Pilihan Ayah

Pilihan Ayah
kabar gembira


__ADS_3

setelah tiba dirumah akhirnya aku dan tonny bercinta terus tengelam di dalamnya sepertinya aku mulai mencintainya..


"sayang bangun lah mari kita solat bersama." ujarnya sambil memelukku.


subuh itu begitu indah yang kurasakan teramat sangat menenangkan hatiku dia membalikkan tubuhnya setelah salam lalu mengecup kening ku.


******


Aku bukan perempuan yang ahli memasak apa lagi tanpa ibuku, dan sekarang aku harus memasak di dapur tanpanya beberapa menit aku hanya diam hening sambil berdiri memikirkan apa dulu yang harus ku lakukan.


"ada apa sayang.." ujar tonny mengagetkanku.


"aku tidak tau harus memasak apa untukmu." jawabku malu malu.


"...kau tenang saja apapun yang kau masak aku pasti menyukainya." jawabnya sambil mencubit pipiku.


"apaan sih.. aku serius!" ucapku.


"aku juga serius..hmm bagaimana kalau kita memasak bersama sama aku hari ini berangkat kerja siang.." ujarnya sambil menepuk nepukkan kedua tangannya.


"kau yakin bisa.." ucapku meragukannya


Dia langsung menarik tanganku untuk memulai memasak .


"bisakah kau memotong cabai cabai ini untukku.." ujarnya sambil memberi beberapa cabai padaku.


" baiklah " ucapku.


Aku tertawa melihat gaya memasaknya dia beberapa kali menampilkan aksi aksi konyolnya hingga beberapa telur jatuh pecah terlempar olehnya, saat itu dapur kami seolah seperti pesawat jatuh yang tabur isinya

__ADS_1


dan hanya dua piring nasi goreng sebagai sarapan pagi hari itu.


"sudah ku katakan ini sangat mudah ..


selamat makan " ujar tonny


dan......."*******


masakannya sangat asin entah racikan macam apa yang di buatnya kami berdua saling pandang memandang saat suapan pertama itu lalu tertawa dengan girangnya kami sama sama menyadari apa yang kami tertawakan itu.


******


5 bulan kemudian...


Aku merasa kesepian setiap ditinggal pergi olehnya rumah ini benar benar sepi sepanjang hari aku hanya tinggal dengan bibi minah pembantu rumah tanggaku


aku diperiksa sebagaimana pasien lain.


"bagaimana dok saya sakit apa " tanyaku khawatir.


"tidak, kau tidak sakit nona ini hanya gejala yang biasa di alami oleh calon seorang ibu."


"seorang ibu.."pikirku


ujar dokter itu padaku sambil mengulurkan tangannya memberi ucapan selamat.


Aku merasa bahagia akhirnya kesunyian ku akan segera terisi dengan kehadiran darah daging ku tak sabar rasanya ingin segera memberi tahu tonny kabar bahagiaku ini.


"selamat ya nyonya sebentar lagi rumah nyonya akan ramai dengan suara dede bayi." ujar bibi minah.

__ADS_1


"terimakasih bi aku tidak sabar rasanya untuk menunggu." ucapku dengan penuh bahagia saat itu


****


setelah tiba dirumah aku langsung menelpon ayahku memberitahunya dan ibuku lalu kedua orang tua tonny mereka semua menjawab teleponku dengan begitu bahagia mendengar kabar dariku. tinggal tonny ku yang tak sabar rasanya menunggu kepulangannya melihat betapa bahagianya dia mendengar ceritaku ini.


"assalamualaikum.." suara tonny terdengar sambil mengetuk pintu .


"waalailumslam.." bibi minah membukanya.


"dimana sinta bi.." tanya tonny sembari masuk ke dalam rumah


"ada tuan dia sedang sakit di kamarnya". ujar bibi minah.


"sakit..? dia sakit apa bi kenapa tidak memberi tahuku." ucap tonny sambil berlalu meninggalkan biminah.


"sayang kau sakit apa? mengapa kau tak memberi tahuku". ujar tonny dengan wajah khawatir nya.


"iya aku sakit karena kau jahat terlalu sibuk meninggalkanku kesepian begini." ucapku.


"maafkan aku sin aku membuatmu kesepian sendiri di rumah ini, aku tau aku salah maafkan aku, sekarang kita ke rumah sakit ya" ajaknya.


"tidak..aku sudah kerumah sakit tadi kata dokter aku sakit seperti gejala yang dirasakan oleh calon seorang ibu" ucapku sambil melirik padanya.


Dia masih diam mendengar ucapan ku aku tidak tau apa yang terlintas di pikirannya lalu..


tiba tiba saja dia menciumiku perutku lalu berjoget joget di depanku tanpa menyadari bibi minah yang juga ikut tertawa melihat kelakuan nya .


"yeeeyyyyy.. aku sebentar akan di panggil ayahhh.." ujarnya sambil mengajak ku berjoget riang.

__ADS_1


__ADS_2