Pilihan Ayah

Pilihan Ayah
Tamu


__ADS_3

*Tok tok tok... suara ketukan pintu dari luar.


"iyaa siapa sebentar.." ucapku sambil beranjak dari tempat duduk.


kami saat itu sedang menikmati pagi sambil dengan duduk bersama diruang tamu.


aku langsung membuka pintu untuk tamu itu


"maaf ini apa benar ini rumah tonny ?" ujar wanita berambut panjang seumuran denganku itu.


"iya benar silahkan masuk kebetulan suamiku didalam" ucapku mempersilahkannya duduk dan berlalu menemui suamiku tentang tamunya.


"sayang.. itu ad perempuan didepan dia nanyain kamu katanya" ujar ku menjelaskan.


tonny yang tadinya sedang bermain dengan nara langsung beranjak menemui wanita itu.


"sebentar ya nara ayah ke depan dulu" ujarnya.


"Hey.... sudah lama tak bertemu " ujar wanita itu menjabat tangan suamiku.


aku duduk di samping suamiku mendengarkan pembicaraan mereka mulai dari soal pekerjaan hingga tentang persahabatan mereka dulu.


"mah kenalin ini sahabat aku waktu kecil dan aku sedang berkerja sama dengan nya perihal pekerjaanku" ujar tonny menjelaskan.


"kenalkan namaku dian sahabat lama tonny" ujar wanita itu mengulurkan tangannya.


"sinta istri nya" ucapku membalas .


nara tiba tiba datang duduk di sampingku


"bunda ikatannya..." ujar nara meminta untuk mengikat rambutnya.


"wahhhhhhhhhh cantik banget rambutmu bagus..siapa namamu sini biar tante ikatan rambutnya yaa" ujar wanita itu .


"namaku Nara.. nama tante siapa?" ujar nara.


"panggil aja tante dian okee.." ujarnya.


"okee.." ucap nara membalas.


Ku rasa dia wanita yang baik dia sangat ramah dari tutur bahasanya, setelah beberapa jam lamanya berbincang..


"oya kamu disini tinggal dimana" tanya tonny.


"aku tinggal di apartemen yaa sendiri, kamu tau sendiri sejak kecil aku hanya tinggal bersama nenekku dan sekarang nenek sudah tenang" ujarnya.


"hmm kalau kamu mau kamu bisa menginap disini lagian dirumah ini ada banyak kamar kosong biar kamu gk kesepian di sana" ujarku.

__ADS_1


"iyaa Tante tinggal disini aja supaya kalo nara maen jadi asik banyak temen" ujar nara.


*****


hari hari pun berlalu dian tinggal bersama kami dia sangat bersikap baik pada nara sehingga semakin hari nara semakin dekat dengannya.


"Tante ayok kita maen lagi.." ujar nara sambil menarik tangan dia ke kamarnya.


"Nara... tante dian mungkin cape baru pulang kerja nara maen sma bunda yah..." ujar tonny.


"engak mauuuuuuuu nara maunya sma tante dian" ujar nara .


"nara kan tadi nara maen sama bunda ayuk maen lagi" ucapku membujuknya.


"TIDAKKKK!....aku tidak suka dengan bunda" ujar nara membentak ku


"Nara! " ujar tonny membentak.


"ayah jahat..." ujar nara menangis


"sudah sudah ayuk nara maen sama tante yuk" ujar dian membujuk lalu membawa pergi nara.


"sudah sayang gak papa , kamu gk boleh marah sama nara dia lagi kecil mungkin aku yang kurang ngertiin dia" ujar ku, tonny hanya menghela nafasnya


aku suka melihat nara bahagia ku lihat semenjak kehadiran dian dirumah ku dia tidak merasa kesepian lagi..


"nara punya banyak teman wah.. okee deh .." ujar dian.


mereka pergi ke panti aku sengaja tidak ikut bersama mereka karena nara masih marah padaku aku hanya memberi tahu dian alamat panti itu.


"ini makanan nya..jaga nara ku ya" ucapku.


"tentunya dah...." ujar dian padaku.


******


setelah tiba nara pun berlari menemui teman temannya dan mengenalkan dian pada mereka.


"di panti.. " ujar dian dalam hatinya dengan tetap tersenyum.


"gak biasanya nara kesini tanpa bundanya tante ini siapanya nara" tanya wanita disitu


"oh.. saya tantenya nara mbak" ujar dian.


"gk kerasa yaa bentar lagi usia nara tuju tahun semenjak tinggal bersama mbak sinta hidupnya tercukupi" ujar pengasuh itu.


setelah mendengar penuturan dari perawat itu dian mengetahui bahwa nara hanya anak angkat aku dan tonny.

__ADS_1


"hmm iyaa" ujar dian tersenyum.


"oh jadi mereka gk punya anak kandung, aku rasa aku masih punya kesempatan untuk memilikimu tonny" ujar dian dalam hatinya.


*****


semenjak saat itu dia slalu memberi perhatian pada tonny awalnya aku rasa semua yang dia lakukan wajar wajar saja, namun satu bulan terakhir ini dia mulai menunjukkan sikap yang membuatku takut kehilangan apa lagi dengan adanya satu kekuranganku.


pulang kerja


"tonny kita makan bareng dulu yuk di sana lagian kan masih ujan gini" ujar dian


"tidak,, aku tidak lapar lagian sinta pasti udah masak dirumah seperti biasanya" jawab tonny.


"ayo lah.. sekali aja lagian semenjak kamu udah punya istri kamu gk asik lagi ah" ujar dian sambil memukulkan tasnya ke tonny.


"kalo kamu udah laper kamu aja aku tunggu disini.." ucap tonny.


"ih ayok.." ujar dian memaksa dengan menarik lengan tonny.


****


aku dan nara sudah siap dengan makan malam dimeja tinggal menunggu mereka pulang dari pekerjaannya, hatiku penuh dengan khawatir melihat malam yang hujan diluar. beberapa kali aku mencoba menelpon tonny tapi tidak pernah terjawab olehnya..


"bunda... kok ayah sama tante nara belom pulang juga ..." ujar nara padaku.


"hmm mungkin karena hujan nara jadi mereka belom bisa pulang, yasudah nara makan dulu yaa.." ujar ku sambil mengisikan nasi di piringnya.


*****


"hmm makanan kesukaan kamu masih sama kayak yang dulu kan ton" ujar dian, tonny hanya tersenyum padanya.


mereka menunggu makan malam itu, tanpa ada satu katapun diantara mereka sedangkan tonny dia sibuk dengan ponselnya.


"kamu kenapa sih ton? " ujar dian yang tadinya riang menjadi jengkel.


"gak papa ini hp ku mati, sinta pasti khawatir dirumah" ujar tonny.


"sinta lagi sinta lagi, bisa gk sih lupain dia kalo lagi sama aku...eh maksud aku kita kan cuma makan doang tapi kamu udah kayak apa aja" ujar dian


"duh semoga tonny gk mikir apa apa" ujar dian dalam hati.


"iya sudah dian ayok kita makan... ujan udah mulai reda, lagian ini udah malem gak baik cewe diluar" ucap tonny tanpa mempedulikan kata kata dian.


tonny makan sedikit dari makanannya selsai makan, mereka langsung pulang meskipun hujan masih cukup lebat.


dengan rasa yang kurang puas dian hanya menuruti keinginan tonny untuk segera pulang meski dalam hati kecilnya dia belum mendapatkan apa yang dia inginkan..

__ADS_1


*****


__ADS_2