PLAYBOY COP IS MY LOVER ( Angga & Meyka )

PLAYBOY COP IS MY LOVER ( Angga & Meyka )
A&M PART 21


__ADS_3

Angga terus melontarkan kata-kata yang menyudutkan Meyka. Memang benar apa yang di katakannya. Di hati Meyka, Angga masih number one. Ken hanya pelariannya saat Meyka mendapati Angga berselingkuh di belakangnya, dan Meyka berniat untuk membalas Angga. Tapi,, karna pelarian Meyka membuat ia terjebak dengan perasaan bersalah. Ken terlalu baik, membuat Meyka enggan menyakiti.


 


 


" K-Ken.." Bibir Meyka bergetar, kala matanya melihat sosok laki-laki yang mencintainya dengan tulus, berdiri lesuh depan pintu dapur.


 


 


Melihat tatapan Ken yang terluka, Meyka menelan saliva dengan kasar. Kenapa bisa seperti inj, apa bedanya dia dengan Angga, walaupun berbeda kisah, tapi kenyataannya masing-masing menyakiti orang yang tulus mencintai.


 


 


" Maaf mengganggu, aku hanya membawakan makanan ini untukmu." Ucap Ken dengan lembut, senyum yang terukir di bibir merahnya membuat Meyka semakin bersalah.


Ken menyimpan makanan yang ia bawah, lalu berbalik meninggalkan Meyka dan Angga. Ken kecewa, sakit hati, wanita yang ia cintai selama ini, tidak bisa ia miliki seutuhnya. Raganya bisa saja Ken miliki. Tetapi,,, hatinya belum tentu. Suara Meyka terus terdengar di telinga Ken. Namun, Ken tetap berjalan cepat meninggalkan apartment Meyka.


" Ken,,, ken tunggu." Teriak Meyka sambil mengejar Ken. Langkah terlalu cepat membuat Meyka tak mampu menggapai.


" Meyka,,, sudahlah Mey. Tidak usah kamu kejar dia." Angga menarik tangan Meyka yang terus menekan tombol lift agar terbuka.


Plakk....


Tamparan keras untuk kesekian kali yang di terima Angga. Meyka menatap benci pada Angga. Meyka benci karna berada dalam situasi seperti ini. Ia tidak mau jika Ken salah paham karna kehadiran Angga. Tetapi, Angga membuat semua menjadi kacau.

__ADS_1


" Puas kamu sekarang, hah.. Puas kamu. Kamu menciptakan kesalahpahaman antara aku dan Ken. Berhenti mengganggu hidupku, jauh dari hidupku. Karna aku tidak membutuhkan laki-laki bajingan seperti kamu. Enyah dari kehidupanku." Teriak Meyka dengan histeris, Meyka mendorong tubuh Angga sehingga Angga terdorong lumayan jarak.


Ting...


Lift terbuka, Meyka berlari masuk dan menekan tombol agar tertutup. Angga tidak mempunyai kesempatan untuk mengikuti Meyka. Rahang Angga mengeras, bukan karna tamparan yang di dapat dari Meyka secara berulang kali, namun di depannya Meyka mengejar lelaki lain. Itu yang Angga tidak bisa terima.


" Sial..." Angga berteriak, lalu berlari menuju tangga darurat untuk mengejar Meyka. Jika ia menunggu lift terbuka maka ia akan terlambat.


Untunglah dia seorang abdi negara, berlari menuruni tangga seperti ini hal biasa buat Angga, Anggap saja ini sebuah olahraga tambahan untuk menguji fisik Angga. Angga sampai di basment, ia melihat Meyka berlari menuju mobil. Angga tak membuang waktu, segera mengikuti Meyka dan langsung naik di mobil Meyka.


" Ngapain kamu ikut, turun nggak sekarang." Meyka mendorong tubuh Angga agar keluar dari mobilnya, namun semua sia-sia. Tenaga Meyka tak mampu menggerakkan tubuh Angga.


" Tidak, kemanapun kamu pergi, aku akan ikut. Titik." Balas Angga seraya menyandarkan kepala untuk mengatur nafas yang bersahutan cepat.


Meyka memberenggut kesal, karna Angga susah sekali ia jauhkan. Mau tak mau, Meyka mengendarai mobilnya dengan Angga di sampingnya yang duduk santai tanpa beban. Meyka menambah kecepatan membuat Angga terkejut. Meyka mengejar mobil Ken yang melaju cepat. Meyka khawatir dengan Ken.


" Meyka,,, pelan-pelan. Bisa bahaya kita kalau kamu ngebut seperti ini." Angga memperingati Meyka dengan gusar.


" Meyka berhenti. Biar aku saja yang menyetir. Bahaya Meyka." Lagi-lagi Angga menegur Meyka yang seperti kesetanan melajukan kendaraan. Tapi,,, Meyka sama sekali tidak mendengar perkataan Anggak..


BRUUKKKK........


" AAAAAAAAAA......." Meyka berteriak dengan kencang, seiring menabrak truk dan  tergulingnya mobil sport yang ia kendarai.


" MEYKAAAAAA....." Bersamaan dengan teriakan Meyka, Angga berteriak memanggil nama Meyka, melepas seatbelt dan mendekap tubuh Meyka agar tidak terkena pecahan kaca. Tapi, tetap saja. Meyka mengalami beberapa kali benturan.


Jika di lihat dari kasat mata, orang mengira penghuni mobil tersebut pasti tidak akan selama. Di lihat dari bentuknya sangat hancur. Tapi Allah berkata lain, Angga masih dalam kesadaran, walaupun ia sudah berlumuran darah di tubuhnya. Tetap mendekap tubuh Meyka yang sama halnya dengan dirinya berlumuran darah. Cuma Meyka sudah tidak sadarkan diri.


" Sa-sayang ba-bangun. " Angga memanggil Meyka dengan suara terbata karna bergetar. Cairan bening seketika mengalir di wajah Angga, bukan lagi bening tetapi sudah berwarna merah saking banyaknya darah di wajahnya.

__ADS_1


Banyak mobil berhenti, orang-orang berbondong datang mengahmpiri. Memeriksa, apakah masih bisa di selamatkan atau tidak.


" To-tolong.." Angga berujar pelan. Suaranya seakan hilang di balik tubuhnya yang terhimpit.


" Masih hidup, ayo cepat bantu mereka." Teriak bapak-bapak paruh baya yang mendengar suara Angga.


Angga dan Meyka segera di larikan ke rumah sakit. Meyka terbaring dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Angga melihat dengan hati yang teriris. Cairan bening kembali menetes, Angga menggenggam tangan Meyka. Suara keras yang di timbulkan mobil ambulance, membuat jalan semakin riuh. Untungnya saat kejadian, salah satu mobil ambulance lewat dan langsung membawa Meyka dan Angga ke rumah sakit.


" Kamu harus kuat sayang. Ya Allah,,, aku tahu hambamu ini banyak dosa, sehingga wanita di sampingku ini sangat membenciku. Tapi aku mohon ya Allah, kembalikan Meykaku. Jika bisa, lebih baik aku yang menderita asalkan Meyka kembali. Bila nyawa taruhannya, ambillah nyawaku tapi aku mohon kembalikan Meyka." Angga memohon pada sang khalik agar mendapat keajaiban. Memohon dalam hati. Air matanya terus mengalir, untuk pertama kalinya ia menangis karna wanita selain dari mamanya. Angga terus menggenggam tangan Meyka hingga Angga tidak sadarkan diri.


 


 


 


***


 


 


 


Kira-kira mereka selamat nggak ya...?


 


Jangan lupa like, comment, dan vote...

__ADS_1


Bye-bye...


__ADS_2