PLAYBOY COP IS MY LOVER ( Angga & Meyka )

PLAYBOY COP IS MY LOVER ( Angga & Meyka )
A&M PART 7


__ADS_3

Hari semakin menjauh yang di rasakan oleh Angga, sekalipun ia tidak pernah berkencan dengan Meyka, setiap ia mengajaknya jalan Meyka selalu menolak dirinya dengan halus, membuat dirinya tidak bisa berkutip dan melampiaskan kekesalannya pada pacar-pacar lainnya.


Saat Meyka berkencan romantis dengan Ken, Angga pun sama menghabiskan malamnya dengan pacar lainnya sebagai tempat persinggahan sementara.


Angga berdiri di balkon kamarnya sambil meminum minuman dingin, di temani dengan hembusan angin malam dan kerlipan lampu-lampu di antara setiap lingkungan.


Menatap kesembarang arah dengan tatapan kosong, hatinya merasakan kekosongan dan kehampaan, akan hadirnya Meyka yang susah ia jangkau membuatnya tidak tenang.


Dert...dert....dert....


Berulang kali ia menelfon kekasihnya namun tak mendapat jawaban sama sekali, hingga ia mencobanya terus tetapi hasilnya sama saja. Meyka tidak menerima panggilannya membuat ia semakin frustasi.


" Ya Tuhaann,,,, Meyka sebenarnya kemana sih, kenapa ia sama sekali tidak mengangkat panggilanku, bahkan berulang kali ia sama sekali tidak menerimanya." Erangnya begitu frustasi, memijit pelipisnya sambil menegadahkan wajahnya keatas.


" Sebenarnya apa dia lakukan, kenapa sepertinya dia menjauhiku dan selalu menolak saat aku mengajaknya jalan. Sumpah dia sudah membuatku setengah gila." Lanjutnya kembali dengan sedikit jengkel.


Angga kembali meminum minumannya dan memasukkan tangannya di kantong celananya, menikmati rasanya yang menjelajah dalam kerongkongannya. Hingga sebuah rencana terlintas di otaknya.


Ia kembali masuk di kamarnya dan menyambar kunci mobilnya dan membelah jalan di malan hari, sesekali ia tersenyum, entah apa yang ia pikirkan sehingga membuatnya begitu bahagia saat ini.

__ADS_1


Berlangsung hampir satu jam hingga ia memasuki parkiran sebuah apartment elit. Ia segera memarkirkan mobilnya dengan gesit, sedari tadi senyum bahagianya tidak pernah hilang, itu terus mengembang di bibir tebalnya.


Ia mematikan mesin mobilnya dan bercermin melihat penampilannya, menyisir rambutnya dengan menggunakan tangannya, senyum yang tadinya merekah kini secara tiba-tiba lenyap seketika.


Tangannya mengepal dan rahangnya mengeras. Ia menyaksikan pemandangan yang merusak mata dan hatinya, melihat kekasihnya tengah berpelukan mesra sampai berciuman dengan durasi beberapa detik.


" Jadi ini alasanmu menolak terus saat aku mengajakmu bertemu ataupun jalan." Ucap Angga dengan menggertakkan giginya.


" Aku tidak menyangka Meyka jika kamu bermain licik di belakangku, aku pikir kamu berbeda dengan wanita yang lainnya, tapi ternyata aku salah. Kamu sama saja dengan yang lain." Ucap Angga dengan dingin.


Setelah selesai bermesraan, Ken dan melepaskan tautan mereka dan sama-sama tersenyum. Mereka masih berpelukan dan saling menautkan keningnya.


" Cup.. Kamu masuk gih, istirahat yang banyak dan jangan suka begadang." Ucap Ken setelah mencium kening Meyka dengan rasa sayangnya.


Ken tersenyum kemudian ia memasuki mobilnya dan meninggalkan Meyka dengan hati yang tak tergambarkan. Sangat bahagia karna bisa meraih hati wanita yang ia incar selama ini, sungguh kebahagian yang tiada tara yang di rasakannya.


Na...na...na...na...


Meyka bernyanyi kecil nan riang sambil memasuki lift untuk menuju apartmentnya, hingga lift terbuka senyumnya masih mengembang kala mengingat kencan romantisnya dengan Ken, masih bernyanyi entah nada seperti apa, hanya dia yang tahu akan liriknya. Sambil mengayungkan tasnya kedepan dan kebelakang berulang kali.

__ADS_1


Meyka menekan password apartmentnya.


Ceklek, suara pintu terbuka dan Meyka segera masuk dan menutup kembali pintunya.


Bruukkk....


Pintu yang hampir tertutup kembali terbuka dengan keras dan masuklah seorang laki-laki dengan wajah terlihat merah menahan amarah.


" Yaaakkkk ,,,,, " Teriak Meyka karna terdorong masuk gara-gara orang yang masuk di apartmentnya dengan menorobos secara paksa.


" Ka,, kamu." Ucap Meyka terbata saat mengetahui siapa laki-laki tersebut.


Dahinya kini berkeringat dingin karna mendapat tatapan tajam dari orang yang berstatus pacarnya, lidahnya keluh tak mampu berkutip. Berusaha menenangkan dirinya dari keterkejutannya.


" Kamu ngapain kesini malam-malam..?" Tanya Meyka dengan setenang mungkin, berusaha tersenyum untuk memecah keheningan.


" Kenapa...? apa aku tidak boleh datang menemui pacarku sendiri..?" Tanya Angga dengan datar dan masih menatap Meyka dengan tajam.


" Hehehe boleh kok. Cuma ini sudah malam, besok-besok saja ya dan besok kamu juga tugas pagi kan..? Jadi aku pikir kamu pulang saja soalnya aku juga sudah ngantuk." Timpal Meyka dengan lembut sambil menarik lengan Angga untuk keluar di apartmennya.

__ADS_1


***


Jangan lupa like dan votenya, terima kasih.


__ADS_2