kepada hamba dan selama hidup di dunia pula jadikanlah hamba sangat rindu KepadaMu


Maka bersihkanlah hamba dari pertengkaran


Pertumbuhkanlah diri hamba dengan mawas diri


Jadikanlah hati hamba menghadap KepadaMu


Bawalah hati hamba dengan TanganMu lalu letakkanlah di atas LangitMu


Kemudian Engkau panggil para Malaikat Perkenan yang bila mereka berkumpoul mereka lantas sujud KepadaMu


Engkau menyatakan, bahawa Engkau tidak memanggilnya untuk sujud KepadaMu.


Tetapi Engkau mamanggilnya supaya menunjukkan kepadanya hati hamba yang rindu KepadaMu dan menjadikan hati hamba itu bersinar di LangitMu untuk para MalaikatMu sebagaimana Matahari bersinar bagi Penduduk Bumi


Jadikanlah hati hamba yang rindu KepadaMu sebagai RidhoMu dan berilah hamba nikmat dengan Cahaya WajahMu


Jadikanlah diri hamba juru bicara bagi DiriMu


Jadikanlah tubuh hamba sebagai tempat PemandanganMu di Bumi 


Jadikanlah hati hamba jendela, supaya hamba dapat MemandangMu setiap hari dengan bertambah-tambah rindu.


Wahai Cintaku,


Jangan Engkau jadikan hamba orang yang durhaka kepada Kedua Orang Tua hamba dan jangan jadikan hamba durhaka kepada Engkau


Jadikanlah hamba orang yang berbuat baik dan lebihkanlah hamba sebagai orang yang MenyakiniMu paling terbaik


Wahai Sayangku


Lapangkanlah waktu hamba untuk bersembahyang KepadaMu


Penuhilah hati hamba dengan kekayaan jiwa


Penuhilah kedua tangan hamba dengan rejeki


Jangan Engkau jauhkan hamba DariMu


Jangan Engkau penuhi hati hamba dengan kemiskinan


Jangan Engkau penuhi tangan hamba dengan kerepotan selalu


Wahai Kekasihku,


Jadikanlah diri hamba di kalangan orang  yang MenyakiniMu termasuk orang yang bersiap berdiri di segala tempat pegunungan dan lembah untuk menghimbau manusia untuk kembali kepada fitrahnya dan jadikanlah pahala di SisisMu sama dengan pahala yang di dapat para UtusanMu


Wahai Cintaku,


Hamba mohon jadikanlah hamba golongan dari Tujuh Puluh Ribu Orang yang masuk Surga Tanpa Hisap dan Tanpa Disiksa yang mana Wajah mereka Bersinar seperti Rembulan pada saat Purnama 


Jangan Engkau jadikan hamba golongan orang yang bertato


Jangan Engkau jadikan golongan orang yang meruqyah dan minta di ruqyah


Jangan Engkau jadikan hamba melakukan tathayyur


Jadikanlah hamba hanya bertawakal KepadaMu yaitu mereka Tujuh Puluh Ribu orang yang bergandeng tangan hingga masuk Surga semuanya tanpa hisap.


Wahai Sayangku,


Jadikanlah hamba golongan Penghuni Surga yang Paling Tinggi Kediamannya yaitu Engkau kehendaki menanam kemuliaan mereka dengan TanganMu sendiri dan memberi Cap di Atasnya. Ia tidak pernah di lihat oleh mata, tidak pernah di dengar oleh telinga dan tidak terbayang dalam hati manusia. 

__ADS_1


Gita selesai membacakan Puisi yang agak panjang, dia masih di atas panggung. Gita menitikkan air mata kerinduan ingin bertemu dengan kekasih hatinya di dunia dan Tuhan Semesta Alam yang memberikan anugerah cinta kepadanya. Setelah Puisi selesai, selanjutnya di sambut dengan Lagu yang merdu dengan hembusan alunan Sang Bidadari, dialah Adinda GITA GUTAWA. Dengan membawakan Judul Lagu SEMPURNA. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 88).


__ADS_2