Pilihan Ayah

Pilihan Ayah
ternyata(2)


__ADS_3

Aku terbangun dari tidurku berusaha mengiklaskan apa yang telah terjadi, aku bersimpuh di atas sajadah mengadukan rasa pada sang pencipta pada sang pemilik hati untuk menguatkan ku atas cobaan ini.


aku berusaha tegar menghapus air mata yang tak henti hentinya mengalir, aku sadar semua ini adalah takdir yang harus aku dan tonny jalani.


"sayang.." panggilku yang tak sadar tonny sedang bekerja .


aku melirik jam diding dikamar itu, Jam 11 malam dia tidak pernah diluar rumah Selaru ini sebelum nya, aku menghubunginya namun panggilanku terus tak terjawab aku mulai khawatir aku berusaha menghubungi rekan kerjaannya ..


"(berdering) assalamualaikum ..maaf sebelumnya mbak, apakah bapak tonny sudah pulang dari sana?" ucapku.


"waalailumslam.. oh maaf mbak hari ini dari pagi pak tonny tidak masuk berkerja" ujar wanita itu. aku diam, dari pagi tonny kemana sebenarnya


"hmm iyasudah kalau begitu terimakasih" ucapku menutup telpon..


aku segera keluar dari kamarku untuk memberitahu kedua orang tua tonny dan ayah ibuku diluar prihal kekhawatiran ku, ternyata mereka juga dari tadi sedang berusaha menelpon tonny mereka sengaja tidak memberitahuku karena takut menganggu pikiranku.

__ADS_1


"ayah aku ingat cara tonny melacak keberadaan ku lewat ponsel waktu dulu, aku akan mencobanya" ucapku .


"yasudah kalau begitu coba lakukan nak" ucap ayahku..


aku berusaha mencoba seperti yang dilakukan tonny dulu menemukanku lalu beberapa menit kemudian..


"benar dugaan ku dia sekarang berada di daerah tempat rio dan teman temannya berkumpul yah, aku takut terjadi sesuatu padanya yahh ..kita harus segera kesana yah" ucapku panik setelah menemukan titik keberadaan tonny..


"kalau begitu ayah akan menghubungi polisi


******


Tonny tergeletak di tanah tommy mengangkat salah satu kakinya menginjak tubuh tonny yang sudah tak berdaya itu.


"akhirnya aku bisa mengalahkan mu, aku sangat bahagia! dan aku tidak akan membiarkanmu merebut kembali semua itu " ucap tommy yang tidak tau diri itu.

__ADS_1


"kamu benar benar tidak tau berterimakasih An*ing!! aku menganggap mu seperti saudara kandungku membagi setiap milikku tapi kau rupanya manusia berhati iblis." ujar tonny memancing kemarahan tommy.


tommy segera mengarahkan pistol yang ada di tangannya ke tonny namun untung saja polisi segera melumpuhkannya dengan menembakkan peluru ke lengannya.


"ibu ayah !! kalian tidak pernah menyayangiku karena anak kesayangan kalian ini, aku sangat membencinya dia slalu merebut setiap kebahagiaanku.. ahhhhhh" ujar tommy sambil kesakitan dengan posisi tetap mengarahkan pistol ke tonny.


"tommy apa yang kau lakukan ini !!! aku telah membesarkan mu karena kakakmu dan kami semua yang begitu menyayangimu bukan karena suatu hal apapun seperti yang kau pikirkan, tapi mengapa kau tega melakukan ini padanya yang dulu menyelamatkanmu saat kau ditelantarkan oleh ibu kandungmu !. aku mungkin memang bukan ibu kandung mu tapi bagi ku kau anakku !" ujar ibu mertuaku sambil menangis, menceritakan apa yang terjadi di masa lalu..


tommy menangis tersedu sedu lalu melangkah mendekati ibu mertua namun salah satu pistol polisi melesat meluncurkan peluru tepat mengenai dada tommy hingga dia tersungkur jatuh dibawah kaki ibu mertua.


"TIDAKKKK!!!!" teriak tonny melihat polisi mulai melesatkan pelurunya .


"ibu ayah ..maafkan aku atas kesalahanku padamu, kak tonny aku sejak kecil slalu mengganggumu tapi kau tidak pernah marah padaku aku ternyata sangat beruntung pernah menjadi adikmu, kak ipar maafkan aku yang menghancurkan kebahagiaan kalian semua aku selama ini banyak menyusahkan kalian,


ibu kau adalah wanita yang paling ku cintai bu terimakasih ." ucap tommy menutup matanya.

__ADS_1


__ADS_2