
"bagaimana dokter istriku dok" ujar tonny dengan paniknya.
"tenang kan dirimu kami akan berusaha dengan semampu kami teruslah berdoa hanya doa yang dia butuhkan" ucap dokter sambil meninggalkan tonny.
aku terbaring di ruang operasi, semua keluarga menunggu dengan cemas diluar pintu tonny terus mondar mandiri dengan beberapa kali dia melontarkan kata kata kasar yang menggambarkan kemarahannya.
"bersabarlah nak.." ucap ayahku menenangkannya.
"tapi siapa yah yang berani melakukan ini apa salah istriku, mengapa tidak aku yang ada didalam sana biar aku yang mengantikan nya." ucap tonny
"bersabarlah kak, kakak ipar pasti akan baik baik saja" ucap tommy memeluk tonny yang saat itu jatuh duduk menangis
tiba tiba dari pintu ruang operasi itu keluar seorang pria dengan raut wajah sedih menatap semua keluargaku.
"istrimu telah berhasil diselamatkan tapi.." ucap pria itu menghentikan ucapannya.
"tapi apa dok bagaimana anakku dimana dia baik baik saja kan dok" tanya tonny
"maafkan kami,kami sudah berusaha semampu kami tapi tuhan berkehendak lain bayi anda sudah tidak ada lagi dan kemungkinan terdapat masalah pada rahim bu sinta krna benturan keras yang dialaminya kami akan memeriksa lebih lanjut." ujar dokter..
"tidakkkk tidakkkk mungkin.. buu ini tidak mungkin buu" ujar tonny menangis setelah mendengar pernyataan dokter itu sambil memeluk ibunya.
__ADS_1
*****
Aku membuka mataku melihat di sekelilingku terdapat banyak selang selang impuls terpasang ditubuh ku aku sedang mengingat ingat apa yang terjadi padaku ..
"sayang kau sudah sadar .." ujar tonny.
"sayang apa yang terjadi padaku" tanyaku sambil teringat bayiku yang ada dalam perutku.
"aku sudah melahirkan... dimana bayiku?? aku ingin melihatnya". tanyaku sambil meraba perutku.
Tonny hanya menangis tanpa menjawab pertanyaan ku dia membuatku panik aku terus bertanya lalu bertanya dengan pertanyaan yang sma pada semua orang di situ..
tonny memelukku dengan air matanya di pipinya.
"anak kita sudah ke surga sayang, tuhan sangat menyayanginya" ujar tonny dengan hati berat mengatakannya.
"tidakkkk.. tidak mungkin, mana bayi ku.. mana bayiku !!!.." ucapku dalam dekapan tonny.
"maafkan aku yang meninggalkanmu sendirian jika aku tidak pergi malam itu ini semua tidak akan terjadi pada anak kita maafkan aku." ujar tonny penuh penyesalan.
"tidakkkk.. " tangis ku terus menjadi.
__ADS_1
******
Beberapa minggu kemudian.
Semua kebahagiaan ku hilang tak ada lagi gairah hidup di hati ku. aku benar benar hancur saat itu, mengapa laki laki itu tega merengut kebahagiaanku apa salahku.
Aku semakin hancur setelah ku ketahui rahimku tidak akan berfungsi lagi disitulah aku meminta tonny menceraikanku aku benar benar merasa tidak berguna lagi.
"ceraikan aku." ucapku
"apa yang kau katakan sayang, aku tidak akan mungkin melakuakn itu" ujarnya.
"aku ingin berpisah dengan muu ! aku tidak bisa menjadi ibu ..... aku tidak ingin kau juga tidak bisa menjadi ayah... tinggalkan aku!!" ucapku.
"tidak sin, aku mungin sangat memimpikan seorang anak bukan berarti aku harus meninggalkanmu hanya karena untuk mendapatkan seorang anak. dengar, aku sangat mencintaimu " ujarnya .
"ku mohoh iklaskan anak kita, aku sudah tak memikirkan hal itu lagi aku hanya ingin kau seperti dulu lagi yang ceria, jangan bersedih aku slalu bersamamu kita lewati semua bersama sama" ujarnya sambil memelukku.
"maafkan akuu " ucapku
"sudahh ..." ujarnya.
__ADS_1